Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pembalap Indonesia Ini Pernah Tes Mobil Listrik Formula E, Bisa Tampil di Ancol?

Reporter

image-gnews
Rio Haryanto saat melakukan tes Formula di Sikruit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 3 Oktober 2017. Rio mengemudikan mobil balap bertenaga listrik Spark SRT01E. (Formula E)
Rio Haryanto saat melakukan tes Formula di Sikruit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 3 Oktober 2017. Rio mengemudikan mobil balap bertenaga listrik Spark SRT01E. (Formula E)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Indonesia Rio Haryanto dikabarkan pernah mengikuti tes uji coba balap mobil listrik Formula E beberapa waktu lalu. Saat itu dirinya menjajal Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 3 Oktober 2017.

Kesempatan uji coba itu didapatkan Rio Haryanto setelah tak lagi tampil di Formula 1 bersama Manor Racing. Tes mobil listrik Formula E ini pun menjadi yang pertama bagi Rio usai terakhir kali tampil di Formula 1 Jerman, Agustus 2016.

Saat itu Rio Haryanto mendapatkan undangan khusus dari CEO dan Founder Formula E Alejandro Agag untuk menguji mobil balap listrik Formula E. Keduanya diketahui sempat bekerja sama di kompetisi GP2 pada 2013.

Alhamdulillah, tes (Formula E) berjalan lancar,” kata Rio beberapa waktu lalu saat dihubungi Tempo melalui pesan singkat WhatsApp.

Lebih lanjut Rio menjelaskan bahwa tes mobil listrik Formula E tersebut bukan mencari catatan waktu tercepat. Pembalap kelahiran Surakarta tersebut diketahui hanya mencoba berbagai setelan untuk menemukan rasa nyaman dengan mobil listrik Formula E.

Rio dilaporkan menjajal mobil listrik di lintasan Valencia seorang diri untuk proyek pengembangan Spark SRT 01E. Usai menjalani tes, dirinya pun berharap bisa kembali tampil di ajang balap internasional.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Senang bisa kembali berada di mobil balap. Saya sangat menikmati pengalaman memacu mobil balap yang sepenuhnya bertenaga listrik,” ujar dia menambahkan.

Namun sejauh ini Rio Haryanto belum mendapatkan tawaran resmi dari tim pabrikan Formula E. Bahkan setelah Kawasan Ancol, Indonesia, secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah, dirinya belum mendapatkan panggilan dari tim manapun.

Dengan pengalaman mengendarai mobil balap listrik, nama Rio pun bukan tidak mungkin menjadi perwakilan Indonesia di Formula E Ancol mendatang. Menurut kalian apakah Rio Haryanto cocok untuk mewakili Indonesia di balapan Ancol suatu saat nanti?

Baca juga: 7 Pembalap Formula E Musim Ini yang Pernah Satu Kompetisi dengan Sean Gelael

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


AS dan Indonesia Teken Pengalihan Utang untuk Lindungi Ekosistem Terumbu Karang

1 hari lalu

Penduduk lokal tengah berenang di antara terumbu karang di Pulau Kebori, Kepulauan Padaido, Biak, Papua, 11 Oktober 2015. TEMPO/Tony Hartawan
AS dan Indonesia Teken Pengalihan Utang untuk Lindungi Ekosistem Terumbu Karang

Pengalihan utang senilai US$ 35 juta (Rp 564 miliar) itu akan menjadi investasi yang penting bagi konservasi terumbu karang Indonesia.


Kementerian Luar Negeri Sebut Indonesia Jadi Contoh Negara yang Berhasil Jaga Persatuan dengan Toleransi

1 hari lalu

Seorang pria bersepeda melintas di dekat Gereja Katolik Santo Petrus (kanan), Grha Layanan Kristen (tengah), dan Masjid At-Taqwa (kiri) di Universitas Pancasila, Jakarta, Jumat, 24 Desember 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kementerian Luar Negeri Sebut Indonesia Jadi Contoh Negara yang Berhasil Jaga Persatuan dengan Toleransi

Indonesia merupakan contoh negara yang berhasil meneguhkan persatuan nasional dengan toleransi dan keselarasan antar kelompok agama


Indonesia di Peringkat 6 Kontributor Terbesar terhadap Pasukan Perdamaian PBB

2 hari lalu

Wakil Sekjen PBB Jean-Pierre Lacroix da Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Gita Sabharwal bersama manajemen, staf dan pasukan penjaga perdamaian Pusat Misi Internasional Kepolisian Nasional, dalam kunjungannya ke Pusat Misi Internasional Kepolisian Republik Indonesia di Serpong, Indonesia, Rabu (10/7). Sumber: dokumen Pusat Informasi PBB di Indonesia (UNIC)
Indonesia di Peringkat 6 Kontributor Terbesar terhadap Pasukan Perdamaian PBB

Indonesia kini menempati peringkat keenam kontributor terbesar terhadap pasukan perdamaian PBB dengan mengirimkan 2.715 personel.


