Bayar Tol Tanpa Berhenti akan Menggunakan Aplikasi Cantas

Antrean kendaraan bermotor di gerbang tol Kemayoran, Jakarta, 31 Oktober 2017. Kepala Badan Penyelenggara Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna mengatakan masih ada sekitar 7 persen pengguna kendaraan yang belum melakukan pembayaran non tunai di seluruh ruas gerbang tol di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Bayar tol tanpa berhenti alias nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) akan diberlakukan mulai Desember 2022. Menurut Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), nantinya sistem bayar tol nirsentuh ini akan berlaku di beberapa daerah di Indonesia.

"Kami akan luncurkan sistem bayar tol nirsentuh tanpa uang tunai mulai akhir tahun ini. Sistem ini akan diterapkan di Jakarta dan beberapa wilayah lainnya," kata Kepala BPJT Danang Parikesit dalam webinar Digital Payment Innovation G20, Senin, 14 Februari 2022.

Soal mekanismenya, pembayaran tol nirsentuh ini akan menggunakan aplikasi pada smartphone bernama Cantas. Aplikasi ini merupakan sistem navigasi satelit atau Global Navigation Satellite System (GNSS) yang akan digunakan sebagai sistem pembayaran.

"Jadi pengendara harus install aplikasinya terlebih dahulu, kemudian daftarkan data kendaraan ke aplikasi. Data ini akan terhubung dengan pelat nomor kendaraan dan nantinya satelit akan mengenali ponsel anda," ujar Danang.

Setelah pengendara mengunduh aplikasi Cantas ini, selanjutnya pengendara wajib mengisi data kendaraan yang meliputi nomor polisi, nomor rangka, dan lainnya. Setelah itu, pengendara harus memilih metode pembayaran yang digunakan untuk membayar tol yang dilewati.

Sistem GPS pada aplikasi ini akan terkoneksi dengan satelit untuk mendeteksi lokasi kendaraan. Saat posisi kendaraan sudah terdeteksi, maka sistem akan secara otomatis melakukan tap-matching saat mobil memasuki gerbang tol.

Sistem pada aplikasi akan mengkalkulasikan jarak yang ditempuh oleh mobil untuk menghitung biaya tarif tol yang dikenakan pada kendaraan.

Sistem Pembayaran

Saat mendaftar diaplikasi, pengendara harus memilih metode pembayaran yang akan digunakan untuk membayar tarif tol. Sistem akan secara otomatis memotong saldo yang ada pada dompet elektronik yang didaftarkan pada aplikasi, atau akan memotong dari kartu kredit yang didaftarkan.

Selain sistem pembayaran tersebut, BPJT juga menyediakan sistem pembayaran nirsentuh lain seperti OBU dan Electronic Route Ticket. Untuk sistem pembayaran OBU, pengendara harus membeli perangkat OBU dan mendaftarkan kendaraannya pada sistem tersebut. Setelah itu, perangkat OBU ini harus dipasang di kendaraan.

Sistem OBU ini direkomendasikan bagi kendaraan yang sering berganti pengemudi. Pasalnya, sistem pembayaran ini tidak memerlukan smartphone untuk pembayarannya. Hanya perlu menggunakan kartu uang elektronik yang dipasangkan pada perangkat OBU.

Kemudian untuk sistem Electronic Route Ticket, mekanismenya pengendara harus memilih terlebih dahulu lokasi masuk dan keluar gerbang jalan tol yang akan dilewati. Setelah itu, pengendara bisa membeli tiket elektronik sekali pakai di situs resmi atau aplikasi MLFF.

Metode pembayaran ini direkomendasikan bagi pengendara yang jarang menggunakan jalan tol untuk bepergian.

Baca juga: Bayar Jalan Tol Tanpa Buka Kaca Mobil Mulai Diujicoba

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.






Ekonomi Masyarakat Baru Pulih, DPR Minta Pemerintah Tak Naikkan Tarif Tol Lagi

20 hari lalu

Ekonomi Masyarakat Baru Pulih, DPR Minta Pemerintah Tak Naikkan Tarif Tol Lagi

Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama meminta pemerintah membatalkan rencana kenaikan tarif tol.


Tarif Jalan Tol Tangerang-Merak Bakal Naik, Simak Rinciannya

42 hari lalu

Tarif Jalan Tol Tangerang-Merak Bakal Naik, Simak Rinciannya

Adapun untuk tarif jalan tol Tangerang-Merak untuk kendaraan golongan I Rp 655 per kilometer, naik menjadi Rp 802 kilometer.


Jasa Marga Sebut Tarif Jalan Tol Tak Naik selama Periode Libur Natal dan Tahun Baru

50 hari lalu

Jasa Marga Sebut Tarif Jalan Tol Tak Naik selama Periode Libur Natal dan Tahun Baru

PT Jasa Marga Persero Tbk. (JSMR) memastikan tidak ada ruas jalan tol yang akan mengalami penyesuaian tarif.


Bayar Tol Tanpa Berhenti Berlaku Juni 2023, Tol Bali Mandara Jadi Lokasi Pertama

57 hari lalu

Bayar Tol Tanpa Berhenti Berlaku Juni 2023, Tol Bali Mandara Jadi Lokasi Pertama

Untuk bisa bertransaksi di sistem bayar tol tanpa berhenti ini, pengguna cukup mengunduh apllikasi Cantas dan melakukan registrasi.


Menteri PUPR Bantah Sistem Bayar Tol Tanpa Sentuh Ditolak Bank Indonesia dan BUJT

30 November 2022

Menteri PUPR Bantah Sistem Bayar Tol Tanpa Sentuh Ditolak Bank Indonesia dan BUJT

DPR menyebut penerapan sistem bayar tol tanpa sentuh atau multi lane free flow (MLFF) mendapatkan penolakan dari Bank Indonesia (BI).


Tol Balikpapan-Samarinda Uji Coba MLFF untuk Persiapan IKN

26 Oktober 2022

Tol Balikpapan-Samarinda Uji Coba MLFF untuk Persiapan IKN

BPJT Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal melakukan uji coba sistem pembayaran tol nirsentuh atau MLFF


MLFF Sudah Diuji Coba di Tol Jagorawi, Bayar Tol Tanpa Berhenti

26 Oktober 2022

MLFF Sudah Diuji Coba di Tol Jagorawi, Bayar Tol Tanpa Berhenti

PT Jasa Marga memastikan sudah memasang tiang sensor pembayaran tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) di Ruas Tol Jagorawi.


Tiang Sensor Pembayaran Tol Tanpa Berhenti Mulai Dipasang di Jagorawi

20 Oktober 2022

Tiang Sensor Pembayaran Tol Tanpa Berhenti Mulai Dipasang di Jagorawi

Tiang sensor pembayaran tol tanpa berhenti ini dipasang pada KM 18+370 Ruas Tol Jagorawi arah Ciawi.


Jasa Marga Akan Pasang Tiang Sensor Pembayaran Tanpa Henti di Ruas Tol Jagorawi

20 Oktober 2022

Jasa Marga Akan Pasang Tiang Sensor Pembayaran Tanpa Henti di Ruas Tol Jagorawi

Jasa Marga akan melaksanakan kegiatan pemasangan tiang sensor pembayaran tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLLF) di Ruas Tol Jagorawi.


Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol, Menteri PUPR: Belum Ada Pengajuan

11 Oktober 2022

Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol, Menteri PUPR: Belum Ada Pengajuan

Basuki juga belum memutuskan apakah akan ada kenaikan tarif jalan tol hingga akhir tahun nanti atau tidak.