Alex Marquez Bicara Keunggulan Tim Eropa dari Jepang di MotoGP

Reporter

Tampilan baru Gresini Racing MotoGP 2023. (Kiri-Kanan) Alex Marquez, Nadia Padovani sebagai pemilik tim Gresini, dan Fabio Di Giannatonio. (Foto: Gresini Racing)

TEMPO.CO, JakartaAlex Marquez baru-baru ini mengomentari penampilan apik yang diperlihatkan tim pabrikan Eropa di Grand Prix MotoGP. Bahkan performa mereka mampu unggul dari tim Jepang dalam tiga musim terakhir.

Terbukti, Ducati berhasil menjadi juara konstruktor MotoGP dalam tiga musim berturut-turut sejak 2019 lalu. Mereka mampu merusak dominasi tim pabrikan Jepang, dengan total kemenangan sebanyak 15 kali dari 20 seri balapan musim lalu.

Sedangkan tim pabrikan Jepang hanya meraih lima kemenangan sepanjang Grand Prix MotoGP 2022. Lima kemenangan tersebut mampu dikantongi oleh tim pabrikan Yamaha sebanyak 3 kali, dan Suzuki 2 kali.

“Tampaknya pabrikan Eropa memiliki keunggulan. Tetapi keunggulan ini tidak ada hubungannya dengan fakta bahwa mereka berbasis di Eropa. Mereka memiliki cara kerja yang berbeda dan jauh lebih cepat dalam melakukan hal baru. Saya pikir Ducati sekarang jadi acuan,” kata dia, dilansir dari Speedweek.

“Nampaknya dengan semua teknologi yang kami miliki di motor, pengendara tidak bisa membuat banyak perbedaan. Tapi itu sama untuk semua orang. Setiap orang memiliki alat yang sama,” tambah Alex Marquez. 

Lebih lanjut Marquez seakan membenarkan bahwa pabrikan Eropa lebih unggul dibandingkan dengan tim Jepang di MotoGP. Itu ia ungkapkan setelah resmi memperkuat tim Gresini Racing untuk musim 2023.

"Kita harus melihat bagaimana perkembangannya. Tapi sepertinya orang Eropa lebih cepat dan memiliki mentalitas yang berbeda, yang merupakan keuntungan bagi para pembalap saat ini," tutup dia.

Sebelumnya, Alex Marquez juga sempat mengatakan bahwa dirinya mengalami kesulitan ketika membela tim LCR Honda. Menurut dia, kinerja tim teknisi Honda tidak bekerja sebagai mestinya, sehingga ia memilih hengkang.

“Tiga tahun yang sulit bersama Honda, terutama musim terakhir. Tidak mudah bagi seorang pembalap untuk mengendarai motor yang sama dari Qatar (seri pertama) ke Valencia (seri terakhir). Jika itu adalah motor yang kompetitif, bagus, tapi jika Anda memiliki banyak masalah, sangat sulit memainkan 20 balapan," kata dia beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pj Gubernur DKI Bakal Tampung Pendapat Warga soal Jalan Berbayar

SPEEDWEEK

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Mengenal Marie Kondo, Konsultan Beberes Rumah yang Menyerah saat Punya 3 Anak

16 jam lalu

Mengenal Marie Kondo, Konsultan Beberes Rumah yang Menyerah saat Punya 3 Anak

Berikut profil Marie Kondo, yang mencetuskan metode KonMari dengan cara memilah barang tidak penting dan tak terpakai (decluttering).


PM Jepang Kishida Pecat Sekretaris yang Mengomel Soal LGBT

17 jam lalu

PM Jepang Kishida Pecat Sekretaris yang Mengomel Soal LGBT

Popularitas Kishida berkurang setengah menjadi sekitar 30% sejak tahun lalu, setelah banyak pejabat senior mengundurkan diri karena skandal.


Kejurnas Motor 250cc Jadi Balapan Pendukung WSBK Mandalika 2023

1 hari lalu

Kejurnas Motor 250cc Jadi Balapan Pendukung WSBK Mandalika 2023

Kejurnas balap motor sportbike 250cc akan menjadi balapan pendukung WSBK Mandalika pada 3-5 Maret 2023.


Jelang Debut di GasGas, Pol Espargaro: Saya Lebih Baik dari 2 Musim Lalu

1 hari lalu

Jelang Debut di GasGas, Pol Espargaro: Saya Lebih Baik dari 2 Musim Lalu

Pol Espargaro bakal menjalani Grand Prix MotoGP 2023 bersama tim barunya, yakni Tech3 GasGas Factory Racing. Bagaimana persiapannya?


Dapat Wildcard di MotoGP Jerez 2023, Dani Pedrosa Bicara Tujuannya

1 hari lalu

Dapat Wildcard di MotoGP Jerez 2023, Dani Pedrosa Bicara Tujuannya

Pembalap penguji KTM Dani Pedrosa dipastikan menerima wildcard pada Grand Prix MotoGP 2023, tepatnya di Sirkuit Jerez, Sapnyol. Apa tujuannya?


MotoGP: KTM Kembangkan Aerodinamis, Pakai Teknologi Formula 1

2 hari lalu

MotoGP: KTM Kembangkan Aerodinamis, Pakai Teknologi Formula 1

Tim pabrikan KTM dilaporkan bakal terus melakukan pengembangan aerodinamis motor balapnya di kelas MotoGP. Nantinya mereka pakai teknologi Formula 1.


Bos Ducati: Marc Marquez adalah Masalah Bagi Kami di MotoGP 2023

2 hari lalu

Bos Ducati: Marc Marquez adalah Masalah Bagi Kami di MotoGP 2023

Manajer pabrikan Ducati Davide Tardozzi menilai bahwa Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi salah satu masalah bagi timnya.


Wisatawan ke Inggris Akan Diwajibkan Isi Aplikasi Online dan Bayar

3 hari lalu

Wisatawan ke Inggris Akan Diwajibkan Isi Aplikasi Online dan Bayar

Peluncuran ETA adalah bagian dari upaya Inggris untuk sepenuhnya mendigitalkan perbatasannya pada 2025.


Intip Kesiapan Sirkuit Mandalika Menggelar Balap WSBK dan MotoGP 2023

3 hari lalu

Intip Kesiapan Sirkuit Mandalika Menggelar Balap WSBK dan MotoGP 2023

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengungkapkan bahwa Sirkuit Mandalika siap menggelar balapan World Superbike (WSBK) dan MotoGP 2023.


Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

4 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.