Terbanyak dalam 20 Tahun Terakhir, Inilah Daftar 29 Atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024

2 hari lalu

Sejumlah atlet bersiap mengikuti pelepasan kontingen Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024. Sebanyak 29 atlet dari 12 cabang olahraga akan mewakili Indonesia pada Olimpiade ke-33 tahun 2024 di Paris, Prancis. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Terbanyak dalam 20 Tahun Terakhir, Inilah Daftar 29 Atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024 yang dilepas Presiden Jokowi Rabu kemarim berjumlah 29 atlet, paling banyak dalam 20 tahun terakhir.


Harga Obat dan Layanan Kesehatan di Indonesia Lebih Mahal ketimbang di Malaysia

3 hari lalu

Seabrek persoalan membuat harga obat di Indonesia lebih mahal dibanding negara lain.
Harga Obat dan Layanan Kesehatan di Indonesia Lebih Mahal ketimbang di Malaysia

Menteri Kesehatan mengatakan harga obat di Indonesia lima kali lipat lebih mahal dari Malaysia. Layanan kesehatan juga mahal.


Dubes Malaysia untuk PBB Bahas Seputar Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza bersama RI

8 hari lalu

Ekspresi seorang anak Palestina menyusul serangan Israel di dekat sekolah milik PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 3 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Dubes Malaysia untuk PBB Bahas Seputar Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza bersama RI

Perwakilan Tetap Malaysia untuk PBB mengatakan Malaysia dan Indonesia memiliki sikap yang konsisten mengenai isu Palestina.


Indonesia dan Malaysia Ingin Kirim Pasukan Perdamaian, Palestina: Belum Saatnya

8 hari lalu

Biro Komite Pelaksanaan Hak-Hak yang Tidak Dapat Dicabut dari Rakyat Palestina (CEIRPP) melakukan kunjungan ke Jakarta, Indonesia pada 3 - 5 Juli 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Indonesia dan Malaysia Ingin Kirim Pasukan Perdamaian, Palestina: Belum Saatnya

Duta Besar Palestina di PBB Riyad H. Mansour menjelaskan sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengirim pasukan perdamaian PBB ke Jalur Gaza.


16 Petinggi Jamaah Islamiyah Sebut akan Bubarkan Jaringannya

9 hari lalu

Personel Birmob dan Tim Gegana Polda Sulteng berjaga di depan sebuah rumah saat penggeledahan oleh Densus 88 Anti Teror di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis 18 April 2024. Densus 88 kembali menggeledah rumah seorang terduga anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di wilayah Sulawesi Barat, setelah sebelumnya pada Selasa 16 April menangkap tujuh orang terduga anggota Jamaah Islamiyah di wilayah Palu, Sigi, dan Poso. ANTARA FOTO/Basri Marzuki
16 Petinggi Jamaah Islamiyah Sebut akan Bubarkan Jaringannya

16 pemimpin Jamaah Islamiyah (JI) yang mengumumkan bahwa mereka membubarkan jaringan ekstremis tersebut.


Komite PBB untuk Palestina Kunjungan Kerja ke Indonesia, Temui Ma'ruf Amin dan Prabowo

9 hari lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Komite PBB untuk Palestina Kunjungan Kerja ke Indonesia, Temui Ma'ruf Amin dan Prabowo

Komite bentukan PBB khusus isu Palestina melakukan kunjungan ke Jakarta untuk menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas dukungannya terhadap Palestina.


Kanada dan Indonesia akan Selesaikan Negosiasi ICA-CEPA

9 hari lalu

Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton dan Duta Besar Kanada untuk ASEAN Vicky Singmin di acara ulang tahun Kanada yang digelar di Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Kanada dan Indonesia akan Selesaikan Negosiasi ICA-CEPA

Indonesia dan Kanada menargetkan penyelesaian negosiasi ICA-CEPA pada akhir tahun, yang berguna bagi peningkatan aktivitas ekonomi dua negara.