Mobil di Atas 2.000cc Dilarang Menggunakan Pertalite - Solar

Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu, 29 Juni 2022. PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas menggunakan aplikasi MyPertamina. ANTARA/Muhammad Adimaja

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan menerbitkan revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM pada Agustus 2022. Beleid ini akan mengatur soal pembatasan pembelian BBM bersubsidi seperti Solar dan Pertalite.

Menurut Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman, konsumen yang tidak dapat membeli Pertalite ini adalah kendaraan roda dua dan empat dengan kapasitas mesin di atas 2.000cc. Pasalnya, menurut Saleh, kendaraan bermesin 2.000cc  ke atas ini digolongkan sebagai barang mewah.

"Kalau mampu beli mobil mahal yang Turbo itu mestinya juga mampu membeli BBM non-subsidi, jadi dengan sendirinya teman-teman yang menggunakan mobil-mobil kelas baru itu memang direkomendasikan oleh pabrikan mereka sendiri untuk menggunakan bahan bakar yang lebih baik, beroktan tinggi lebih irit," ujar Saleh, Rabu, 29 Juni 2022.

BPH Migas sendiri akan membatasi jenis kendaraan bermotor yang dapat mengakses BBM bersubsidi di tengah kekhawatiran kuota yang main susut hingga pertengahan tahun ini. Perpres yang mengatur distribusi BBM akan diundangkan setelah uji coba pembelian BBM lewat aplikasi MyPertamina berjalan sekitar satu bulan.

Dalam Perpres tersebut, pemerintah bakal membatasi pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dengan mengacu pada besaran kapasitas mesin. Pemerintah juga mempertimbangkan fungsi ekonomi dari kendaraan di tengah masyarakat.

Perpres ini juga bakal mengatur pembatasan pembelian Solar bagi seluruh kendaraan pribadi pelat hitam. Pembelian Solar masih dapat dilakukan untuk kendaraan pribadi dengan bak terbuka dan angkutan.

Kemudian untuk kendaraan barang perlu mendapat rekomendasi yang menunjukkan spesifikasi tertentu dengan kemampuan usaha atau ekonomi pemilik kendaraan. Misalnya, konsumen sektor pertanian, luas lahan yang diolah maksimal 2 hektare, sedangkan sektor perikanan volume angkutan maksimalnya 30 ton.

 “Untuk ini kita minta ada surat rekomendasi dari dinas terkait. Jadi inilah bagian dari subsidi tertutup sebetulnya, mengarah ke konsumen bagaimana caranya dengan rekomendasi dari dinas perdagangan,” jelas Saleh.

Baca juga: Uji Coba Pendataan Penerima Pertalite dan Solar di Yogyakarta, Server Down

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto







Soal Kenaikan Harga BBM, Airlangga Sebut Pemerintah Masih Mengkaji

24 menit lalu

Soal Kenaikan Harga BBM, Airlangga Sebut Pemerintah Masih Mengkaji

Airlangga mengatkaan pemerintah sedang melakukan pengkajian terhadap kebutuhan baik dari sisi volume maupun kebijakan-kebijakannya.


Airlangga: Harga Keekonomian Pertalite Rp 13.150

2 jam lalu

Airlangga: Harga Keekonomian Pertalite Rp 13.150

Berbeda dengan Pertalite, harga keekonomian Pertamax saat ini Rp 15.150 per liter.


Kurangi Beban Subsidi BBM, Menteri ESDM Bicara Pembatasan Konsumsi Pertalite dan Solar

3 jam lalu

Kurangi Beban Subsidi BBM, Menteri ESDM Bicara Pembatasan Konsumsi Pertalite dan Solar

Kementerian ESDM tengah merencanakan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.


Sri Mulyani Beberkan Penyebab Subsidi Energi Tahun Depan Turun 33 Persen

4 jam lalu

Sri Mulyani Beberkan Penyebab Subsidi Energi Tahun Depan Turun 33 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan subsidi energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM) pada 2023, tidak akan sebesar tahun ini.


Bandingkan dengan ASEAN, Airlangga: Harga BBM Kita di Bawah

4 jam lalu

Bandingkan dengan ASEAN, Airlangga: Harga BBM Kita di Bawah

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membandingkan harga bahan bakar minyak atau harga BBM di Tanah Air dengan sejumlah negara tetangga.


Banggar DPR Sarankan Jokowi Naikkan Harga BBM Subsidi 2 Kali Tahun Ini, Kenapa?

5 jam lalu

Banggar DPR Sarankan Jokowi Naikkan Harga BBM Subsidi 2 Kali Tahun Ini, Kenapa?

Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah menyarankan Presiden Jokowi untuk menaikkan harga BBM bersubsidi secara bertahap. Apa sebabnya?


Jokowi Bandingkan Inflasi RI dengan Negara Maju, Ekonom: Enggak Apple to Apple

7 jam lalu

Jokowi Bandingkan Inflasi RI dengan Negara Maju, Ekonom: Enggak Apple to Apple

Jokowi mengatakan Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global.


Terkini Bisnis: Susi Pudjiastuti Minta Subsidi BBM Dihentikan, Alfamart Beri Apresisasi Amelia

8 jam lalu

Terkini Bisnis: Susi Pudjiastuti Minta Subsidi BBM Dihentikan, Alfamart Beri Apresisasi Amelia

Berita terkini ekbis dimulai dari Susi Pudjiastuti meminta Jokowi menghentikan program subsidi bahan bakar minyak (BBM).


Soal Kenaikan Harga BBM, Ketua DPR: Sampai Hari Ini Belum Ada Usulan Pemerintah

9 jam lalu

Soal Kenaikan Harga BBM, Ketua DPR: Sampai Hari Ini Belum Ada Usulan Pemerintah

Ketua DPR Puah Maharani mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima usulan kenaikan harga BBM, termasuk di antaranya Pertalite dan Solar.


Pertamina: Ada 49 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi hingga Agustus 2022

10 jam lalu

Pertamina: Ada 49 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi hingga Agustus 2022

PT Pertamina (Persero) menyatakan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi ini terjadi secara nasional.