Skuter Bajaj Ini Punya Teknologi Sistem Antimaling Mutakhir

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sistem pelacakan terbaru buatan Bajaj untuk skuter listriknya. Sumber: indianautosbog.com

    Sistem pelacakan terbaru buatan Bajaj untuk skuter listriknya. Sumber: indianautosbog.com

    TEMPO.CO, JakartaBajaj, produsen sepeda motor asal Pune, India menghadirkan teknologi mutakhir pada sistem pengamanan kendaraan. Fitur ini akan dihadirkan pada sepeda motor listrik terbaru yaitu Bajaj Chetak. Teknologi mengadopsi sistem pelacakan real time yang selama ini ditawarkan pihak ketiga atau penyedia aksesoris keamanan kendaraan tapi kini dihadirkan oleh pabrik yang lebih aman dan tidak boros baterai.

    Produsen berlomba-lomba menghadirkan koneksi kendaraan dengan smartphone. Dengan sistem pelacakan real time tersebut kendaraan bisa dikontrol dari jarak jauh dan analitik dari sistem di kendaraan. Fitur pelacakan langsung yang merupakan salah satu dari banyak fitur aplikasi Smartphone e-Chetak membantu pengendara menemukan skuter di tempat parkir yang ramai seperti pusat perbelanjaan besar.

    Bajaj Chetak bertenaga listrik. Sumber: antara

    Fitur ini relatif sederhana dan fungsi serupa juga tersedia di Google maps. Namun, aplikasi Bajaj lebih nyaman. Selain pelacakan langsung, aplikasi ini juga akan dapat menghasilkan statistik perjalanan, otentikasi pengguna, dan beberapa fitur keamanan dan kenyamanan lainnya.

    Bajaj Chetak mengadopsi desain retro klasik dengan panel melengkung seperti Vepsa. Fitur modern termasuk headlamp LED, konsol instrumen digital, port USB, velg dan rem cakram depan. Skuter ini memiliki bodi yang terbuat dari logam.

    Chetak mengandalkan motor listrik 4 KW (5,36 hp) yang didukung oleh paket baterai lithium-ion yang spesifikasinya belum terungkap tetapi dalam mode Eco, skuter memiliki jarak jangkauan diklaim 100 km . Jangkauan tersebut akan turun hanya 80 km dalam mode Sport. Melalui stopkontak biasa, baterai dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 5 jam sementara 80 persen dari pengisian membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam.

    RUSHLANE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.