10 Pelanggaran Lalu Lintas yang Bisa Kena Tilang ETLE, Begini Cara Kerjanya Tilang Elektronik

Sejumlah kendaraan melintasi jalan yang menggunakan kamera sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement terpasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Medan Merdeka Barat, Patung Kuda Monas, Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Penerapan E-TLE terhadap kendaraan roda dua ini akan berlangsung di Jalan Sudirman - Thamrin dan koridor 6 Transjakarta, yaitu Ragunan - Dukuh Atas. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk tidak melakukan operasi penindakan tilang pengendara lalu lintas secara manual.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya terus memaksimalkan penggunaan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement atau ETLE statis bagi pelanggar lalu lintas.

Tentu setiap sistem baru yang hadir memiliki kemampuan dan Batasan masing-masing. Begitu pula dengan ETLE ini yang dinilai memiliki perbedaan dengan sistem penilangan manual yang salah satunya dari sistem pelanggaran. Lantas apa iitu lengkapnya penilangan melalui ETLE?

Apa Itu ETLE?

Dikutip dari etle.jatim.polri.go.id, ETLE merupakan suatu cara menerapkan teknologi informasi untuk mencatat sejumlah pelanggaran yang terjadi ketika berlalu lintas melalui kamera elektronik. ETLE yang pertama diujicobakan pada tanggal 1 Oktober 2018 ini sudah dipakai menyeluruh secara nasional.

Tujuannya tentu untuk meminimalisasi pihak yang melakukan pemerasan pungutan liar ketika penindakan pelanggaran terjadi. Tak hanya itu, ETLE juga menjadi bentuk peningkatan kesadaran terhadap pengendara atas kedisiplinan masing-masingnya.

Baca: Bagaimana Proses Tilang ETLE dan Cara Membayar Denda

Pelanggaran yang Ditindak dalam Tilang Online

Terdapat 10 pelanggaran lalu lintas yang akan ditindaklanjuti dalam ETLE sesuai dengan aturan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Berikut adalah 10 pelanggaran yang akan terekam oleh kamera tilang elektronik:

  1. Pelanggaran traffic light dan marka jalan
  2. Pelanggaran tidak mengenakan sabuk keselamatan
  3. Pelanggaran berkendara sambil mengoperasikan ponsel
  4. Pelanggaran batas kecepatan
  5. Pelanggaran pelat nomor palsu
  6. Pelanggaran melawan arus.
  7. Pelanggaran menerobos lampu merah.
  8. Pelanggaran tidak menggunakan helm.
  9. Pelanggaran berboncengan lebih dari tiga orang
  10. Pelanggaran tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor.

Berbagai pelanggaran di atas merupakan jenis pelanggaran yang sering terjadi, namun sering tidak disadari ketika berkendara. Bahkan beberapa di antaranya sengaja dilakukan karena menganggap tidak ada polisi di tengah jalan yang akan melakukan penilangan.

Bagaimana ETLE Bekerja?

Setiap sistem yang dibentuk dengan alat elektronik tentu memiliki tahapannya kerjanya yang berkaitan dengan proses digital. Berikut adalah tahapan-tahapannya yang perlu kalian ketahui, meliputi:

  1. Perangkat elekrtonik akan secara otomatis menangkap dan mencatat suatu pelanggaran melalui kamera tilang yang dipasang.
  2. Perangkat akan mengirimkan barang bukti pelanggaran ke back office ETLE di Regional Traffic Management Centre atau RTMC Polda. Hal ini dilakukan sebagai validasi bukti pelanggaran.
  3. Melakukan validasi data regident untuk pencocokan fisik kendaraan yang diterima pada foto atau video, dengan data yang ada pada database registrasi kendaraan.
  4. Pencetakan dokumen yang berisikan alamat pemilik kendaraan didapatkan dari database registrasi, identifikasi kendaraan bermotor disertakan pada dokumen konfirmasi, dan alamat pengiriman pada amplop.
  5. Pengiriman surat konfirmasi melaui kurir pengiriman dan nantinya akan menunggu konfirmasi dari pelanggar.
  6. Tahap penyelasain dilakukan setelah pelanggar mendapatkan "Blangko Tilang". Maka pelanggar dapat menyelesaikan pelanggaran terkait dengan membayarkan via Bank menggunakan kode pembayaran yang Anda terima.

