Ini Berbagai Rambu Larangan Lalu Lintas, Pengendara Mobil Harus Paham

Rambu kawasan lalulintas di Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin 9 Mei 2022. Polda Metro Jaya kembali menerapkan pemberaturan ganjil genap di 13 ruas jalan DKI Jakarta. Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan usai momen libur dan cuti bersama Lebaran 2022. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta - Rambu larangan adalah rambu lalu lintas yang melarang para pengendara mobil atau sepeda motor melakukan suatu ketika berkendara di jalan raya. Rambu larangan biasanya dibuat dengan kombinasi warna merah atau warna hitam dengan warna dasar putih.

Rambu lalu lintas itu memberikan informasi bagi pengendara untuk mencegadalam perjalanan serta membantu mencegah kecelakaan atau ketertiban lalu lintas.

Maka kenali macam-macam rambu larangan serta artinya, dilansir dari laman Auto2000 hari ini, Senin, 5 September 2022:

1. Stop
Rambu lalu lintas stop berwarna putih dengan latar berwarna merah ini menandakan Anda dilarang untuk terus berada di satu jalur. Pengendara harus berhenti sejenak sampai kondisi lebih aman untuk melanjutkan perjalanan.

2. Setrip
Rambu lalu lintas setrip berwarna putih dengan dasar warna merah berarti pengendara mobil atau motor dilarang masuk ke tempat tersebut. Rambu larangan ini berlaku untuk pengendara maupun pejalan kaki. Namun ada beberapa kendaraan yang mendapat pengecualian, seperti kendaraan polisi, rumah sakit, dan beberapa pihak lainnya.

3. Angka Kecepatan Berkendara dalam Kilometer (KM)
Jenis rambu lalu lintas ini memberitahukan pengendara dilarang melampaui batas kecepatan sesuai angka yang tertera di rambu. Biasanya rambu peringatan kecepatan memiliki penjelasan tambahan. Rambu ini paling sering ditemukan di jalan tol.

4. S Dicoret
Rambu dengan tanda S menandakan pengendara mobil atau motor harus stop atau berhenti. Bila melihat rambu S dicoret artinya pengendara dilarang berhenti di sepanjang jalan tempat rambu itu dipasang.

5. P Dicoret
Biasanya rambu P menandakan boleh parkir. Namun apabila menemukan rambu dengan tulisan P dicoret, pengendara mobil atau motor dilarang parkir di sepanjang jalan tersebut.

6. Putar Balik Dicoret
Rambu petunjuk ini biasanya terlihat di persimpangan atau di jalan satu arah. Keberadaan rambu ini untuk menghindari kemacetan di area tersebut.

7. Belok (Kiri/Kanan) Dicoret
Rambu berbelok dicoret menandakan pengendara mobil atau motor tidak boleh berbelok ke arah tersebut. Rambu larahgan ini biasanya ditemui di area persimpangan atau jalan satu arah.

Rambu lalu lintas dilarang belok kiri biasanya untuk menghindari kemacetan atau penumpukkan kendaraan. Sedangkan rambu dilarang belok kanan biasanya digunakan untuk mencegah tabrakan antar pengendara bermotor di jalur kiri dan kanan.

Baca: Inilah Perbedaan Rambu Dilarang Parkir dan Dilarang Berhenti

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.







Kenaikan Tarif Jalan Tol Diumumkan Besok, Ada Puluhan Tol?

3 jam lalu

Kenaikan Tarif Jalan Tol Diumumkan Besok, Ada Puluhan Tol?

PUPR melaporkan progres penyesuaian tarif tol baru masih menunggu amandemen Penandatanganan Amandemen Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) diteken.


Waskita: Volume Lalu Lintas di Tol Becakayu Naik 42 Persen Setelah 3 Akses Baru Dibuka

22 jam lalu

Waskita: Volume Lalu Lintas di Tol Becakayu Naik 42 Persen Setelah 3 Akses Baru Dibuka

Volume lalu-lintas harian di Tol Becakayu pada 3 Oktober 2022 menembus 27 ribu kendaraan.


Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-CIkampek Berlangsung hingga Pekan Depan

4 hari lalu

Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-CIkampek Berlangsung hingga Pekan Depan

Terdapat 3 pekerjaan rekonstruksi rigid dan perbaikan 2 jembatan di Tol Jakarta-Cikampek yang diperkirakan rampung seluruhnya pada Ahad depan.


Kontruksi Seksi 2 Jalan Tol Semarang - Demak 92,73 Persen, PUPR Targetkan Akhir Tahun Kelar

5 hari lalu

Kontruksi Seksi 2 Jalan Tol Semarang - Demak 92,73 Persen, PUPR Targetkan Akhir Tahun Kelar

PUPR mengungkapkan progres pembangunan Seksi 2 Tol Semarang-Demak mencapai 92,73 persen.


3 Jalur Baru Jalan Tol Becakayu Resmi Beroperasi Hari Ini

5 hari lalu

3 Jalur Baru Jalan Tol Becakayu Resmi Beroperasi Hari Ini

PT Waskita Toll Road (WTR) melalui Badan Usaha Jalan Tol yang dimiliki, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku pemilik konsesi Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu atau Becakayu mulai mengoperasikan tiga jalur tambahan.


Raih PMN Rp 28,8 T, Berapa Panjang Tol Trans Sumatera yang Hutama Karya Rampungkan?

6 hari lalu

Raih PMN Rp 28,8 T, Berapa Panjang Tol Trans Sumatera yang Hutama Karya Rampungkan?

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan dapat menyambung Jalan Tol Trans Sumatra hingga 1.250 kilometer pada 2024.


5 Tanda Saatnya Mengganti Ban Mobil, Apakah Patokannya 5 Tahun Sekali?

7 hari lalu

5 Tanda Saatnya Mengganti Ban Mobil, Apakah Patokannya 5 Tahun Sekali?

Apabila mobil Anda telah menempuh jarak 40.000 hingga 50.000 kilometer, sebaiknya Anda segera mengganti ban mobil. Apa lagi tanda lainnya?


Bayar Tol Tanpa Sentuh Mulai Diberlakukan Akhir Tahun Ini, Simak Mekanismenya

8 hari lalu

Bayar Tol Tanpa Sentuh Mulai Diberlakukan Akhir Tahun Ini, Simak Mekanismenya

Sistem bayar tol tanpa sentuh (Multi Lane Free Flow/MLFF) akan diberlakukan di beberapa jalan tol mulai akhir tahun 2022.


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

11 hari lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Ruas Tol Pondok Aren-Serpong KM 08 Masih Ditutup Karena Banjir

12 hari lalu

Ruas Tol Pondok Aren-Serpong KM 08 Masih Ditutup Karena Banjir

Satu jam lebih sejak banjir, ruas tol Pondok Aren-Serpong Km 08 masih tertutup banjir dan sementara belum bisa dilintasi.