Pulang Mudik Kaki-kaki Mobil Bunyi Jedak-Jeduk, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Memeriksa kondisi kaki-kaki mobil dengan menggunakan teknologi Hunter Quick Check. SUmber: bisnis.com

    Memeriksa kondisi kaki-kaki mobil dengan menggunakan teknologi Hunter Quick Check. SUmber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan mudik menempuh jarak yang cukup jauh dapat membuat mobil bekerja lebih berat dari biasanya. Apalagi bila mobil memiliki muatan penuh dan menampung bobot berat.

    Apabila muncul bunyi jedak-jeduk dari bagian kaki-kaki atau shock depan setelah mobil pulang mudik, maka Anda perlu was-was. Pasalnya bunyi tersebut muncul karena adanya masalah pada bagian kaki-kaki atau shockabsorber.

    Selama perjalanan mudik, bagian kaki-kaki mobil selalu bersentuhan langsung dengan kondisi jalan. Kerusakan ini bisa muncul apabila kendaraan sering melewati jalanan yang rusak dan jarang mendapatkan perawatan secara berkala.

    Berikut adalah beberapa penyebab kaki-kaki mobil bermasalah atau muncul bunyi jedak-jeduk, dilansir dari laman Auto2000 hari ini, Senin, 9 Mei 2022.

    1. Long Tie Rod Aus

    Kondisi long tie rod yang aus dapat menimbulkan bunyi jedak jeduk saat mobil digunakan. Selain itu, setir mobil juga menjadi lebih berat dari biasanya.

    Long tie rod merupakan gabungan dari beberapa bagian, yakni ball joint, rack end, dan tie rod. Komponen ini memiliki fungsi menciptakan gerakan yang selaras antara kaki-kaki mobil dengan setir.

    Bagian ini bisa mengalami kerusakan saat mobil melewati jalanan rusak dengan kecepatan tinggi karena menerima beban yang terlalu berat. Komponen di dalam long tie road ini menjadi saling bertabrakan hingga menimbulkan keausan.

    2. Karet Bushing Arm Menipis

    Selain long tie rod yang aus, bunyi jedak-jeduk pada kaki-kaki mobil juga bisa timbul karena karet bushing arm yang sudah menipis. Komponen ini berfungsi menahan getaran dari ban dan mesin mobil, dan ketika kondisinya sudah menipis, maka akan menimbulkan bunyi tak lazim.

    Apabila bunyi jedak-jeduk muncul akibat karet bushing arm menipis, pemilik kendaraan disarankan untuk segera mengganti komponen tersebut di bengkel resmi.

    3. Bushing Stabilizer Longgar atau Rusak

    Bushing stabilizer memiliki fungsi menahan getaran dari bagian link stabilizer agar tidak diteruskan ke bagian sasis mobil. Fungsi penting ini dapat hilang apabila komponen tersebut mengalami kelonggaran, meinipis dan juga rusak.

    Kerusakan ini biasanya disebabkan penggunaan yang sudah terlalu lama dan belum diganti-ganti. Apabila sudah ada kerusakan pada bushing stabilizer, disarankan untuk segera melakukan penggantian di bengkel resmi.

    4. Shockabsorber Rusak

    Penyebab terakhir munculnya bunyi jedak-jeduk pada kaki-kaki mobil adalah kerusakan pada shockabsorber. Shock yang rusak akan menimbulkan gaya ayunan naik-turun padahal sudah tidak melewati jalan rusak. Apabila hal ini terjadi, maka dipastikan ada kerusakan pada bagian tersebut.

    Jika shockabsorber mengalami kerusakan, pemilik mobil bisa membawa kendaraannya ke bengkel resmi untuk dilakukan pemeriksaan. Apabila diharuskan, maka anda harus mengganti shockabsorber tersebut.

    Baca juga: Klasemen FIA WEC LMP2: Sean Gelael Rebut Posisi Puncak

    Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Fakta-fakta Sea Games 2022, Asal-usul Tahun Penyelenggaraan dan Cabang Baru

    Catat berbagai fakta Sea Games 2022 seharusnya berlangsung pada 21 November 2021. Salah satunya adalah salah satu olahraga favorit di Vietnam.