Mobil Terbang PAL-V Liberty Hanya Dijual 90 Unit, Simak Speknya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Terbang Liberty buatan pabrikan asal Belanda. Sumber: motor1.com

    Mobil Terbang Liberty buatan pabrikan asal Belanda. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Terbang PAL-V Liberty mampu melaju dengan kecepatan 100 mil per jam atau 160 kilometer per jam. Mobil yang mampu menampung dua orang ini merupakan gyrocopter dengan dua mesin, mesin untuk terbang dan mesin untuk melaju di darat.

    Mesin yang digunakan mobil buatan pabrik Belanda menggunakan dua mesin Rotax. Saat berada pada mode drive, mobil terbang ini mampu menghasilkan tenaga hingga 99 bhp. Untuk melaju 0-100 kilometer per jam butuh waktu hanya 9 detik. Konsumsi bahan bakar mencapai 31 mil per galon atau sekitar 13 kilometer per liter dengan menempuh jarak 817 mil.

    Baca: Inilah Mobil Terbang Produksi Massal Pertama, Harganya Miliaran

    Di udara, Liberty dapat mencapai ketinggian maksimum 3.500 meter. Mesin terbangnya dapat mengeluarkan tenaga 197bhp yang dapat mencapai kecepatan tertinggi 112 mil per jam atau 180 kilometer per jam. Daya jelajahnya diklaim mencapai 310 mil.

    Mobil terbang PAL-V Liberty akan dijual dengan harga khusus saat peluncuran £ 420.000 atau sekitar Rp8 miliar. Sedangkan untuk pemesanan, konsumen bisa memberikan uang muka £ 2.000 atau Rp 38,2 juta. Mobil ini hanya dijual 90 unit dengan pengiriman baru dilakukan bulan depan.

    Baca: Bugatti Chiron Akan Masuk Indonesia, Harganya Nyaris Rp 100 M

    Dalam pengujian pada 2009 dan 2012, PAL-V berkolaborasi dengan biro desain Italia. Robert Dingemanse, CEO PAL-V, mengatakan: "Setelah bertahun-tahun bekerja keras, menghadapi tantangan teknis dan regulasi, tim kami berhasil menciptakan mobil terbang inovatif yang sesuai dengan standar keselamatan yang ada yang ditentukan oleh badan pengawas di seluruh dunia."

    AUTOCAR | MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.