Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Insentif Mobil Listrik: Harga Hyundai Ioniq 5 Berkurang Banyak

image-gnews
Hyundai meluncurkan kendaraan listrik Ioniq 5 rakitan Singapura mereka di Singapore Motor Show, di Singapura 13 Januari 2023. 100 unit rakitan pertama memiliki pelat mobil khusus, dari EVS1L hingga EVS100J, sebagai bagian dari lelang untuk amal. REUTERS/Edgar Su
Hyundai meluncurkan kendaraan listrik Ioniq 5 rakitan Singapura mereka di Singapore Motor Show, di Singapura 13 Januari 2023. 100 unit rakitan pertama memiliki pelat mobil khusus, dari EVS1L hingga EVS100J, sebagai bagian dari lelang untuk amal. REUTERS/Edgar Su
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah memberikan insentif mobil listrik per 1 April hingga Desember 2023 bagi konsumen. Insentif tersebut berupa diskon pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen setiap pembelian mobil listrik.

Berkat insentif mobil listrik, konsumen hanya menanggung PPN 1 persen dari PPN 11 persen sebelum insentif. Sedangkan 10 persennya ditanggung pemerintah.

Diskon pajak PPN ini diberikan untuk mobil listrik yang memenuhi kriteria produksi dalam negeri dan TKDN minimal 40 persen.

Ada dua mobil listrik yang memenuhi syarat pemberian insentif mobil listrik, yakni Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5.

Ketentuan potongan PPN hingga cara perhitungan insentif diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38 Tahun 2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2023.

Menurut situs resmi Hyundai Indonesia, harga Hyundai Ioniq 5 Rp 748 juta untuk tipe Prime Standard Range, Rp 789 juta tipe Prime Long Range, Rp 809 juta tipe Signature Standard Range, dan Rp 859 juta tipe Signature Long Range.

Berikut perhitungan insentif mobil listrik berupa diskon pajak PPN menjadi 1 untuk Hyundai Ioniq 5:

Ioniq 5 Prime Standard Range
PPN Ditanggung Konsumen:
Harga Jual: 1/11 x Rp 748.000.000 = Rp 68.000.000
PPN: 11 persen x Rp 68.000.000 = Rp 7.480.000

PPN Ditanggung Pemerintah:
Harga Jual: 10/11 x Rp 748.000.000 = Rp 680.000.000
PPN: 11 persen x Rp 680.000.000 = Rp 74.800.000

Ioniq 5 Prime Long Range
PPN Ditanggung Konsumen:
Harga Jual: 1/11 x Rp 789.000.000 = Rp 71.727.272,73
PPN: 11 persen x Rp 71.727.272,73 = Rp 7.890.000

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

PPN Ditanggung Pemerintah:
Harga Jual: 10/11 x Rp 748.000.000 = Rp 717.272.727
PPN: 11 persen x Rp 717.272.727 = Rp 78.900.000

Ioniq 5 Signature Standard Range
PPN Ditanggung Konsumen:
Harga Jual: 1/11 x Rp 809.000.000 = Rp 73.545.454,55
PPN: 11 persen x Rp 73.545.454,55 = Rp 8.090.000

PPN Ditanggung Pemerintah:
Harga Jual: 10/11 x Rp 809.000.000 = Rp 73.545.454,55
PPN: 11 persen x Rp 73.545.454,55 = Rp 80.900.000

Ioniq 5 Siganture Long Range
PPN Ditanggung Konsumen:
Harga Jual: 1/11 x Rp 859.000.000 = Rp 78.090.909,09
PPN: 11 persen x Rp 78.090.909,09 = Rp 8.590.000

PPN Ditanggung Pemerintah:
Harga Jual: 10/11 x Rp 859.000.000 = Rp 780.909.090,09
PPN: 11 persen x Rp 780.909.090,09 = Rp 85.900.000.

Berikut adalah daftar harga terbaru Hyundai Ioniq 5 setelah potongan PPN 1 persen.

  • Hyundai Ioniq 5 Prime Standard Range: Rp 673.200.000
  • Hyundai Ioniq 5 Prime Long Range: Rp 710.100.000
  • Hyundai Ioniq 5 Signature Standard Range: Rp 728.100.000
  • Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range: Rp 773.100.000.


Pilihan Editor
: Daftar Motor dan Mobil yang Dapat Insentif Kendaraan Listrik

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mercedes-Benz EQE SUV, Mobil Listrik nan Mewah dan Tangguh

9 hari lalu

Mercedes-Benz EQE SUV
Mercedes-Benz EQE SUV, Mobil Listrik nan Mewah dan Tangguh

Selain performanya yang mengesankan, "kemewahan" didefinisikan ulang oleh EQE SUV melalui detailinteriornya yang cermat


Proyek Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Diresmikan, Investasinya Capai Rp160 Triliun

9 hari lalu

Presiden Joko Widodo disaksikan Executive Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung (kedua kanan), dan Menteri Perdagangan, Investasi dan Energi Korea Selatan Inkyo Cheong (kanan) menandatangani mobil Hyundai Kona Electric saat peresmian pabrik baterai kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 3 Juli 2024. Pabrik sel baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara itu dibangun oleh konsorsium perusahaan asal Korea Selatan Hyundai dan LG dengan total investasi senilai Rp160 triliun yang akan diselesaikan secara bertahap. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Proyek Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Diresmikan, Investasinya Capai Rp160 Triliun

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pabrik baterai mobil listrik di Karawang itu merupakan visi yang menjadi kenyataan.


