Hyundai Siapkan Teknologi Cruise Control Setara Mobil Semi Otonom

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknologi smart cruise control pada mobil Hyundai. Sumber: carscoops.com

    Teknologi smart cruise control pada mobil Hyundai. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, JakartaHyundai telah mengumumkan pengembangan Smart Cruise Control, sebuah teknologi yang memperhitungkan pola pengemudi dan menerapkannya pada bagaimana sistem menerapkannya dalam lalu lintas. Teknologi ini bekerja dengan memasukkan kecerdasan buatan dalam fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), yang direncanakan untuk diterapkan pada produk-produk Hyundai di masa depan.

    "SCC-ML baru meningkatkan kecerdasan teknologi ADAS sebelumnya untuk secara dramatis meningkatkan kepraktisan fitur semi-otonom," kata Wakil Presiden Grup Hyundai, Woongjun Jang. "Hyundai Motor Group akan melanjutkan upaya pengembangan teknologi AI inovatif untuk memimpin industri di bidang mengemudi mandiri."

    Menurut Hyundai, Smart Cruise Control memungkinkan fitur penting dan teknologi inti untuk ADAS, khususnya menjaga jarak dari kendaraan di depan saat melaju dengan kecepatan yang dipilih pengemudi. Dengan menggabungkan AI dan SCC ke dalam sistem, SCC kemudian harus mampu mengemudi secara mandiri dalam pola yang identik sebagai pengemudi.

    Pola-pola ini diwakili oleh perilaku pengemudi tertentu, seperti jarak yang dijaga seseorang dari kendaraan sebelumnya dan akselerasi. Tanpa teknologi pembelajaran mesin, membuat sistem cruise control yang dipersonalisasi seperti itu tidak mungkin dilakukan.

    “Misalnya, driver yang sama dapat berakselerasi secara berbeda di lingkungan berkecepatan tinggi, kecepatan menengah, dan kecepatan rendah tergantung pada keadaan, tetapi penyempurnaan yang terperinci tidak tersedia. Karena itu, ketika Smart Cruise Control diaktifkan dan kendaraan beroperasi secara berbeda dari yang mereka inginkan, pengemudi, merasakan perbedaannya, mengakibatkan keengganan untuk menggunakan teknologi karena itu membuat mereka merasa cemas dan tidak stabil. ”

    Informasi pola mengemudi secara teratur diperbarui menggunakan sensor, yang mencerminkan gaya mengemudi terbaru pengemudi. Penting juga untuk dicatat bahwa SCC-ML diprogram sedemikian rupa sehingga dapat menghindari pola mengemudi yang tidak aman, sehingga meningkatkan keandalan dan keamanannya.

    Dengan penambahan Highway Driving Assist (teknologi yang akan datang dari Hyundai yang menampilkan bantuan perubahan jalur otomatis), SCC-ML akan mencapai otonom Level 2.5.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.