FATHUR RACHMAN

Baca juga: Begini Modus Penipuan Berkedok Tilang Elektronik

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Sidang Kode Etik Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tersangka Hanya Berlangsung Sehari, Hasilnya Masih Jadi Tanda Tanya

5 jam lalu

Sidang Kode Etik Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tersangka Hanya Berlangsung Sehari, Hasilnya Masih Jadi Tanda Tanya

Polda Metro Jaya belum mengungkapkan hasil sidang kode etik terhadap penyidik yang mengusut perkara mahasiswa UI tersangka.


Alasan Beberapa Penyidik yang Usut Kasus Mahasiswa UI Tersangka Disidang Kode Etik

5 jam lalu

Alasan Beberapa Penyidik yang Usut Kasus Mahasiswa UI Tersangka Disidang Kode Etik

Polda Metro Jaya menyampaikan alasan beberapa penyidik yang mengusut kasus mahasiswa UI tersangka disidang kode etik.


Kapolri Listyo Sigit Pastikan Seluruh Penumpang Susi Air Dievakuasi, Pilot Masih Dicari

12 jam lalu

Kapolri Listyo Sigit Pastikan Seluruh Penumpang Susi Air Dievakuasi, Pilot Masih Dicari

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan tim gabungan TNI-Polri berhasil mendeteksi lokasi pilot pesawat Susi Air tersebut.


27 Titik Putar Balik di Jakarta Bakal Ditutup Mulai Juni 2023, Ini Daftar Lokasinya

13 jam lalu

27 Titik Putar Balik di Jakarta Bakal Ditutup Mulai Juni 2023, Ini Daftar Lokasinya

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menutup 27 titik putar balik (u-turn) yang ada di Ibu Kota mulai Juni 2023.


Salah Prosedur Penetapan Mahasiswa UI Tersangka, Penyidik Polda Metro Jalani Sidang Kode Etik

22 jam lalu

Salah Prosedur Penetapan Mahasiswa UI Tersangka, Penyidik Polda Metro Jalani Sidang Kode Etik

Beberapa penyidik Polda Metro Jaya menjalani sidang kode etik akibat adanya salah prosedur penetapan tersangka mahasiswa UI yang tewas ditabrak.


TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

1 hari lalu

TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

Wakil Ketua DPR menilai pemerintah selama ini telah memberikan banyak toleransi terhadap teror yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM.


Tilang Manual Kembali Diterapkan, Ini Perbedaan Surat Tilang Warna Merah dan Biru

1 hari lalu

Tilang Manual Kembali Diterapkan, Ini Perbedaan Surat Tilang Warna Merah dan Biru

Ada dua jenis surat tilang, yakni surat tilang warna merah dan surat tilang warna biru. Lantas, apa perbedaan keduanya?


Kasus Pengubahan Putusan MK: Jokowi Diminta Lakukan Ini

1 hari lalu

Kasus Pengubahan Putusan MK: Jokowi Diminta Lakukan Ini

Advokat Zico Leonardo Djagardo Simanjunta mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi soal kasus pengubahan putusan MK.


Rapim TNI dan Polri Bahas Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024

1 hari lalu

Rapim TNI dan Polri Bahas Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024

Selain pengamanan Pemilu 2024, juga dibahas terkait dukungan TNI dan Polri terhadap agenda strategis nasional tahun 2023.


Operasi Keselamatan di Makassar Incar Knalpot Brong, Catat Lokasinya

1 hari lalu

Operasi Keselamatan di Makassar Incar Knalpot Brong, Catat Lokasinya

Sepeda motor dengan knalpot brong menjadi salah satu sasaran penindakan dalam Operasi Keselamatan Jaya di Makassar.