Honda Gandeng Perusahaan AS untuk Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Mobil listrik Honda e dipamerkan di Tokyo Motor Show, Tokyo, Jepang, 23 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Mobil listrik Honda e dipamerkan di Tokyo Motor Show, Tokyo, Jepang, 23 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Jepang, Honda Motor resmi menandatangani kerja sama dengan perusahaan baterai kendaraan listrik asal Boston, Amerika Serikat (AS), SES Holdings. Kerja sama kedua perusahaan ini bertujuan untuk pengembangan baterai lithium-metal untuk kendaraan listrik.

    Dilansir dari laman Hindustan Times hari ini, Kamis, 20 Januari 2022, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi baterai Honda secara keseluruhan. Baterai lithium-metal ini dapat membantu Honda dalam pengembangan teknologi baterai yang lebih baik untuk kendaraan listrik, serta dapat mendorong perluasan bisnisnya secara global.

    Baterai lithium-metal ini diklaim memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi daripada baterai lithium-ion. Seperti diketahui, baterai lithium-ion merupakan jenis baterai yang saat ini banyak digunakan pada kendaraan listrik yang dipasarkan di dunia.

    Honda berencana membeli sebagian kecil saham SES Holdings saat perusahaan baterai ini mendaftar di New York Stock Exchange. Honda akan mengakuisisi saham SES melalui transaksi perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC). Kerja sama ini disebut menjadi kunci Honda untuk mempercepat elektrifikasi kendaraannya secara global.

    "Baterai adalah komponen penting dari EV, dan Honda telah secara bersamaan melihat beberapa opsi menuju realisasi baterai generasi berikutnya berkapasitas tinggi, aman dan murah," kata Managing Executive Officer Honda Motor Shinji Aoyama.

    Selain SES Holdings, Honda juga nantinya akan menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan yang memiliki teknologi canggih dan sesuai kebutuhan. Langkah ini dilakukan agar perusahaan bisa memasarkan kendaraan listrik yang lebih kompetitif dan menarik bagi konsumen.

    Awal tahun ini, Honda Motor Investment Cina, yang merupakan anak perusahaan Honda yang sepenuhnya dimiliki Cina, mengumumkan kesepakatannya dengan Dongfeng untuk membangun pabrik baru khusus produksi mobil listrik. Pabrik baru ini akan memiliki kapasitas produksi mencapai 120.000 unit per tahun.

    DICKY KURNIAWAN | HINDUSTAN TIMES | WP

    Baca juga: Honda - SNAM Kerja Sama Daur Ulang Limbah Baterai Mobil Listrik

    Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Fakta-fakta Sea Games 2022, Asal-usul Tahun Penyelenggaraan dan Cabang Baru

    Catat berbagai fakta Sea Games 2022 seharusnya berlangsung pada 21 November 2021. Salah satunya adalah salah satu olahraga favorit di Vietnam.