Lewis Hamilton: Rasisme Tidak Memiliki Tempat di Olahraga Kami

Reporter

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, di Formula One F1 Grand Prix Saudi Arabia, Sirkuit Jeddah Corniche Circuit, Jeddah, Saudi Arabia, 25 Maret 2022. REUTERS/Hamad I Mohammed

TEMPO.CO, Jakarta -  Pembalap Formula 1 asal Inggris Lewis Hamilton meminta semua pihak untuk memerangi rasisme dalam bentuk apapun. Hal ini ia sampaikan setelah pembalap Mercedes itu menerima cercaan rasis dari mantan juara dunia F1 tiga kali asal Brasil Nelson Piquet.

Dalam wawancara di Brazil yang diunggah di YouTube pada bulan November, Piquet, 69, menggunakan cercaan rasial dalam bahasa Portugis ketika mengomentari kecelakaan Grand Prix Inggris antara Hamilton dengan Max Verstappen musim lalu. Cercaan itu ditujukan kepada Hamilton. Piquet juga menyebut Hamilton telah ‘bermain kotor’ dalam insiden tersebut.

Suasana semakin panas karena putri Piquet, Kelly, merupakan pasangan Verstappen dan komentar rasis itu viral saat para pembalap bersiap untuk balapan di Silverstone, Inggris, akhir pekan ini.

Hamilton, yang baru-baru ini dianugerahi kewarganegaraan kehormatan Brazil dan merupakan satu-satunya pembalap kulit hitam di olahraga tersebut, menanggapinya di Twitter.

"Ini lebih dari bahasa. Pola pikir kuno ini perlu diubah dan tidak memiliki tempat dalam olahraga kami," kata pembalap Mercedes itu seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 29 Juni 2022.

"Saya dikelilingi oleh sikap-sikap ini dan menargetkan seluruh hidup saya. Ada banyak waktu untuk belajar. Waktunya telah tiba untuk bertindak."

Badan pengatur balap motor FIA, Formula 1 dan Mercedes semuanya mengeluarkan pernyataan yang mengutuk rasisme tetapi tanpa menyebut nama Piquet.

"Bahasa diskriminatif atau rasis tidak dapat diterima dalam bentuk apa pun dan tidak memiliki bagian dalam masyarakat. Lewis adalah duta besar yang luar biasa untuk olahraga kami dan pantas dihormati," demikian pernyataan resmi Formula 1.

Mercedes mengatakan Hamilton adalah "juara sejati keragaman di dalam dan di luar trek", sementara FIA menyatakan solidaritas dan dukungan untuk "komitmen terhadap kesetaraan, keragaman, dan inklusi dalam motorsport".

Tokoh olahraga terkemuka lainnya menyatakan dukungan untuk Hamilton, dengan pemain tenis Naomi Osaka me-retweet tanggapannya dengan menambahkan kata-kata "Penekanan pada 'ada banyak waktu untuk belajar'."

Dukungan juga datang dari pembalap Ferrari Charles Leclerc. "Komentar yang dibuat terhadap Lewis tidak boleh ditoleransi, dan kami terus mendorong olahraga yang lebih beragam dan inklusif," kata Leclerc.

"Kita perlu menghapus perilaku diskriminatif dan bahasa rasis dalam bentuk apa pun, tidak hanya dari olahraga kita, tetapi juga masyarakat kita."

Hamilton diangkat menjadi warga negara kehormatan Brazil beberapa waktu lalu. Pembalap Inggris, yang pahlawan masa kecilnya adalah mendiang Juara Dunia Formula 1 tiga asal Brazil Ayrton Senna, mengibarkan bendera Brazil setelah ia memenangkan balapan tahun lalu di sirkuit Interlagos Sao Paulo.

Baca juga:Formula 1: Lewis Hamilton Blunder, Max Verstappen Juara Dunia

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto







Formula 1: Tekad Lewis Hamilton Geser Ferrari di Klasemen Konstruktor

7 jam lalu

Formula 1: Tekad Lewis Hamilton Geser Ferrari di Klasemen Konstruktor

Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton berusaha untuk tampil menyerang secara maksimal hingga akhir musim untuk menggeser Ferrari di klasemen konstruktor.


Formula 1 2023 Bakal Gelar 24 Seri dan 6 Sprint Race

1 hari lalu

Formula 1 2023 Bakal Gelar 24 Seri dan 6 Sprint Race

Formula 1 telah memastikan jumlah balapan pada musim depan. Mau tahu informasi selanjutnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Punya Modal Manis, Hamilton Bisa Kalahkan Verstappen di Formula 1 Singapura?

1 hari lalu

Punya Modal Manis, Hamilton Bisa Kalahkan Verstappen di Formula 1 Singapura?

Formula 1 Singapura bakal dilangsungkan pada Minggu, 2 Oktober 2022, di mana Lewis Hamilton memiliki kenangan manis.


Formula 1: Guanyu Zhou Bertahan di Alfa Romeo Musim 2023

1 hari lalu

Formula 1: Guanyu Zhou Bertahan di Alfa Romeo Musim 2023

Guanyu Zhou akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri ketika balap Formula 1 kembali digelar di Shanghai, Cina, musim 2023.


Nicholas Latifi Tinggalkan Williams di Akhir Musim Formula 1 2022

5 hari lalu

Nicholas Latifi Tinggalkan Williams di Akhir Musim Formula 1 2022

Pembalap Kanada Nicholas Latifi akan meninggalkan Williams ketika kontraknya berakhir pada akhir musim ini, tim Formula 1 mengumumkan pada Jumat, 23 September 2022.


Meski Diragukan, Pembalap Wanita ini Yakin Bisa Masuk Formula 1

6 hari lalu

Meski Diragukan, Pembalap Wanita ini Yakin Bisa Masuk Formula 1

Jamie Chadwick bertekad mencapai jejang Formula 1 dalam lima tahun ke depan meskipun bos olahraga, Stefano Domenicali meragukannya.


Formula 1: Yuki Tsunoda Bertahan di AlphaTauri Musim 2023

7 hari lalu

Formula 1: Yuki Tsunoda Bertahan di AlphaTauri Musim 2023

AlphaTauri mempertahankan Yuki Tsunoda untuk musim 2023. Ini merupakan tahun ketiga pembalap Jepang itu bersama tim asal Italia itu.


Formula 1: Christian Horner Menyesal Tidak Merekrut Oscar Piastri

7 hari lalu

Formula 1: Christian Horner Menyesal Tidak Merekrut Oscar Piastri

Oscar Piastri menjadi juara dunia Formula 3 (2020) dan Formula 2 (2021) bersama tim Arden, tim yang didirikan Christian Horner bersama ayahnya.


Mobil Baru Mercedes-AMG C63 Bakal Dirilis Hari Ini, Gunakan Sistem Hybrid

8 hari lalu

Mobil Baru Mercedes-AMG C63 Bakal Dirilis Hari Ini, Gunakan Sistem Hybrid

Mobil baru Mercedes-AMG C63 akan memulai debut pada hari ini Rabu, 21 September 2022. Simak selengkapnya di sini!


Formula 1: Red Bull Ditantang Sapu Bersih Kemenangan Enam Seri Terakhir

9 hari lalu

Formula 1: Red Bull Ditantang Sapu Bersih Kemenangan Enam Seri Terakhir

Pembalap Red Bull Max Verstappen berpeluang mengunci gelar juara dunia di Grand Prix Singapura dua pekan mendatang jika meraih minimal 23 poin.