Cara Cek Pemberlakuan One Way via Google Maps

Reporter

Editor

Nurhadi

Polisi merapikan rambu kerucut pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 di Karawang, Jawa Barat, Jumat 29 April 2022. Polri menggeser pintu masuk arus lalu lintas satu arah (one way) dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek ke Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju arah timur yang semula dari mulai ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 47 kini digeser ke Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Tol Kalikangkung kilometer 414 pada H-3 Lebaran 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -  Bagi Anda yang akan mudik dan ingin mengetahui apakah rute perjalanan Anda terkena kebijakan one way atau tidak, Anda dapat mengeceknya melalui aplikasi Google Maps.

“Cek Google Maps kamu saat mudik, jika ada rambu dilarang masuk, tandanya kepolisian masih menerapkan sistem One Way,” tulis akun instagram National Traffic Management Center @ntmc_polri seperti dikutip Tempo, Sabtu, 30 April 2022.

Bagaimana caranya?

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk melihat rute perjalanan yang menerapkan one way di Google Maps adalah mengaktifkan fitur lokasi atau GPS di ponsel. Selanjutnya, pastikan ponsel memiliki koneksi internet agar dapat melihat rute-rute yang menerapkan kebijakan one way di Google Maps secara real-time.

Karena itu, apabila internet tidak stabil, maka Google Maps tidak meng-update kondisi secara langsung sehingga Anda wajib memiliki kuota internet agar Google Maps dapat memperbaharui kondisi lalu lintas sepanjang waktu secara berkala.

Untuk lebih lengkapnya, berikut cara melihat jalan yang menerapkan sistem one way di Google Maps:

  • Aktifkan GPS pada ponsel.
  • Bukalah aplikasi Google Maps.
  • Tentukan lokasi tujuan dengan menuliskan alamat lokasi tujuan di bar ‘search here’ di bagian atas.
  • Klik pada alamat yang akan dituju.
  • Kemudian, pilih opsi ‘direction’ untuk menunjukan rute menuju lokasi tujuan.
  • Pada tahap ini, Google Maps akan menunjukkan rute jalan dengan berbagai macam warna, mulai dari warna merah, kuning, dan biru. Selain itu, apabila terdapat jalan di rute yang akan Anda lalui terdapat rambu dilarang masuk, maka artinya jalan  tersebut sedang menerapkan sistem one way.

Itulah cara cek pemberlakuan one way via Google Maps. Selain mempersiapkan segala kebutuhan seperti fisik, mental, dan kendaraan, mengetahui kondisi medan jalan termasuk one way juga perlu dilakukan agar perjalanan mudik Anda lancar.

NAUFAL RIDHWAN ALY 

Baca juga: Google Maps Bisa Bantu Deteksi Kemacetan Lalu Lintas, Bagaimana Caranya?






Tilang Elektronik di Bali Mulai Berlaku

3 jam lalu

Tilang Elektronik di Bali Mulai Berlaku

Rahmawati meminta masyarakat Bali menaati seluruh aturan lalu lintas mulai hari ini sebab tilang elektronik sudah diberlakukan diikuti pemindakan.


Google Maps Sediakan Fitur Cari SPKLU Kendaraan LIstrik

7 hari lalu

Google Maps Sediakan Fitur Cari SPKLU Kendaraan LIstrik

Google Maps telah bekerjasama dengan berbagai mitra untuk menyediakan informasi SPKLU, seperti perusahaan penyedia SPKLU di AS dan Inggris selama tiga


Google Maps Sediakan Info Lokasi Charge Baterai Mobil Listrik

7 hari lalu

Google Maps Sediakan Info Lokasi Charge Baterai Mobil Listrik

Filter-filter yang baru disediakan Google Maps sekaligus untuk menyambut masa liburan akhir tahun.


Tips Pilih Investasi Digital agar Tak Tertipu

7 hari lalu

Tips Pilih Investasi Digital agar Tak Tertipu

Pakar mengajak masyarakat mengenali ragam investasi digital agar terhindar dari penipuan. Berikut sejumlah tips investasi digital bagi pemula.


Ada Proyek Kabel dan Pipa Air, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Sejumlah Jalan di Jaksel

9 hari lalu

Ada Proyek Kabel dan Pipa Air, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Sejumlah Jalan di Jaksel

Dinas Perhubungan DKI melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan di Jakarta Selatan karena ada proyek pemasangan kabel dan pipa air.


Bahaya Tertidur Microsleep Saat Beraktivitas

9 hari lalu

Bahaya Tertidur Microsleep Saat Beraktivitas

Orang yang mengalami microsleep atau kondisi tertidur selama hitungan detik berlangsung sekejap


Biznet Punya 500 Ribu Lebih Pengguna, Targetkan Konsumen Usia 18-45 Tahun

12 hari lalu

Biznet Punya 500 Ribu Lebih Pengguna, Targetkan Konsumen Usia 18-45 Tahun

Target konsumen Biznet sebenarnya di rentang usia 18-45 tahun dengan segmentasi market AB atau kelas menengah atas.


Biznet Investasi Rp 3,1 Triliun untuk Kembangkan Jaringan Internet hingga ke Sumatera

12 hari lalu

Biznet Investasi Rp 3,1 Triliun untuk Kembangkan Jaringan Internet hingga ke Sumatera

Biznet menginvestasikan US$ 200 juta atau Rp 3,1 triliun (asumsi kurs Rp 15.529 per dolar AS) untuk mengembangkan jaringan internet pada 2022-2023.


Biznet Bakal Bangun Jaringan Fiber Optik di Pulau Sumatera pada 2023

13 hari lalu

Biznet Bakal Bangun Jaringan Fiber Optik di Pulau Sumatera pada 2023

Senior Manager Marketing Consumer Biznet Adrianto Sulistyo mengungkap beberapa proyek terbaru dari perusahaan tahun 2023.


Elon Musk Sebut Internet Cepat dan Murah Sangat Penting Dimiliki RI: Anda Bisa Belajar Apa Pun

14 hari lalu

Elon Musk Sebut Internet Cepat dan Murah Sangat Penting Dimiliki RI: Anda Bisa Belajar Apa Pun

Elon Musk menyatakan internet dengan kecepatan tinggi di seluruh penjuru Tanah Air adalah hal yang sangat penting dimiliki Indonesia.