Taksi Otonom Buatan Baidu-FAW Mulai Diuji di Cina

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robotaxi, taksi otonom buatan Baidu bersama FAW Hongqi mulai diuji coba di Changsha, Cina Tengah, 7 Agustus 2019. [China Daily/weibo.com]

    Robotaxi, taksi otonom buatan Baidu bersama FAW Hongqi mulai diuji coba di Changsha, Cina Tengah, 7 Agustus 2019. [China Daily/weibo.com]

    TEMPO.CO, Changsha - Bagi Anda yang kebetulan punya rencana jalan-jalan ke Changsha, sebuah kota di Cina Tengah, dapat mencoba armada taksi tanpa supir alias taksi otonom. Taksi yang bisa berjalan tanpa supr ini dinamai Robotaxi. 

    Armada taksi ini diproduksi oleh raksasa mesin pencari Cina, Baidu, dan pembuat mobil FAW Hongqi. Robotaxi merupakan mobil otonom tingkat empat (level 4) yang mampu mengemudi sendiri tanpa campur tangan manusia dalam kondisi dan area terbatas.

    Baidu dan dua perusahaan lokal telah mendirikan usaha patungan pada April 2019 untuk membantu mempromosikan proyek armada taksi otonom setelah para pihak menandatangani perjanjian strategis untuk mengubah Changsha menjadi kota percontohan untuk layanan mobil otonom pada Oktober tahun lalu.

    Changsha telah membangun zona uji nasional untuk kendaraan yang terhubung dengan cerdas dan rantai industri yang ramah lingkungan.

    Mobil tanpa supir telah menjadi salah satu prioritas investasi untuk Baidu dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan ini meluncurkan platform terbuka bernama Apollo pada tahun 2017 untuk mengkoordinasikan upaya lintas sektor dalam pengembangan mobil otonom.

    Perusahaan ini juga telah mengantongi lebih dari 100 lisensi untuk pengujian mobil otonom, termasuk taksi otonom, di jalan umum di kota-kota besar di Cina seperti Beijing, Tianjin, dan Chongqing.


    CHINA DAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.