Yang Harus Diperhatikan Saat Beli Mobil Bekas

Kamis, 06 April 2017 | 09:00 WIB
Yang Harus Diperhatikan Saat Beli Mobil Bekas
Seorang mekanik sedang mengerjakan perbaikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero di bengkel Bodi & Cat PT Sun Star Motor, Bekasi, 30 Januari 2017. Showroom dan dealer Mitsubishi itu kini memiliki fasilitas bengkel Bodi & Cat terbesar di Indonesia. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Para calon pembeli mobil bekas setidaknya harus memperhatikan tiga hal berikut ini saat akan membeli mobil second agar tidak terkecoh dan mengalami kerugian.

Halomoan Fischer, Chief Operating Officer Mobil88, menjelaskan tiga hal yang harus diperhatikan saat membeli kendaraan bekas. Pertama, memeriksa surat-surat kendaraan, kedua mengecek kondisi mobil secara keseluruhan dari bodi hingga mesin.

SimakPasar Mobil Bekas Tahun Ini Cerah



Selain itu, yang ketiga adalah para calon pembeli juga harus menelusuri status kendaraan di masa lalu, apakah pernah bermasalah hukum atau pernah kebanjiran atau tidak. Kendati demikian, Halomoan menjelaskan masyarakat yang membeli mobil bekas bisa mendapatkan keuntungan karena harganya lebih murah dan depresiasi (penurunan) harga yang rendah.



"Mobil bekas memiliki banyak keuntungannya, harga murah, kendaraannya bisa langsung pakai dan tingat depresiasi lebih rendah," kata Halomoan Fischer dalam diskusi berjudul Mobil Bekas Solusi Kebutuhan Anda yang digelar portal otomotif Mobil123 di Jakarta seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca
Suzuki Akan Luncurkan Pesaing Yamaha NMax 155, Seperti Apa?
Ini yang Baru dari All New Honda Scoopy
Pameran Ini Untuk Para Pecinta Vespa, Ada Apa Saja



Menurut Halomoan, biasanya mobil bekas tingkat penurunannya paling besar pada tahun pertama. Kemudian pada tahun berikutnya tingkat depresiasinya lebih rendah dan ini jadi motivasi bagi konsumen.

Indra Prabowo, Managing Editor Mobil123, mengatakan pasar mobil bekas di Indonesia masih bergairah. Walaupun perekonomian masih mengalami perlambatan, namun Indonesia salah satu pasar terbesar mobil bekas di Asean. "Harga mobil bekas memang menarik tetapi bagi Anda yang hendak membeli hendaknya teliti sebelum melakukan pembayaran," ucap Indra.

Hendrik Wiradjaja deputi marketing director PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) mengatakan saat membeli mobil bekas, calon konsumen harus memperhatikan semua hal dengan teliti agar kesalahan-kesalahan umum saat membeli mobil bekas tak terjadi.

Hendrik menambahkan, Hyundai Autosafe memberikan penawaran garansi tiga tahun buy back sebagai keunggulan dari membeli mobil bekas Hyundai. "Autosafe memiliki visi untuk memberikan kepercayaan dan rasa aman pada pelanggan akan resale value used car Hyundai. Kami memberikan garansi tiga tahun uang kembali jika membeli mobil bekas di Hyundai Autosafe," jelas Hendrik.

Kedua pembiacara tersebut juga menekankan bahwa pihaknya tak pernah menjual mobil bekas banjir, kecelakaan yang mengakibatkan struktur mobil cacat, dan bekas tindak kejahatan.

ANTARA