Suzuki Ignis Pakai Transmisi AGS, Ini Alasannya

Rabu, 19 April 2017 | 14:27 WIB
Suzuki Ignis Pakai Transmisi AGS, Ini Alasannya
Suzuki Ignis. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Ignis telah dipasarkan di Indonesia mulai Senin, 17 April 2017. Mobil ini ditawarkan dalam tiga tipe, yakni GL MT (Rp 139,5 juta), GX MT (Rp 159,5 juta), dan GX AGS (Rp 169,5). Mobil ini ditenagai mesin K12M berkapasitas 1.200 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris, DOHC, VVT.

Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 83ps pada 6.000rpm dan torsi 113 Nm pda 4.200 rpm. Tenaga ini disalurkan ke roda penggerak depan melalui transmisi manual 5 percepatan dan Auto Gear Shift (AGS). AGS merupakan sistem transmisi manual yang diotomatiskan (automated manual transmission/AMT).

Interior Suzuki Ignis. Tempo/Wawan Priyanto.

Bicara soal transmisi AGS ini menarik. Di Indonesia, yang paling familiar tentu pengguna Suzuki Karimun Wagon R karena pada model ini juga digunakan sistem transmisi serupa. Jika pada transmisi manual terdapat pedal kopling, maka di AGS pedal ini dihilangkan.

Baca:
Harga Kompetitif, Ini Target Penjualan Suzuki Ignis
Suzuki Ignis Sudah Bisa Dibeli, Mulai Rp 139,5 Juta



Kinerja kopling digantikan aktuator hidrolik (pompa yang kinerjanya diatur secara elektrik), yang bekerja menurut putaran mesin. Untuk perpindahan gigi secara otomatis dilakukan oleh Transmission Control Module (TCM), kinerja ini dikontrol dari Electronic Control Unit (ECU) sebagai pusat pengendali.

Sistem transmisi otomatis ini tentu berbeda dengan Automatic Transmission (AT) maupun Continuosly Variable Transmission (CVT). CVT jauh lebih modern dan maju teknologinya sehingga dari sisi cost juga pasti lebih tinggi dibanding penggunaan tranmisi AMT.

Pada CVT menggunakan perangkat puli dan sabuk baja sebagai komponen utama penggerak transmisi. Bagusnya, transmisi jenis ini dapat melakukan perubahan gigi rasio, menyesuaikan dengan putaran mesin. Sehingga perpindahan gigi terasa lebih halus dan tanpa hentakan. 

Simak:
Suzuki Ignis Diklaim Irit BBM, Simak Hasil Ujinya
Tampilan New Honda Vario 150 dan New Vario 125 Kini Lebih Gres

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim, adanya pilihan transmisi AGS ini mampu memanjakan pengguna saat berkendara, terutama ketika terjebak di jalanan yang macet. “Kami menawarkan pilihan, manual dan AGS (otomatis) untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” kata Donny Saputra, Direktur Marketing SIS, usai peluncuran Suzuki Ignis di Jakarta, 17 April 2017. 




Mesin K12M, 1.200cc 4 silinder DOHC. Tempo/Wawan Priyanto.

Menurut Donny, transmisi AGS menawarkan dua pilihan mode perpindahan gigi, bisa manual dan juga otomatis. Sistem transmisi ini juga digunakan pada Suzuki Karimun Wagon R. “Kami optimistis penggunaan transmisi AGS ini dapat diterima konsumen di Indonesia,” ujarnya.

Donny juga mengklaim penggunaan transmisi AGS mampu membuat konsumsi bahan bakar Suzuki Ignis lebih irit. Hal ini dibuktikan dengan pengujian (tes jalan) oleh Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BT2MP-BPPT), konsumsi bahan bakar Suzuki Ignis mencapai 23,64 kilometer per liter untuk transmisi manual dan 23,44 kilometer per liter untuk transmisi AGS.

WAWAN PRIYANTO