2 Varian Mitsubishi Pajero Sport Baru Mulai Dirakit di Bekasi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rifat Sungkar Brand Ambassador Mitsubishi menerangkan fitur baru New Pajero Sport. TEMPO/Fery Firmansyah

    Rifat Sungkar Brand Ambassador Mitsubishi menerangkan fitur baru New Pajero Sport. TEMPO/Fery Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi Pajero Sport selama ini menjadi pesaing Toyota Fortuner. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memperkenalkan dua varian terbaru sport utility vehicle (SUV) Pajero yakni New Pajero Sport Exceed 4x2 AT dan GLX 4x4 MT.

    Menurut Presiden Direktur MMKSI, Kyoya Kondo, dua varian ini dirakit di fasilitas produksi PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Bekasi, Jawa Barat. Selain buatan lokal, Kondo mengatakan keduanya mendapatkan penyegaran berupa fitur baru dan aksesoris baru.

    Baca: Ini Keunggulan Mesin Mitsubishi Pajero Sport-DAKAR

    “Penyegaran ini merupakan apresiasi kami terhadap konsumen Pajero Sport yang sudah hadir di Indonesia sejak 2009,” kata dia di XXI Lounge Mall Kelapa Gading 3, Jakarta Utara, Rabu 17 Januari 2018.

    Saat ini, kata Kondo, Pajero Sport menguasai pangsa pasar 40 persen di segmen SUV 4x2 atau berpenggerak dua roda. Sedangkan Pajero Sport 4x4 memiliki pangsa pasar 60 persen di segmen SUV 4x4 atau berpenggerak empat roda.

    Baca: Ini yang Membuat Mitsubishi Pajero Sport DAKAR 4x2 Laris Manis

    Lantaran dirakit di Indonesia, kata Kondo, kandungan lokal Pajero Sport meningkat dari 29 persen menjadi 34 persen. “Akan kami tingkatkan secara bertahap,” ujar dia. New Mitsubishi Pajero Sport terbaru ini meluncur di 48 dealer Mitsubishi di 15 kota mulai Januari-Februari 2018. Harga dua varian terbaru ini berkisar di Rp 467 juta hingga Rp 509 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.