Motor Listrik Charged Bisa Disewa, Biayanya Rp 1,65 Juta per Bulan

Reporter

Charged Indonesia, partner lokal Vmoto Soco Group, meluncurkan tiga model motor listrik baru pada Senin, 24 Oktober 2022. Ketiga motor listrik baru itu Anoa, Maleo, dan Rimau. FOTO: TEMPO/Dicky K.

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen motor listrik Charged Indonesia berusaha mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kendaraan elektrifikasi. Maka dari itu mereka menawarkan produknya dengan sistem sewa.

Karena saat ini produk kendaraan listrik dibanderol dengan harga yang terbilang mahal untuk kantong masyarakat Indonesia. Dengan adanya sistem sewa, konsumen tidak perlu merogoh kocek begitu dalam.

Pelanggan juga nantinya tidak perlu lagi mengkhawatiri kondisi baterai sepeda motor listrik tersebut. Hal itu disampaikan langsung oleh Chief Commercial Officer Charged Indonesia Stephanus Widi.

“Dengan harga segitu, pelanggan tidak perlu khawatir tentang baterainya yang rusak, atau mungkin perlu perbaikan lainnya. Sebab, pelanggan hanya tinggal menghubungi hotline kami yang tersedia selama 24 jam,” kata dia, dikutip dari Bisnis.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Charged Indonesia menyiapkan satu fleet khusus untuk menerima panggilan pelanggan. Itu dilakukan melalui pelayanan on spot support atau on the spot.

Setiap konsumen yang menyewa motor listrik Charged juga bisa melakukan penambahan aksesoris, seperti keranjang, box, hingga baterai. Para pelanggan nantinya dikenakan biaya tambahan sesuai dengan ketentuan Charged Indonesia.

“Rp 1,65 juta pelanggan standarnya akan mendapatkan satu baterai bisa mencapai 100 km, tapi kalau pelanggan memerlukan satu baterai tambahan itu bisa saja dengan biaya sekitar 18 ribu per hari. Alhasil, pelanggan akan memiliki jarak tempuh 200 km dan itu jauh lebih cukup,” jelas Stephanus.

Sistem sewa motor listrik ini dinilai menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mempercepat peralihan ke kendaraan listrik. Karena sebagian besar konsumen kurang percaya dengan ketahanan kendaraan listrik dan baterainya.

Charged Indonesia sendiri menghadirkan tiga varian motor listrik, yakni Anoa, Maleo dan Rimau. Secara berurutan, tiga sepeda motor listrik tersebut mampu melaju dengan kecepatan tertinggi 90 km/jam, 70 km/jam dan 95 km/jam.

Baca juga: Indonesia dan Swedia Bakal Kembangkan Bus Listrik Transjakarta

BISNIS

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

5 jam lalu

Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

Menteri Luhut buka suara ihwal kelanjutan rencana pemerintah memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik.


Kendaraan Listrik Belum Bisa Diterapkan ke Angkutan Perintis, Ini Alasannya

8 jam lalu

Kendaraan Listrik Belum Bisa Diterapkan ke Angkutan Perintis, Ini Alasannya

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik belum bisa diterapkan untuk angkutan perintis. Kenapa?


Harga Kendaraan Listrik Turun, Rivian Automotif PHK 840 Karyawan

11 jam lalu

Harga Kendaraan Listrik Turun, Rivian Automotif PHK 840 Karyawan

Rivian Automotif melakukan PHK terhadap 840 karyawan karena kondisi perusahaan sedang mengalami kesulitan ekonomi dan harga kendaraan listrik turun.


Kemenhub: Kendaraan Listrik Bukan untuk Angkutan Perintis

1 hari lalu

Kemenhub: Kendaraan Listrik Bukan untuk Angkutan Perintis

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum berencana menggunakan kendaraan listrik sebagaii angkutan perintis.


Kendaraan Listrik di Indonesia Dinilai Belum Sesuai Bisnis Produsen, Kenapa?

1 hari lalu

Kendaraan Listrik di Indonesia Dinilai Belum Sesuai Bisnis Produsen, Kenapa?

Pengembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini dianggap belum sesuai dengan arah bisnis dari para pemain industri otomotif.


Wakil Dubes Inggris Bertemu Pejabat Pemda Bali, Bahas Transportasi Hijau

1 hari lalu

Wakil Dubes Inggris Bertemu Pejabat Pemda Bali, Bahas Transportasi Hijau

Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia Matt Downing ingin menjajaki kemitraan terkait transportasi hijau saat bertemu dua pejabat Pemda Bali.


Bus Listrik Daimler Akan Hadir di Indonesia pada Kuartal Ke-2 Tahun Ini

1 hari lalu

Bus Listrik Daimler Akan Hadir di Indonesia pada Kuartal Ke-2 Tahun Ini

PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia dilaporkan telah merencanakan untuk membawa bus listrik ke Tanah Air.


Soal Ekosistem Kendaraan Listrik, Anggota DPR Minta Pemerintah Realistis

1 hari lalu

Soal Ekosistem Kendaraan Listrik, Anggota DPR Minta Pemerintah Realistis

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno meminta pemerintah realistis dengan target pembentukan ekosistem kendaraan listrik atau EV di Indonesia.


Bermodal Cadangan Nikel Berlimpah, Jokowi Optimistis Industri EV Indonesia Tumbuh Pesat

2 hari lalu

Bermodal Cadangan Nikel Berlimpah, Jokowi Optimistis Industri EV Indonesia Tumbuh Pesat

Melimpahnya cadangan nikel tersebut membuat pemerintah Indonesia membuka kesempatan bagi para investor untuk berinvestasi di Tanah Air.


Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Rp 1,2 Miliar untuk 2 Mobil Listrik

2 hari lalu

Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Rp 1,2 Miliar untuk 2 Mobil Listrik

Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, saat ini telah mengalokasikan anggaran untuk pembelian dua unit mobil listrik pada 2023.