Inilah 2 Hal Penyebab As Roda Mobil Patah dan Biayanya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah truk bernomor polisi B 9192 CH mengalami patah as roda di Jalan Margonda, Kota Depok, 16 Mei 2017. Tempo/Gunawan Wicaksono

    Sebuah truk bernomor polisi B 9192 CH mengalami patah as roda di Jalan Margonda, Kota Depok, 16 Mei 2017. Tempo/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - As roda adalah komponen penting pada kendaraan. Ketika as roda pada mobil patah, maka terpaksa harus diderek untuk dibawa ke bengkel. Lalu apa saja penyebab as bisa patah?

    Supervisor PT Arviapratama Tiara sebagai Importir velg, Agus Tejonopriyanto mengatakan, as patah itu disebabkan karena dua faktor. “Pertama karena kelebihan beban, kedua karena usia mobil,” katanya kepada Tempo Jumat, 18 Januari 2019.

    Baca: Modif Audio Mobil: Harga Mulai Rp 800 Ribuan hingga Rp 25 Juta

    Ia melanjutkan, untuk perawatan as mobil agar tidak patah sebaiknya jangan membawa beban berlebih, juga melakukan cuci mobil hingga kolong mobil. Gunanya membersihkan korosi pada besi. 

    Sedangkan penggantian velg yang melebihi ukuran pabrikan disarankan untuk memakai velg dua inci. Namun, lanjut dia, penggantian velg dengan ukuran yang lebih besar tidak berpengaruh pada penyebab patahnya velg. “Sampai saat ini belum ada kasus karena ganti velg yang lebih besar, as roda jadi patah,” katanya.

    Bahkan, menurut dia, modifikasi camber atau aliran modifikasi mobil ceper yang menonjolkan bagian kaki kaki, khususnya pada bagian roda yang terlihat menonjol keluar di bagian bawah, dan masuk kedalam pada bagian roda atas itu juga tidak bikin as patah selagi tidak membawa beban berlebih.

    Simak: Tip Berkendara Hemat Bahan Bakar ala Mitsubishi, Simak Caranya

    “Lagian kan orang modifikasi untuk tampilan, bukan untuk bawa beban. Jadi sampai saat ini belum pernah liat sih mobil yang dimodifikasi velg lebar terus as rodanya patah,” kata Agus.

    Kepala mekanik GN Auto Service, Suherlan juga mengatakan bahwa as roda yang patah bisa mencapai Rp 6 juta, sedangkan untuk mobil MPV sekitar Rp 3,5 hingga 5 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.