Toyota Gazoo Racing Luncurkan Mobil Sport Konsep GR GT3 dan GRMN Yaris

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Toyota Gazo Racing meluncurkan mobil sport konsep GR GT3 di ajang Tokyo Auto Salon 2022 di Makuhari Messe, Kota Chiba, Jepang, pada 14-16 Januari 2022. FOTO: Toyota Motor

    Toyota Gazo Racing meluncurkan mobil sport konsep GR GT3 di ajang Tokyo Auto Salon 2022 di Makuhari Messe, Kota Chiba, Jepang, pada 14-16 Januari 2022. FOTO: Toyota Motor

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Gazoo Racing (TGR) dan Lexus memamerkan sejumlah mobil sport dalam ajang Tokyo Auto Salon 2022, antara lain GR GT3 Concept dan GRMN Yaris.

    Pameran otomotif tersebut diadakan di Makuhari Messe, Kota Chiba, Jepang, pada 14-16 Januari 2022.

    Toyota Gazoo Racing berkomitmen mempercepat aktivitas olahraga motor dengan mempromosikan pengembangan mobil untuk pengemudi pertama. TGR pun meluncurkan mobil sport konsep GTR GT3 dan GRMN Yaris.

    Dengan mengkomersialkan mobil sport seperti GR Yaris, Toyota Gazoo Racing akan terus menggunakan teknologi terbaru otomotif hasil umpan balik dari keterlibatan dalam berbagai ajang balap mobil.

    Mengutip siaran pers Toyota hari ini, Sabtu, 15 Januari 2021, pengembangan mobil sport GRMN Yaris dimulai dengan keinginan Toyota menghadirkan mobil yang berkembang dengan cepat dan dapat disesuaikan dengan individu seperti di bidang olahraga motor.

    Selain menyempurnakan mobil GR Yaris, program Toyota Gazoo Racing akan memberikan pelanggan jenis evolusi kendaraan harian dan penyesuaian seperti mobil di olahraga motor sport.

    BacaDeretan Mobil Balap Toyota Gazoo Racing di Ajang Tokyo Auto Salon 2022

    Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?