Bos Ducati Bicara Penyebab Turunnya Performa Pabrikan Jepang di MotoGP

Reporter


TEMPO.CO, Jakarta - General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna turut mengomentari penurunan performa tim pabrikan Jepang di Grand Prix MotoGP dalam tiga musim terakhir. Menurutnya ada beberapa faktor mengapa pabrikan Jepang saat ini kalah bersaing dengan tim Eropa.

Pada MotoGP 2022 lalu, tim Eropa mampu menorehkan 15 kemenangan (Ducati 12 kali, KTM dua kali dan Aprilia satu kali). Sedangkan tim pabrikan Jepang hanya bisa memenangkan lima kemenangan sepanjang musim (Yamaha tiga kali dan Suzuki dua kali).

Bahkan tim sekaliber Honda saja gagal menorehkan satu kemenangan pun di MotoGP 2022. Hal tersebut membuktikan penurunan performa yang dialami tim pabrikan Jepang, yang kerap mendominasi balapan sejak 2002.

“Ketika Anda mendapatkan hasil yang bagus, adalah normal untuk memperlambat perkembangan. Mereka yang harus mengejar juga mereka yang mengambil risiko lebih banyak, menguji lebih banyak, mengembangkan lebih banyak," kata Dall’Igna, dilansir dari Speedweek.

“Sebaliknya, siapa pun yang berada di atas berisiko tersesat. Ini hampir manusiawi. Ini adalah pelajaran penting untuk dipelajari. Anda tidak boleh diam, Anda harus mengembangkan diri dan Anda harus berkembang lebih jauh," kata pra berusia 56 tahun tersebut.

Terlepas dari itu, Dall’Igna juga memberikan tanggapannya terkait format baru Grand Prix MotoGP 2023 dengan menambahkan agenda Sprint Race. Menurut dia, ini merupakan ide yang bagus untuk meningkatkan jumlah penonton.

“Sabtu pasti akan menjadi hari yang paling menarik di akhir pekan, dengan kombinasi kualifikasi dan sprint race. Tingkat adrenalin akan sangat-sangat tinggi. Secara keseluruhan, saya berharap jika kita semua membuat pengorbanan kecil, kita bisa membuat dunia yang sudah mulia ini semakin bersinar," ujar dia.

Baca juga: Meski Tak Macet, Jalur Puncak-Cianjur Terapkan Satu Arah Selama Libur Imlek

SPEEDWEEK

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Mengenal Marie Kondo, Konsultan Beberes Rumah yang Menyerah saat Punya 3 Anak

17 jam lalu

Mengenal Marie Kondo, Konsultan Beberes Rumah yang Menyerah saat Punya 3 Anak

Berikut profil Marie Kondo, yang mencetuskan metode KonMari dengan cara memilah barang tidak penting dan tak terpakai (decluttering).


PM Jepang Kishida Pecat Sekretaris yang Mengomel Soal LGBT

18 jam lalu

PM Jepang Kishida Pecat Sekretaris yang Mengomel Soal LGBT

Popularitas Kishida berkurang setengah menjadi sekitar 30% sejak tahun lalu, setelah banyak pejabat senior mengundurkan diri karena skandal.


Kejurnas Motor 250cc Jadi Balapan Pendukung WSBK Mandalika 2023

1 hari lalu

Kejurnas Motor 250cc Jadi Balapan Pendukung WSBK Mandalika 2023

Kejurnas balap motor sportbike 250cc akan menjadi balapan pendukung WSBK Mandalika pada 3-5 Maret 2023.


Pemilik 8.200 Honda Dilarang Mengemudikan Mobilnya karena Masalah Airbag

1 hari lalu

Pemilik 8.200 Honda Dilarang Mengemudikan Mobilnya karena Masalah Airbag

Ke-8.200 mobil Honda dilaporkan belum melakukan penggantian inflator kantong udara Takata yang sebelumnya terkenal recall untuk perbaikan.


Honda Jadi Pemasok Mesin Formula 1 2026-2030

1 hari lalu

Honda Jadi Pemasok Mesin Formula 1 2026-2030

Karena Red Bull telah bekerja sama dengan Ford mulai musim 2026, Honda kemungkinan besar akan mencari tim baru yang akan menggunakan mesin buatannya.


Jelang Debut di GasGas, Pol Espargaro: Saya Lebih Baik dari 2 Musim Lalu

1 hari lalu

Jelang Debut di GasGas, Pol Espargaro: Saya Lebih Baik dari 2 Musim Lalu

Pol Espargaro bakal menjalani Grand Prix MotoGP 2023 bersama tim barunya, yakni Tech3 GasGas Factory Racing. Bagaimana persiapannya?


Dapat Wildcard di MotoGP Jerez 2023, Dani Pedrosa Bicara Tujuannya

1 hari lalu

Dapat Wildcard di MotoGP Jerez 2023, Dani Pedrosa Bicara Tujuannya

Pembalap penguji KTM Dani Pedrosa dipastikan menerima wildcard pada Grand Prix MotoGP 2023, tepatnya di Sirkuit Jerez, Sapnyol. Apa tujuannya?


10 Perusahaan Otomotif Terbesar di Dunia, Volkswagen Teratas

2 hari lalu

10 Perusahaan Otomotif Terbesar di Dunia, Volkswagen Teratas

Perusahaan otomotif asal Jerman, Volkswagen Group termasuk dengan pendapatan terbesar di dunia. Berikut ini 10 perusahaan otomotif terbesar di dunia


MotoGP: KTM Kembangkan Aerodinamis, Pakai Teknologi Formula 1

2 hari lalu

MotoGP: KTM Kembangkan Aerodinamis, Pakai Teknologi Formula 1

Tim pabrikan KTM dilaporkan bakal terus melakukan pengembangan aerodinamis motor balapnya di kelas MotoGP. Nantinya mereka pakai teknologi Formula 1.


Bos Ducati: Marc Marquez adalah Masalah Bagi Kami di MotoGP 2023

2 hari lalu

Bos Ducati: Marc Marquez adalah Masalah Bagi Kami di MotoGP 2023

Manajer pabrikan Ducati Davide Tardozzi menilai bahwa Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi salah satu masalah bagi timnya.