Hasil Studi: Sistem Bantuan Mengemudi Mobil Berkinerja Buruk

Ilustrasi tabrakan mobil. pixabay.com

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil studi American Automobile Association (AAA) menunjukkan penggunaan sistem bantuan mengemudi mobil atau Advanced Driver Assistance System (ADAS) sepenuhnya aman bahkan cenderung berkinerja buruk.

Dalam studi tersebut teknologi yang berfungsi membuat pengemudi mobil lebih aman dan nyaman saat berkendara justru masih berjuang untuk menjaga keselamatan pengemudi. 

"Tabrakan langsung adalah jenis yang paling mematikan, dan sistem ini harus dioptimalkan untuk situasi di mana mereka dapat sangat membantu," kata Direktur Teknik Otomotif AAA Greg Brannon.

Melansir laman Hindustan Times hari ini, Selasa, 17 Mei 2022, AAA mengklaim telah menguji sejumlah mobil yang dilengkapi sistem bantuan mengemudi berbagai merek, seperti Tesla, Hyundai, dan Subaru.

Mobil-mobil yang diuji memiliki fitur semi otonom Level 2 untuk membantu pengemudi meningkatkan pengalaman mengemudi mobil.

Pengujian dilakukan di jalur tertutup untuk mengetahui bagaimana kinerja mobil ketika melaju dengan kecepatan rendah dan tinggi.

Dalam tes pertama, seluruh mobil mampu melambat dan menghindari tabrakan dalam kecepatan rendah. Sementara, saat melaju dalam kecepatan tinggi, tidak ada kendaraan yang mampu menghindari tabrakan langsung menggunakan sistem bantuan mengemudi tersebut.

Hasil studi AAA juga menyebutkan bahwa Advanced Driver Assistance System berfungsi sedikit lebih baik dalam uji coba yang melibatkan sepeda. Semua mobil dapat menghindari tabrakan. Namun saat sepeda diposisikan tegak lurus ke arah kendaraan, tabrakan justru terjadi sebanyak 33 persen.

Temuan itu membuktikan Advanced Driver Assistance System masih rentan untuk digunakan. Pengemudi mobil harus tetap fokus penuh di jalan guna mencegah kecelakaan.

Hasil studi AAA ini sejalan dengan sebagian besar pemikiran pengemudi mobil dengan teknologi sistem bantuan mengemudi mobil. Sekitar 77 persen konsumen menilai produsen mobil harus meningkatkan sistem keselamatan daripada fokus pada teknologi self-driving.

DICKY KURNIAWAN | HINDUSTAN TIMES 

Baca: Ini Penyebab Sistem Bantuan Mengemudi Justru Dianggap Mengganggu

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.






Bolehkah Mengemudi Mobil Pakai Sendal Jepit atau High Heels

1 hari lalu

Bolehkah Mengemudi Mobil Pakai Sendal Jepit atau High Heels

Selain sendal jepit, ada beberapa jenis alas kaki yang tidak dianjurkan untuk dikenakan ketika mengemudi mobil. Auto2000 memberikan penjelasan.


Alasan Tesla Pecat 200 Karyawan Bagian Autopilot

1 hari lalu

Alasan Tesla Pecat 200 Karyawan Bagian Autopilot

Mayoritas karyawan Tesla yang kena PHK adalah pekerja berupah rendah. Mereka bertugas menganalisis data mengemudi faktual Autopilot.


Jangan Panik, 6 Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara

1 hari lalu

Jangan Panik, 6 Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara

Saat kendaraan Anda mengalami rem blong, Anda bisa mengantisipasinya dengan melakukan beberapa langkah yang tepat dan benar, seperti 6 tahapan ini.


Hyundai Tunda Peluncuran SUV Nexo Berbahan Bakar Hidrogen hingga 2024

2 hari lalu

Hyundai Tunda Peluncuran SUV Nexo Berbahan Bakar Hidrogen hingga 2024

Semula, Hyundai Nexo berbahan bakar hidrogen dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2023.


Hyundai Indonesia Resmi Buka Layanan Body & Paint

2 hari lalu

Hyundai Indonesia Resmi Buka Layanan Body & Paint

Layanan body & paint Hyundai saat ini tersedia di dua dealer resmi dan 16 bengkel mitra yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.


Detail Desain Hyundai Ioniq 6 Resmi Dirilis, Hadirkan Tipologi Baru

2 hari lalu

Detail Desain Hyundai Ioniq 6 Resmi Dirilis, Hadirkan Tipologi Baru

Tampilan mobil listrik Hyundai Ioniq 6 secara resmi dirilis pada hari ini, Rabu, 29 Juni 2022. Simak selengkapnya di sini!


Kronologi Tandon Air LRT Jebol di Rasuna Said, Adakah Korban Jiwa?

2 hari lalu

Kronologi Tandon Air LRT Jebol di Rasuna Said, Adakah Korban Jiwa?

PPK LRT Jabodebek Ferdian Suryo Adhi Pramono membeberkan kronologi jebolnya tandon air proyek light rail transit yang terjadi pada kemarin sore.


Eks Pekerja Tesla Korban Diskriminasi Ras Menolak Ganti Rugi USD 15 Juta

3 hari lalu

Eks Pekerja Tesla Korban Diskriminasi Ras Menolak Ganti Rugi USD 15 Juta

Juri pada Oktober 2021 memutuskan denda dalam kasus Owen Diaz melawan Tesla sebesar USD 137 juta. Tapi Hakim Distrik AS menurunkannya.


Tampilan Terbaru Hyundai Ioniq 6 Terungkap, Pakai Lampu LED Model Piksel

3 hari lalu

Tampilan Terbaru Hyundai Ioniq 6 Terungkap, Pakai Lampu LED Model Piksel

Hyundai Ioniq 6 akan menggunakan platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP), sama dengan yang digunakan pada Ioniq 5, Kia EV6, dan Genesis GV60.


Bhayangkara FC Kalahkan Timnas U-19 dengan Skor 1-0, Widodo: Kami Bermain Serius

3 hari lalu

Bhayangkara FC Kalahkan Timnas U-19 dengan Skor 1-0, Widodo: Kami Bermain Serius

Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Timnas U-19 Indonesia dengan skor 1-0 dalam laga uji coba.