Kata Gaikindo Soal Anjloknya Penjualan Mobil Mei 2022

Suasana booth Suzuki di GIIAS 2021, ICE, BSD City, Tangerang, 12 November 2021. TEMPO/Dicky Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Idonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil untuk periode Mei 2022. Sepanjang bulan lalu, penjualan mobil secara ritel tercatat sebanyak 61.558 unit atau mengalami penurunan 23,6 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 81.615 unit.

Gaikindo mengungkapkan penyebab anjloknya penjualan mobil pada Mei 2022. Menurut Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto, libur Lebaran pada awal Mei lalu memberi dampak cukup signifikan pada penurunan penjualan mobil di Indonesia.

"Mei kan bulan yang pendek, apalagi hari kerja di bulan Mei itu terhitung cuma setengah bulan," kata Jongkie saat dihubungi Tempo hari ini, Rabu, 15 Juni 2022.

Selain masalah hari kerja di bulan Mei yang sedikit, penurunan penjualan mobil di bulan lalu juga disebabkan kondisi krisis chip semikonduktor. Menurut Jongkie, kelangkaan semikonduktor membuat produksi mobil Mei 2022 juga mengalami penurunan.

"Kendala semikonduktor memang masih ada, tapi tidak terlalu signifikan terhadap mobil-mobil produksi dalam negeri. Kami berharap di bulan ini, produksi dan penjualan bisa kembali normal," ujarnya.

Meskipun penjualan ritel di bulan Mei 2022 mengalami penurunan, namun penjualan ritel periode Januari hingga Mei 2022 tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 18,5 persen atau sebanyak 381.677 unit dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang sebanyak 322.129 unit.

Sementara untuk penjualan wholesales di bulan Mei turun drastis sebesar 40,3 persen, yakni hanya 49.453 unit di bulan lalu dibandingkan April sebanyak 82.879 unit. Namun untuk wholesales periode Januari-Mei 2022 masih mengalami kenaikan 23,5 persen atau sebanyak 396.153 unit dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 320.746 unit.

Sedangkan total produksi mobil di Indonesia pada Mei lalu mencapai 72.216 unit. Angka ini mengalami penurunan sebesar 28,2 unit dibanding April sebanyak 100.545 unit. Total produksi Januari - Mei tercatat sebanyak 544.027 unit, atau naik 31 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 415.150 unit.

Waktu kerja yang lebih pendek di bulan Mei lalu juga membuat kinerja ekspor (CBU/Completely Built Up) mengalami penurunan, dari 35.211 unit (April) menjadi 26.405 unit (Mei) atau terkoreksi 27,1 persen. Namun demikian, kinerja ekspor Januari - Mei 2022 masih lebih baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dari 121.109 unit menjadi 158.346 unit atau tumbuh 30,7 persen.

Baca juga: Libur Lebaran, Penjualan Mobil Mei 2022 Turun 30,2 Persen

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.






Penjualan Mobil Suzuki Naik 15 Persen, XL7 Berkontribusi Positif

4 jam lalu

Penjualan Mobil Suzuki Naik 15 Persen, XL7 Berkontribusi Positif

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah memberikan informasi terkait penjualan mobil mereka sepanjang Agustus 2022. Berikut informasi lengkapnya:


Krisis Semikonduktor Membaik, Inden Motor Honda Paling Lama Sebulan

2 hari lalu

Krisis Semikonduktor Membaik, Inden Motor Honda Paling Lama Sebulan

Krisis semikonduktor sempat menghambat produksi Honda di Indonesia, membuat sejumlah model mengalami inden yang cukup lama.


Astra Honda Klaim Krisis Semikonduktor Teratasi, Distribusi Unit Meningkat

2 hari lalu

Astra Honda Klaim Krisis Semikonduktor Teratasi, Distribusi Unit Meningkat

Produk Astra Honda Motor yang paling terdampak krisis semikonduktor selama ini adalah model skutik, dari ADV 160 hingga Scoopy.


Bukan Krisis Chip, Produksi Ford Terhambat Akibat Kehabisan Lencana Logo

3 hari lalu

Bukan Krisis Chip, Produksi Ford Terhambat Akibat Kehabisan Lencana Logo

Ford terpaksa menahan pengiriman beberapa model mobilnya karena kehabisan lencana logo. Simak informasi lengkapnya di sini!


Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

4 hari lalu

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.


Honda dan Toyota Kurangi Produksi Mobil pada Oktober Akibat Krisis Chip

5 hari lalu

Honda dan Toyota Kurangi Produksi Mobil pada Oktober Akibat Krisis Chip

Honda dan Toyota dilaporkan bakal mengurangi produksi mobil pada Oktober 2022 karena masalah krisis chip semikonduktor.


Volkswagen Prediksi Krisis Chip Semikonduktor Bakal Berlanjut hingga 2024

6 hari lalu

Volkswagen Prediksi Krisis Chip Semikonduktor Bakal Berlanjut hingga 2024

Volkswagen (VW) sempat memperkirakan krisis chip semikonduktor akan teratasi pada akhir 2022.


Jumlah Pengunjung GIIAS Surabaya 2022 Naik 25 Persen, Ada 32.658 Orang

8 hari lalu

Jumlah Pengunjung GIIAS Surabaya 2022 Naik 25 Persen, Ada 32.658 Orang

GIIAS Surabaya 2022 dilaporkan kedatangan 32.658 pengunjung selama lima hari, yakni pada 14-18 September 2022.


Penjualan Mobil Bekas di Cina Mencapai 1,46 Juta Unit pada Agustus

9 hari lalu

Penjualan Mobil Bekas di Cina Mencapai 1,46 Juta Unit pada Agustus

Asosiasi Dealer Mobil Cina menyatakan optimistis menghadapi September dengan target peningkatan penjualan mobil bekas.


Volkswagen Siapkan New Normal untuk Mengatasi Krisis Semikonduktor

9 hari lalu

Volkswagen Siapkan New Normal untuk Mengatasi Krisis Semikonduktor

Volkswagen tak melihat bahwa krisis chip semikonduktor akan berakhir pada 2023. Strategi baru disiapkan untuk mengatasi produksi.