Targetkan Produksi Kendaraan Listrik 600 Ribu Unit pada 2030, Luhut Yakin Tekan Subsidi BBM Rp 131 Miliar

9 hari lalu

Presiden Joko Widodo disaksikan Executive Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung (kedua kanan), dan Menteri Perdagangan, Investasi dan Energi Korea Selatan Inkyo Cheong (kanan) menandatangani mobil Hyundai Kona Electric saat peresmian pabrik baterai kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 3 Juli 2024. Pabrik sel baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara itu dibangun oleh konsorsium perusahaan asal Korea Selatan Hyundai dan LG dengan total investasi senilai Rp160 triliun yang akan diselesaikan secara bertahap. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Targetkan Produksi Kendaraan Listrik 600 Ribu Unit pada 2030, Luhut Yakin Tekan Subsidi BBM Rp 131 Miliar

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan produksi kendaraan listrik di Indonesia mencapai 600 ribu unit pada 2030.


Pemerintah Resmikan Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang, Luhut: Visi yang Jadi Kenyataan

10 hari lalu

Presiden Joko Widodo didampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (ketiga kiri), Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kedua kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), Executive Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung (kedua kanan), Menteri Perdagangan, Investasi dan Energi Korea Selatan Inkyo Cheong (kanan) meresmikan pabrik baterai kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 3 Juli 2024. Pabrik sel baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara itu dibangun oleh konsorsium perusahaan asal Korea Selatan Hyundai dan LG dengan total investasi senilai Rp160 triliun yang akan diselesaikan secara bertahap. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pemerintah Resmikan Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang, Luhut: Visi yang Jadi Kenyataan

Luhut mengatakan peresmian pabrik baterai mobil listrik yang diklaim sebagai pabrik terbesar se-Asia Tenggara itu menandai era baru Indonesia.


Jokowi Resmikan PT HLI Green Power Karawang, Pabrik Baterai EV Terbesar di Asia Tenggara

10 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai meresmikan PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Resmikan PT HLI Green Power Karawang, Pabrik Baterai EV Terbesar di Asia Tenggara

Presiden Jokowi mengklaim peresmian PT HLI Green Power sebagai tonggak baru bagi Indonesia pemain global untuk mobil listrik.


Sebaran SPKLU di 75 Titik, Yogyakarta dan Jawa Tengah Target Pasar Mobil Listrik

11 hari lalu

SPKLU di Jalan Tol Jawa Tengah. (Foto: PLN)
Sebaran SPKLU di 75 Titik, Yogyakarta dan Jawa Tengah Target Pasar Mobil Listrik

Keberadaan SPKLU di sejumlah daerah dinilai kalangan produsen otomotif turut mempengaruhi sasaran target pasar mobil listrik.


Mei 2024, Penerimaan Pajak Jakarta Turun 12,66 Persen jadi Rp 538,47 Triliun

13 hari lalu

Warga membayar pajak kendaraan bermotor di gerai pelayanan Samsat keliling di Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis 20 Juni 2024. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) hingga 31 Agustus 2024 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 Jakarta serta menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Mei 2024, Penerimaan Pajak Jakarta Turun 12,66 Persen jadi Rp 538,47 Triliun

Realisasi penerimaan pajak nasional di wilayah Jakarta per Mei 2024 sebesar Rp 538,47 triliun atau 40,88 persen dari target APBN.


Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp24,99 Triliun per Mei 2024

20 hari lalu

Ilustrasi Pajak. shutterstock.com
Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp24,99 Triliun per Mei 2024

Penerimaan pajak kripto per Mei 2024 dilaporkan mencapai Rp746,16 miliar.


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

27 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Bahlil Kesal karena Anggaran BKPM Disunat, Ini Jawaban Menteri PPN Suharso

30 hari lalu

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Rapat tersebut membahas rencana kerja pemerintah dan rencana kerja anggaran tahun anggaran 2025 serta evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2023 dan realisasi anggaran. TEMPO/M Taufan Rengganis
Bahlil Kesal karena Anggaran BKPM Disunat, Ini Jawaban Menteri PPN Suharso

Menteri Bahlil kesal karena anggaran BKPM 2025 Dikurangi sementara target investasi bertambah. Ia usul targetnnya juga diturunkan.