Busworld South East Asia Siap Digelar, Ini Brand yang Akan Hadir

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi Pers pameran Busworld South East Asia 2019 yang akan digelar di JIEexpo Kemayoran Indonesia, Jakarta pada 20-22 Maret 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    Konferensi Pers pameran Busworld South East Asia 2019 yang akan digelar di JIEexpo Kemayoran Indonesia, Jakarta pada 20-22 Maret 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran Busworld South East Asia akan digelar pada 20-22 Maret 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini akan menghadirkan berbagai macam brand dari dalam dan luar negeri.

    Direktur PT GEM, Baki Lee mengatakan, Busworld South East Asia akan dihadiri 100 perusahaan dari 15 negara meliputi bus, coach, karoseri, dan komponen. “Brand yang akan meramaikan pameran ini di antaranya, Volvo, Daimler, Transjakarta, New Armada, Laksana, Esmak, Voith, Valeo, ZF,” ujarnya kepada Tempo Selasa, 19 Maret 2019.

    Baca: Masuk Pameran Busworld South East Asia Gratis, Ini Syaratnya

    Ia menargetkan 35 ribu pengunjung dari 30 negara akan menghadiri Busworld South East Asia.

    Pameran ini bertujuan untuk mendukung perusahaan karoseri dan produsen bus baik dalam negeri dan dunia, khususnya di kawasan Asia Tenggara, juga akan dibahas agar industri bus semakin atraktif, efisien, dan terjangkau.

    Busworld International adalah pameran bus terbesar di dunia dengan jaringan pameran di Eropa, Asia dan Amerika Latin. Pameran Busworld, yang diadakan setiap tahun genap di Belgia, menjadi Barometer perkembangan teknologi bus di Eropa dan menjadi kiblat industri bus dunia.

    Baca: Busworld South East Asia: Ekspor 1.000 Unit Bus ke Asia Selatan

    Hadir di Jakarta karena Busworld menilai selain Cina dan India, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang memiliki potensi pertumbuhan industri bus di samping kawasan Asia Tenggara.

    Menjadi salah satu wilayah yang diprediksi memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang baik di masa depan. Busworld South East Asia bisa menjadi ajang promosi produk industri bus di Indonesia sebagai salah satu cara untuk meningkatkan ekspor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.