Formula 1: Mattia Binotto Resmi Tinggalkan Ferrari

Reporter

Bos Ferrari Mattia Binotto dalam foto 12 April 2019 di Sirkuit Internasional Shanghai, China. (REUTERS/Aly Song) (REUTERS)

TEMPO.CO, Jakarta - Ferrari telah mengumumkan bahwa bos tim Mattia Binotto akan meninggalkan posisinya pada akhir tahun, mengakhiri spekulasi selama berminggu-minggu.

Binotto, yang awalnya bergabung dengan Ferrari sebagai insinyur mesin pada tahun 1995, naik menjadi kepala tim menjelang musim 2019.

Setelah mengarungi musim 2020 dan 2021, Ferrari mengeksploitasi peraturan baru F1 untuk tampil sebagai kekuatan terdepan – mengklaim hasil satu-dua dengan pembalap Charles Leclerc dan Carlos Sainz pada seri pembuka 2022 di Bahrain.

Namun, setelah beberapa kesuksesan di awal musim, performa tim mulai tidak stabil di pertengahan musim. Akhirnya terlempar dari persaingan dan kalah telak dari Red Bull Racing. 

Binotto tidak akan lagi tampil di pit Ferrari mulai musim 2023. Laporan awal tentang perubahan struktural di media Italia dibantah oleh Ferrari, tetapi spekulasi lebih lanjut muncul setelah final musim Abu Dhabi dan Scuderia merilis pernyataan pada Selasa pagi untuk mengonfirmasi bahwa Binotto telah mengundurkan diri.

Ferrari belum mengumumkan pengganti Binotto, tetapi berharap sudah akan menemukan nama yang tepat pada tahun baru. 

“Dengan menyesal, saya telah memutuskan untuk mengakhiri kolaborasi saya dengan Ferrari,” kata Binotto seperti dikutip dari laman resmi Formula1.com, Selasa, 29 November 2022.

“Saya meninggalkan perusahaan yang saya cintai, yang telah menjadi bagian saya selama 28 tahun, dengan ketenangan yang berasal dari keyakinan bahwa saya telah melakukan segala upaya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan."

CEO Ferrari Benedetto Vigna tetap memuji kinerja Binotto meski gagal bersaing dengan Red Bull Racing. “Saya ingin berterima kasih kepada Mattia atas kontribusinya yang luar biasa selama 28 tahun bersama Ferrari dan khususnya untuk memimpin tim kembali ke posisi kompetitif selama setahun terakhir ini," kata dia. 

Dari 22 seri yang digelar, Ferrari hanya mampu meraih empat kemenangan. Sedangkan Red Bull Racing mendominasi dengan 17 kemenangan, dan Mercedes sekali menang. 

Baca juga: Formula 1: Mattia Binotto Dikabarkan Hengkang dari Ferrari

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Formula 1: Alfa Romeo Pamerkan Livery Baru, Warnanya Berubah

13 jam lalu

Formula 1: Alfa Romeo Pamerkan Livery Baru, Warnanya Berubah

Tim Alfa Romeo telah memamerkan livery mobil balap barunya di Zurich Swiss, pada Selasa, 7 Februari 2023.


Formula 1 2023, Max Verstappen Tantang Lewis Hamilton

1 hari lalu

Formula 1 2023, Max Verstappen Tantang Lewis Hamilton

Max Verstappen menilai penampilan Lewis Hamilton dapat bersaing selama Mercedes memberinya mobil dengan performa yang bagus.


Williams Luncurkan Livery Baru untuk Formula 1 2023, Lihat Ubahannya

1 hari lalu

Williams Luncurkan Livery Baru untuk Formula 1 2023, Lihat Ubahannya

Tim Williams telah memamerkan livery baru untuk mengarungi Grand Prix Formula 1 2023 di markas besar perusahaan Grove di Inggris.


Honda Tetap Suplai Power Unit untuk Red Bull di Balap F1 2023

1 hari lalu

Honda Tetap Suplai Power Unit untuk Red Bull di Balap F1 2023

Power unit Honda ini disuplai untuk dua tim Red Bull Group, yakni Oracle Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri, hingga akhir tahun 2025.


Club Ferrari Indonesia Diminta Dorong Sport Automotive Tourism, Apa Itu?

3 hari lalu

Club Ferrari Indonesia Diminta Dorong Sport Automotive Tourism, Apa Itu?

Menurut Bamsoet, sembari touring anggota klub Ferrari bisa mendokumentasikan keindahan alam dan pariwisata lalu mempromosikannya di media sosial.


Max Verstappen Sebutkan Saingan Terberatnya di Formula 1 2023

3 hari lalu

Max Verstappen Sebutkan Saingan Terberatnya di Formula 1 2023

Tim Formula 1 Red Bull Racing memperkenalkan mobil balap RB19 untuk musim 2023. Max Verstappen masih bersama rekan setimnya, Sergio Perez.


Formula 1: Red Bull Luncurkan Mobil Baru RB19, Yakin Performa Lebih Baik

4 hari lalu

Formula 1: Red Bull Luncurkan Mobil Baru RB19, Yakin Performa Lebih Baik

Red Bull Racing masih akan mengandalkan duo pembalap Max Verstappen dan Sergio Perez untuk balap Formula 1 musim 2023.


Formula 1: Ford Jadi Pemasok Mesin Red Bull Racing Mulai 2026

4 hari lalu

Formula 1: Ford Jadi Pemasok Mesin Red Bull Racing Mulai 2026

Ford dan Red Bull akan mengembangkan mesin baru untuk balap Formula 1 mulai musim 2026.


Honda Jadi Pemasok Mesin Formula 1 2026-2030

4 hari lalu

Honda Jadi Pemasok Mesin Formula 1 2026-2030

Karena Red Bull telah bekerja sama dengan Ford mulai musim 2026, Honda kemungkinan besar akan mencari tim baru yang akan menggunakan mesin buatannya.


Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

5 hari lalu

Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

Tim Alpine Formula 1, yang didukung Renault, menyatakan sangat terpukul dengan wafatnya mantan pembalap Jean-Pierre Jabouille.