Setelah G20, SPKLU Bakal Diprioritaskan di Jalan Tol

Reporter

Seorang pengemudi mengisi daya baterai mobil listriknya di SPKLU Gedung PLN Gambir, Jakarta, Rabu, 13 Juli 2022. Ekosistem kendaraan listrik yang memadai diharapkan menarik minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. ANTARA /Agha Yuninda

TEMPO.CO, Jakarta - PT PLN saat ini tengah berusaha untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dengan cepat di Inonesia. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa wilayah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril. Dirinya mengatakan bahwa pihaknya telah menyebar SPKLU di seluruh provinsi Indonesia, termasuk Papua.

Akan tetapi, kata dia, saat ini pemerintah lebih fokus memperbanyak SPKLU di wilayah Jawa dan Bali. Langkah itu diambill untuk mempersiapkan Presidensi G20 Indonesia. Setelah agenda itu selesai, barulah PLN bakal memprioritaskan jalan tol untuk dipenuhi SPKLU.

"Setelah G20, kita akan bawa ke jalan tol dulu yang utama, sementara yang sudah ada akan kita tambah lagi, misalnya di daerah menuju Banyuwangi. Banyuwangi kan tolnya sampai ke Pasuruan, kita bisa pasang di beberapa tempat sehingga orang yang mau ke Bali bisa mengisi daya lewat situ," ujar Bob, dikutip dari Antara.

Lebih lanjut Bob juga mengatakan bahwa jalan tol yang akan difasilitasi SPKLU tidak hanya di wilayah Jawa saja. Akan tetapi, pada tahap berikutnya PLN juga bakal mendirikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jalan Tol Sumatera.

"Berikutnya kita ke jalan tol Sumatera. Kita sudah pasang di Lampung dan akan diperbanyak lagi. Nanti kan ada yang ke arah Jambi, itu akan kita pasang juga," tutup Bob.

Terlepas dari itu, Bob melaporkan bahwa PT PLN saat ini berencana untuk membangun 100 unit SPKLU tambahan pada 2022. Nantinya SPKLU tambahan tersebut bakal disebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga

ANTARA

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.






Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

5 jam lalu

Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

Kelebihan pasokan listrik dan impor LNG yang dilakukan Indonesia kemungkinan menjadi alasan dibalik kurangnya efisiensi kompor gas di Indonesia.


Kementan Siap Fasilitasi Diskusi hingga Pertemuan Bilateral Antar Negara G20

16 jam lalu

Kementan Siap Fasilitasi Diskusi hingga Pertemuan Bilateral Antar Negara G20

Sejumlah rangkaian kegiatan AMM kali ini ditujukan untuk memperkuat sinergi antara negara-negara yang tergabung dalam forum G20.


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

20 jam lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Lengkap, Tips dan Cara Mengisi Baterai Mobil Listrik

23 jam lalu

Lengkap, Tips dan Cara Mengisi Baterai Mobil Listrik

Mengisi baterai mobil listrik hampir sama dengan mengisi baterai umumnya dengan beberapa komponen seperti sumber listrik, adaptor, dan konektor


RI dan UAE Teken Kontrak Dagang US$ 3,6 Juta, Mendag: Pemerintah Senantiasa Dukung Dunia Usaha

1 hari lalu

RI dan UAE Teken Kontrak Dagang US$ 3,6 Juta, Mendag: Pemerintah Senantiasa Dukung Dunia Usaha

Mendag Zulhas dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri UAE Thani bin Ahmed Al Zeyoudi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman B2B.


Menkes Budi Gunadi Ajak Negara Lain dalam Upaya Hilangkan TBC 2030

1 hari lalu

Menkes Budi Gunadi Ajak Negara Lain dalam Upaya Hilangkan TBC 2030

Menkes Budi Gunadin Sadikin berupaya menggandeng seluruh negara untuk menanggulangi penyakit TBC.


RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

1 hari lalu

RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

Zulkifli Hasan menuturkan ada delapan kesepakatan dagang yang diteken oleh perusahaan-perusahaan asal Indonesia dan India.


UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

1 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.


5 Cara Merawat Kendaraan Mobil Listrik dengan Baik

1 hari lalu

5 Cara Merawat Kendaraan Mobil Listrik dengan Baik

Sama halnya dengan kendaraan konvensional, mobil listrik juga memerlukan perhatian khusus dan perawatan untuk menjaga performa kendaraan tersebut.


Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

1 hari lalu

Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

Zulkifli Hasan menyampaikan hasil pertemuan Menteri Negara G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM).