Aturan Baru Mudik Lebaran 2022 Pengguna Mobil Pribadi dan Transportasi Publik

Reporter

Editor

Nurhadi

Petugas memeriksa tiket calon penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat 22 April 2022. Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk bisa mudik lebih awal dari tanggal yang sudah ditetapkan sebagai hari cuti bersama Lebaran 2022. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah membolehkan masyarakat melakukan mudik Lebaran 2022. Ada beberapa syarat mudik bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri atau PPDN, yaitu melakukan vaksin booster, menjalankan protokol kesehatan ketat, serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Selain syarat itu, Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 belum lama ini juga mengumumkan syarat dan aturan mudik Lebaran terbaru bagi pemudik pengguna kendaraan pribadi dan kendaraan umum seperti kapal, kereta api, dan pesawat terbang.

Syarat dan aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam aturan tersebut, pemudik wajib mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menekan peningkatan penularan Covid-19 selama periode mudik Lebaran. Beleid ini mulai berlaku per 19 April 2022 dan diperuntukkan bagi pemudik yang menggunakan moda transportasi udara, laut, dan darat.

Sebagai syarat mudik terbaru, Satgas Penanganan Covid-19 mewajibkan calon pemudik menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Namun, bagi calon pemudik yang sudah vaksinasi booster, syarat tersebut tak diwajibkan. Berikut ketentuan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen untuk syarat mudik Lebaran terbaru 2022:

1. Calon pemudik dengan vaksinasi dosis kedua diperkenankan menggunakan rapit test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun 1 x 24 jam dan tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

2. Calon pemudik dengan vaksinasi dosis pertama hanya dibolehkan menggunakan tes PCR dengan sampel yang diambil dalam kurun 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

3. Calon pemudik yang tidak dapat menerima vaksin booster lantaran kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah, wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun 3 x 24 jam sebelum keberangkatannya.

4. Calon pemudik berusia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca juga: Simak Syarat Mudik Lebaran 2022 Terbaru, Tak Perlu Tes Antigen dan PCR?






Bersiap Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Vaksin Booster dan Protokol Kesehatan

2 hari lalu

Bersiap Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Vaksin Booster dan Protokol Kesehatan

Pemerintah telah memperkirakan potensi mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun akan mencapai 22,4 persen dari total populasi nasional.


Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

2 hari lalu

Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Vaksin booster jilid 2 ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang karena mereka kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

3 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.


Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

3 hari lalu

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

Kementerian Kesehatan berikan lampu hijau vaksin booster kedua Covid-19 untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.


Bio Farma Produksi 5 Juta Dosis Vaksin IndoVac untuk Booster Kedua Lansia

3 hari lalu

Bio Farma Produksi 5 Juta Dosis Vaksin IndoVac untuk Booster Kedua Lansia

Bio Farma bersiap memproduksi 5 juta dosis vaksin IndoVac untuk pemberian vaksin booster kedua bagi lansia.


Usai Vaksinasi Booster Kedua, Jokowi Langsung Tinjau Lokasi Gempa Cianjur

4 hari lalu

Usai Vaksinasi Booster Kedua, Jokowi Langsung Tinjau Lokasi Gempa Cianjur

Jokowi langsung meninjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat setelah menerima vaksinasi booster Covid-19 kedua hari ini di Istana Kepresidenan Bogor.


Jokowi Terima Vaksinasi Booster Covid-19 Kedua Hari Ini

4 hari lalu

Jokowi Terima Vaksinasi Booster Covid-19 Kedua Hari Ini

Presiden Jokowi dijadwalkan menerima vaksinasi booster kedua atau suntikan keempat vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat hari ini.


Dinkes DKI Jakarta Prediksi Puncak Covid-19 pada Akhir November 2022

5 hari lalu

Dinkes DKI Jakarta Prediksi Puncak Covid-19 pada Akhir November 2022

Kasus baru Covid-19 di Jakarta saat ini berada di angka 2 ribuan per hari


Uni Eropa Izinkan Pemberian Vaksin Booster pada Anak 5 Tahun

17 hari lalu

Uni Eropa Izinkan Pemberian Vaksin Booster pada Anak 5 Tahun

Pfizer Inc dan BioNTech mengumumkan kalau regulator di Uni Eropa telah merekomendasikan penggunaan vaksin bivalen Covid-19 sebagai vaksin booster


Puncak Kasus Covid-19 Varian XBB di Jakarta Diprediksi November-Desember

17 hari lalu

Puncak Kasus Covid-19 Varian XBB di Jakarta Diprediksi November-Desember

Dinkes DKI Jakarta menyebut penularan Covid-19 varian XBB cukup tinggi dibandingkan jenis lain dengan rata-rata kasus per hari mencapai ribuan.