Kebiasaan Buruk Pengemudi yang Diam-diam Merusak Mobil

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi mengemudi. (Auto2000)

TEMPO.CO, JakartaSebagai pemilik mobil, seorang pengemudi dituntut untuk berhati-hati saat mengemudikannya di jalan. Bukan hanya karena faktor keselamatan, tetapi juga demi menjaga perlindungan mobil agar tetap terawat. Kebiasaan buruk seorang pengemudi ternyata bisa menjadi penyebab utama kerusakan mobil dalam jangka waktu tertentu. 

Dirangkum Tempo dari laman resmi RAC Motoring Services, berikut tujuh kebiasaan buruk pengemudi yang diam-diam bisa merusak mobil

1. Mengabaikan rem tangan 

Sistem rem tangan berfungsi menahan mobil, terutama saat dalam posisi berhenti di jalan menanjak atau menurun. Jika pengemudi tidak mengaktifkan rem tangan dengan benar, beban seluruh mobil bertumpu pada komponen piringan logam yang berada di belakang sistem rem tromol (backing plate). Mengingat ukurannya yang kecil, cakar logam tersebut pasti akan aus secara alami dan menghambat kesehatan mobil secara keseluruhan. 

2. Mengoper gigi mundur sebelum berhenti 

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan para pengemudi saat hendak mengoper ke gigi mundur adala tidak menunggu mobil hingga berhenti terlebih dahulu. Sering kali saat mobil masih sedikit bergerak maju, pengemudi langsung memindahkan tuas transmisi ke posisi R. Kebiasaan itu justru bisa merusak sistem transmisi, baik pada mobil bertransmisi manual ataupun otomatis. 

3. Terlalu lama menaruh tangan di tuas persneling 

Bagi sebagian besar pengemudi, cara mengemudi paling nyaman adalah dengan meletakkan satu tangan di setir dan tangan lainnya di tuas persneling. Posisi ini dimaksudkan agar selama pergantian gigi tidak repot memindahkan tangan terlalu sering. Padahal, kebiasaan menaruh tangan di atas tuas persneling ini bisa memberikan tekanan tambahan sehingga mempengaruhi komponen bushing tuas. Lebih lanjut, ini bisa menyebabkan keausan dini pada gearbox. 

4. Pengereman cepat dan mendadak

Saat mengemudikan mobil di medan turunan yang curam, terkadang pengemudi melakukan pengereman secara cepat dan mendadak. Teknik pengereman yang seperti ini sangat berisiko memanaskan rotor dan bantalan rem. Dengan begitu, menyebabkan panas berlebih dan keausan dini pada kampas rem. 

5. Kelebihan beban 

Seperti halnya tubuh manusia yang terlalu banyak beban, akan menghalangi fungsi bagian tubuh untuk bekerja secara optimal. Mobil yang kelebihan beban mengakibatkan drivetrain, rem, dan suspensi mendapat tekanan yang lebih berat dari batas normalnya. Selain itu, mobil yang kelebihan muatan juga mengkonsumsi bahan bakar lebih banyak dari biasanya. Ini juga agak berisiko, bahkan dapat menyebabkan kecelakaan

HARIS SETYAWAN

Baca juga: Mobil Rusak karena 7 Kebiasaan Buruk Ini, Baca Tipsnya






Bolehkah Mengemudi Mobil Pakai Sendal Jepit atau High Heels

1 hari lalu

Bolehkah Mengemudi Mobil Pakai Sendal Jepit atau High Heels

Selain sendal jepit, ada beberapa jenis alas kaki yang tidak dianjurkan untuk dikenakan ketika mengemudi mobil. Auto2000 memberikan penjelasan.


Lakukan 3 Hal Ini jika Mesin Mobil Anda Mandadak Mati di Perlintasan Kereta

1 hari lalu

Lakukan 3 Hal Ini jika Mesin Mobil Anda Mandadak Mati di Perlintasan Kereta

Bersikap tenang dan sabar ketika melintasi rel kereta adalah langkah dalam meminimalisasi potensi matinya mesin mobil di tengah perlintasan kereta.


Jangan Panik, 6 Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara

1 hari lalu

Jangan Panik, 6 Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara

Saat kendaraan Anda mengalami rem blong, Anda bisa mengantisipasinya dengan melakukan beberapa langkah yang tepat dan benar, seperti 6 tahapan ini.


4 Hal Sepele yang Membuat Mobil Boros Bahan Bakar

1 hari lalu

4 Hal Sepele yang Membuat Mobil Boros Bahan Bakar

Seiring waktu mobil tanpa disadari mengalami kondisi boros bahan bakar. Berikut empat hal sepele yang membuat mobil boros bahan bakar.


4 Ciri Mobil Mulai Boros Bensin

2 hari lalu

4 Ciri Mobil Mulai Boros Bensin

Ciri-ciri mobil mulai boros bensin sangatlah beragam. Kondisi ini perlu segera dikenali lalu diatasi. Apa saja ciri-cirinya?


Berapa Jarak Aman Berkendara di Jalan Tol?

2 hari lalu

Berapa Jarak Aman Berkendara di Jalan Tol?

Ada sejumlah pengetahuan umum agar bisa berkendara dengan aman di jalan tol. Salah satunya berapa jarak aman berkendara di jalan tol.


Kronologi Tandon Air LRT Jebol di Rasuna Said, Adakah Korban Jiwa?

2 hari lalu

Kronologi Tandon Air LRT Jebol di Rasuna Said, Adakah Korban Jiwa?

PPK LRT Jabodebek Ferdian Suryo Adhi Pramono membeberkan kronologi jebolnya tandon air proyek light rail transit yang terjadi pada kemarin sore.


Pembeli BBM Pertalite dan Solar Harus Mendaftar, Begini Caranya

3 hari lalu

Pembeli BBM Pertalite dan Solar Harus Mendaftar, Begini Caranya

PT Pertamina Patra Niaga melakukan pendataan BBM solar dan Pertalite melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Yogyakarta menjadi lokasi uji coba.


5 Tips Merawat Mesin Diesel

3 hari lalu

5 Tips Merawat Mesin Diesel

Untuk menjaga performa mesin diesel, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Berikut tips merawat mesin diesel agar tahan lama.


Penyebab Rem Blong yang Bikin Tabrakan Beruntun Bus di Jalan Tol Cipularang

4 hari lalu

Penyebab Rem Blong yang Bikin Tabrakan Beruntun Bus di Jalan Tol Cipularang

Ada beberapa pertanda atau gejala yang dapat dirasakan para pengemudi jika terjadi kerusakan yang membuat rem blong seperti di Tol Cipularang.