Inilah Model Vespa LX 150 Bergaya Ala Balap 1960-an

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vespa India menghadirkan varian SXL 150 atau di Indonesia lebih dikenal Vespa LX 150 yang diberi embel-embel Racing Sixties. Sumber: rushlane.com

    Vespa India menghadirkan varian SXL 150 atau di Indonesia lebih dikenal Vespa LX 150 yang diberi embel-embel Racing Sixties. Sumber: rushlane.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Vespa India menghadirkan varian SXL 150 atau di Indonesia lebih dikenal Vespa LX 150 yang diberi embel-embel Racing Sixties. Varian ini akan dijual secara terbatas dan mulai dipasarkan pada Maret mendatang.

    Mungkin bagi pecinta skuter akan jatuh cinta pada pandangan pertama, terutama bagi orang-orang yang memiliki selera untuk desain neo-retro. Racing Sixties dibungkus dalam kombinasi warna putih klasik dengan stip merah yang terlihat cukup menarik dan dewasa. Putih cat putih berfungsi sebagai latar belakang, garis-garis merah, terinspirasi balap dapat dilihat di bagian depan, samping dan belakang. Pegas suspensi depan dan belakang juga dibungkus warna merah.

    Bagian lain seperti kaca spion, penutup lampu depan, jok, dan karpet dek hadir dalam warna hitam, yang menonjol dengan tema inti warna merah dan putih. Pada bagia velg dicat warna emas, yang menambah kesan mewag. Jok hitam satu bagian hadir dengan strip putih kontras, yang juga meningkatkan daya tarik visual skuter.

    Racing Sixties akan mengandalkan mesin 150 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 10,4 hp pada 7.600 rpm dan torsi maksimum 10,6 Nm pada 5.500 rpm. Bodi tetap mengandalkan bodi monocoque dari baja, suspensi dengan monoarm di bagian depan dan peredam kejut stereo di belakang. Pengereman mengandalkan rem cakram berukuran 200 mm di depan dan rem teromol 140 mm di belakang. Pengereman juga dipersenjatai ABS single channel.

    Racing Sixties juga akan hadir dengan fitur-fitur yang terkoneksi internet seperti navigasi, dan sejumlah layanan lainnya. Skuter ini juga memiliki pengisian daya USB dan lampu underseat.

    RUSHLANE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.