Toyota bZ4X Ditarik Setelah Dua Bulan Diluncurkan

Reporter

Toyota bZ4X 2023 diluncurkan di Jepang, 12 Mei 2022. (Toyota)

TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Motor Corp mengatakan akan menarik (recall) 2.700 unit mobil listrik produksi massal pertamanya untuk pasar global karena risiko roda bisa lepas, Kamis, 23 Juni 2022. Produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan penjualan itu mengajukan penarikan kembali SUV Toyota bZ4X ke kementerian transportasi Jepang.

Dari 2.700 unit, 2.200 unit diperuntukkan untuk Eropa, 260 unit untuk Amerika Serikat, 20 unit untuk Kanada dan 110 untuk Jepang, kata perusahaan itu.

Di waktu yang sama, Subaru Corp juga mengatakan bahwa pihaknya secara global menarik sekitar 2.600 unit Solterra, mobil listrik pertamanya yang dikembangkan bersama dengan Toyota. Alasan penarikan sama seperti Toyota. 

Regulator keselamatan Jepang mengatakan tikungan tajam dan pengereman mendadak dapat menyebabkan baut hub kendor, meningkatkan risiko roda terlepas dari kendaraan. Disebutkan bahwa tidak ada kecelakaan yang disebabkan oleh cacat tersebut.

Regulator menyarankan pengemudi untuk berhenti menggunakan kendaraan sampai ada tindakan perbaikan yang lebih "permanen".

Semua mobil yang ditarik di Jepang belum dikirim ke pelanggan karena dimaksudkan untuk test drive dan pameran, kata juru bicara pembuat mobil.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami," kata Toyota di situs webnya seperti dilaporkan Reuters, Kamis. "Kami akan memperbaikinya sesegera mungkin, tetapi kami sedang menyelidiki detailnya."

Seorang juru bicara Toyota mengatakan tidak setiap model menjadi sasaran penarikan tetapi menolak untuk mengatakan berapa banyak yang telah dibuat secara keseluruhan.

Untuk Subaru, sebagian besar kendaraan berada di dealer dan tidak ada yang dikirim ke pelanggan di AS, kata juru bicara Subaru.

Penarikan kembali terjadi kurang dari dua bulan setelah Toyota meluncurkan SUV listrik, bZ4X, ke pasar domestik, meski hanya untuk disewakan dan belum dijual ke pembeli individu.

Unit Toyota yang menawarkan sewa, KINTO, telah membatalkan acara uji coba promosi yang direncanakan di tiga kota Jepang untuk langkah-langkah keamanan.

Toyota telah dikritik oleh beberapa investor dan organisasi lingkungan karena tidak bertindak cukup cepat untuk menghapus mobil bertenaga bensin dan beralih ke mobil listrik sebagai gantinya.

Perusahaan telah berulang kali menolak kritik tersebut, dengan alasan perlunya menawarkan berbagai powertrain agar sesuai dengan pasar dan pelanggan yang berbeda.

Model hybrid bensin-listrik tetap jauh lebih populer di pasar dalam negeri Toyota daripada mobil listrik. Berdasarkan data industri, mobil listrik hanya yang menyumbang penjualan 1 persen dari total penjualan mobil penumpang di Jepang tahun lalu.

Namun, pasar tumbuh cepat dan produsen mobil asing, termasuk Tesla, membuat terobosan dengan produk mereka mulai terlihat di jalan-jalan kota seperti Tokyo.

REUTERS

Baca juga: Spesifikasi Mobil Listrik Toyota bZ4X yang Dirilis di Jepang Hari Ini

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto







Mengapa Hyundai Ioniq 5 Raih Nilai Tertinggi Uji Tabrak Top Safety Pick+ IIHS

10 jam lalu

Mengapa Hyundai Ioniq 5 Raih Nilai Tertinggi Uji Tabrak Top Safety Pick+ IIHS

Sistem peringatan tabrakan frontal dan kemampuannya untuk mendeteksi pejalan kaki pada crossover listrik Hyundai Ioniq 5 juga mendapat nilai tinggi.


Toyota Astra Janji Luncurkan Mobil Hybrid Buatan Lokal Semester II Tahun Ini

1 hari lalu

Toyota Astra Janji Luncurkan Mobil Hybrid Buatan Lokal Semester II Tahun Ini

Menurut Anton mobil hybrid baru itu diharapkan menambah portofolio produk mobil listrik Toyota serta meningkatkan komposisi di pasar Indonesia.


Harga Mobil Toyota Bakal Ada yang Naik pada Juli 2022

1 hari lalu

Harga Mobil Toyota Bakal Ada yang Naik pada Juli 2022

Toyota berupaya mempertahankan harga mobil segmen kelas menengah ke bawah dan entry level.


Alasan Tesla Pecat 200 Karyawan Bagian Autopilot

1 hari lalu

Alasan Tesla Pecat 200 Karyawan Bagian Autopilot

Mayoritas karyawan Tesla yang kena PHK adalah pekerja berupah rendah. Mereka bertugas menganalisis data mengemudi faktual Autopilot.


Mercedes-Benz Siapkan Pabrik Baru untuk Produksi Kendaraan Listrik

1 hari lalu

Mercedes-Benz Siapkan Pabrik Baru untuk Produksi Kendaraan Listrik

Pabrik baru Mercedes-Benz ini sekaligus menandai bahwa perusahaan siap untuk beralih ke kendaraan listrik pada akhir dekade ini.


Model Mobil Toyota yang Indent Gara-gara Krisis Semikonduktor

1 hari lalu

Model Mobil Toyota yang Indent Gara-gara Krisis Semikonduktor

Toyota memiliki beberapa model mobil impor CBU yang dipasarkan di Indonesia antara lain, Toyota Camry, Hilux, Corolla Cross Hybrid, hingga CH-R.


Produksi Mobil Toyota di Jepang Anjlok Akibat Krisis Semikonduktor, Indonesia Masih Normal

1 hari lalu

Produksi Mobil Toyota di Jepang Anjlok Akibat Krisis Semikonduktor, Indonesia Masih Normal

Toyota Motor Corp. mengumumkan produksi mobil global pada Mei 2022 turun akibat krisis pasokan chip semikonduktor dan lockdown Covid-19 di Cina.


SUV Hyryder Rilis di India 1 Juli 2022, Toyota Astra Motor Bicara

1 hari lalu

SUV Hyryder Rilis di India 1 Juli 2022, Toyota Astra Motor Bicara

Toyota India akan meluncurkan SUV baru, yakni Toyota Hyryder pada 1 Juli 2022. SUV baru ini hasil kerjasama Toyota dengan Suzuki untuk pasar India.


Eksplorasi Fitur Keselamatan All New Toyota Veloz, Seberapa Efektif?

2 hari lalu

Eksplorasi Fitur Keselamatan All New Toyota Veloz, Seberapa Efektif?

Tempo berkesempatan menguji All New Toyota Veloz Q CVT TSS. Ini adalah varian tertinggi Veloz yang sudah dilengkapi dengan fitur Toyota Safety Sense.


RI Berambisi Kuasai 25 Persen Mobil Listrik dari Total Penjualan Global pada 2030

2 hari lalu

RI Berambisi Kuasai 25 Persen Mobil Listrik dari Total Penjualan Global pada 2030

Indonesia sudah lebih dulu memiliki mobil listrik dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara.