Suzuki Hengkang dari Cina, Ingin Fokus di India

Reporter

Wisnu Andebar

Selasa, 26 Juni 2018 15:22 WIB

Chairman and CEO Suzuki Motor Corp, Osamu Suzuki saat peluncuran mobil "Alto" di Tokyo, Rabu (16/12). REUTERS/Issei Kato

TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Motor Corp mengumumkan akan keluar dari Cina setelah berjuang untuk bersaing di pasar mobil terbesar dunia selama lebih dari 20 tahun. Menurut penyiar Jepang, Suzuki ingin memfokuskan sumber dayanya di pasar terbesarnya, India.

Dilaporkan NHK, eksekutif pabrikan mobil asal Jepang itu mengatakan bahwa Suzuki saat ini sedang membicarakan pembubaran perusahaan patungan di Cina yakni Changan Suzuki Automobile Co.

Didirikan pada 1993, Changan Suzuki adalah salah satu usaha patungan manufaktur mobil pertama Cina. Mobil-mobil kecil kelas ekonomi menengah ke bawah cukup populer di pasar yang sedang berkembang. Salah satu yang paling populer adalah Suzuki Alto.

Baca:Begini Jadinya Jika Suzuki Jimny Dijadikan Pikab, Makin Ganteng

Penjualan perusahaan mencapai puncaknya pada tahun 2011, dengan sekitar 220 ribu unit terjual. Setelah itu, penjualannya terus menurun. Statistik menunjukkan hanya 21 ribu unit yang terjual di Cina pada Januari-Mei 2018. Penurunan tersebut mencapai 47 persen (Year on Year).

Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Penumpang China Cui Dongshu mengatakan bahwa penjualan Suzuki yang lesu adalah kegagalan Suzuki dalam memperkenalkan model kendaraan yang lebih besar. Sementara itu, permintaan pasar di Cina berkembang dengan cepat

"Suzuki terlalu sibuk dengan strategi mobil yang lebih kecil (Alto). Banyak pabrikan yang mulai beralih ke mobil listrik, sementara Suzuki belum sampai ke tahap ini. Mungkin inilah yang membuat Suzuki keluar dari Cina,” kata Dongshu.

Cina mewajibkan pembuat mobil di negaranya untuk memproduksi mobil-mobil energi terbarukan mulai 2019, dan Suzuki tidak memiliki model seperti itu dalam barisannya.

Pada minggu lalu, Suzuki juga mengumumkan bahwa telah menarik diri dari perusahaan patungan Cina lainnya. Yaitu Jiangxi Changhe Suzuki Automobile Co, dengan mentransfer ekuitasnya ke Changhe Automobile. Changhe Suzuki didirikan pada Agustus 1994 untuk memproduksi dan menjual mobil bermerek Suzuki sejak Juni 1995.

Baca:Suzuki Prioritaskan Kenyamanan di Wagon R Masuk Segmen MPV

Advertising
Advertising

"Situasi manajemen di Changhe Suzuki berada dalam kondisi kritis karena perusahaan belum dapat mencapai target penjualannya dalam beberapa tahun terakhir," kata Suzuki dalam sebuah pengumuman seperti dikutip dari China Daily.

Alasan utama dari kinerjanya yang tidak baik adalah pada pilihan model merek yang terbatas. Dalam 20 tahun terakhir, Suzuki memperkenalkan hanya empat model melalui usaha patungan.

Statistik menunjukkan bahwa Changhe Suzuki menjual 26.370 mobil pada tahun 2017. Turun 42 persen setiap tahunnya, sementara pada tahun yang sama, total penjualan kendaraan di Cina mencapai hampir 30 juta unit.

Seperti dilansir NHK, Suzuki ingin fokus di India setelah menarik diri dari persaingan di Cina. Di India, Suzuki memegang pangsa pasar yang dominan melalui saham mayoritas di produsen mobil terbesar negara itu, Maruti Suzuki India Ltd.

Modelnya yang ringkas termasuk Alto dan Baleno tetap berada di antara mobil-mobil terlaris India dan dengan demikian akan memungkinkan lebih banyak waktu untuk membuat persiapan untuk mobilitas listrik di negara ini.

India telah mengumumkan rencana untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar gas konvensional pada tahun 2030.

"Pangsa pasar Maruti Suzuki di India adalah 50 persen, dan kita perlu mempertimbangkan sekarang bagaimana kita akan mempertahankan saham itu di tahun 2030," surat kabar India Economic Times mengutip pernyataan CEO Suzuki Osamu Suzuki.

Suzuki sudah melakukan beberapa langkah awal. Pada April 2017, mengumumkan perjanjian dengan Toshiba dan Denso untuk memproduksi paket baterai lithium-ion otomotif di India.

Dengan investasi sebesar Rp 2,5 triliun, fasilitas di Gujarat ini diharapkan mulai berproduksi pada 2020. Menurut Economic Times, Suzuki juga mengatakan akan mengalokasikan rekor investasi tahun ini di India untuk penelitian dan pengembangan ke teknologi seperti kendaraan listrik.

India adalah pasar mobil penumpang terbesar kelima di dunia. diperkiraan permintaan mencapai 10 juta unit per tahun pada tahun 2030 dari 3 juta pada saat ini. Sebagai perbandingan, Cina menjual lebih dari 24 juta mobil penumpang tahun lalu.

Berita terkait

Harga Suzuki All New Ertiga Hybrid 2024 dan Spesifikasinya

54 hari lalu

Harga Suzuki All New Ertiga Hybrid 2024 dan Spesifikasinya

Berikut harga Suzuki All New Ertiga Hybrid Cruise dan All New Ertiga Hybrid GX per Maret 2024 OTR Jakarta serta spesifikasi mobilnya.

Baca Selengkapnya

Setelah 4 Tahun Tak Digelar Gaikindo, Ini Hal Menarik di GIICOMVEC 2024

58 hari lalu

Setelah 4 Tahun Tak Digelar Gaikindo, Ini Hal Menarik di GIICOMVEC 2024

Setelah empat tahun vakum, Gaikindo kembali adakan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2024. Apa yang menarik?

Baca Selengkapnya

Ramai di Media Sosial, Berapa Harga Suzuki Jimny 5 Pintu di Indonesia?

5 Maret 2024

Ramai di Media Sosial, Berapa Harga Suzuki Jimny 5 Pintu di Indonesia?

Viral harga Suzuki Jimny 5 pintu yang di-mark up sales hingga lebih mahal Rp 50 juta, ternyata segini harga aslinya.

Baca Selengkapnya

Skema Cicilan Suzuki Jimny 5 Pintu, Angsuran Mulai Rp 9 Jutaan

24 Februari 2024

Skema Cicilan Suzuki Jimny 5 Pintu, Angsuran Mulai Rp 9 Jutaan

Tempo merangkum skema cicilan untuk Jimny 5 pintu, yang hadir di IIMS 2024 dengan tenor 60 bulan. Berikut ulasannya:

Baca Selengkapnya

Jajal Jimny 5 Pintu di IIMS 2024 Bisa Dapat Logam Mulia

24 Februari 2024

Jajal Jimny 5 Pintu di IIMS 2024 Bisa Dapat Logam Mulia

Suzuki menghadirkan fasilitas test drive khusus Jimny 5 pintu di IIMS 2024. Para konsumen yang menjajalnya juga berkesempatan mendapatkan logam mulia.

Baca Selengkapnya

Suzuki Rilis Pelumas Ecstar Oil 0W-16 SN Khusus Jimny 5 Pintu

22 Februari 2024

Suzuki Rilis Pelumas Ecstar Oil 0W-16 SN Khusus Jimny 5 Pintu

Varian terbaru pelumas Ecstar Oil untuk Suzuki Jimny ini tersedia dalam satu ukuran yaitu 3,6 Liter dengan harga Rp 550 ribu.

Baca Selengkapnya

Suzuki Jimny 5-door Meluncur di Indonesia International Motor Show 2024

20 Februari 2024

Suzuki Jimny 5-door Meluncur di Indonesia International Motor Show 2024

Sistem penggerak roda AllGrip Pro membuktikan Suzuki Jimny 5-door menjadi kendaraan offroad profesional yang legendaris.

Baca Selengkapnya

Pemesanan Suzuki Jimny 5 Pintu Tembus 1.200 Unit, Kuota hanya 100 Unit per Bulan

20 Februari 2024

Pemesanan Suzuki Jimny 5 Pintu Tembus 1.200 Unit, Kuota hanya 100 Unit per Bulan

PT Suzuki Indomobil Sales telah berhasil membukukan lebih dari 1.200 surat pemesanan kendaraan atau SPK untuk Jimny 5 pintu

Baca Selengkapnya

Suzuki Beri Klarifikasi Harga Jimny 5 Pintu Jadi Gorengan Oknum Sales di IIMS 2024

20 Februari 2024

Suzuki Beri Klarifikasi Harga Jimny 5 Pintu Jadi Gorengan Oknum Sales di IIMS 2024

Beberapa oknum sales menawarkan Suzuki Jimny 5 pintu dengan harga Rp 530 juta di IIMS 2024, padahal harga termahalnya hanya Rp 470 juta.

Baca Selengkapnya

Suzuki Marine Pamerkan Mesin Tempel Kapal Ramah Lingkungan di IIMS 2024

19 Februari 2024

Suzuki Marine Pamerkan Mesin Tempel Kapal Ramah Lingkungan di IIMS 2024

Suzuki Marine turut berpartisipasi dan meramaikan ajang pameran transportasi air terbesar di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024).

Baca Selengkapnya