Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menjelajah Gunung Rinjani dengan Mitsubishi Outlander PHEV

Reporter

image-gnews
Mitsubishi Outlander PHEV saat diujicoba di Pulau Lombok. TEMPO/Wira Utama
Mitsubishi Outlander PHEV saat diujicoba di Pulau Lombok. TEMPO/Wira Utama
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu kesempatan yang paling ditunggu-tunggu peserta Mitsubishi Ayo Gas Terus Media Media Adventure 2020 adalah mengemudikan Outlander PHEV. Ya, apalagi kalau bukan karena teknologinya yang terbilang baru di pasar otomotif Indonesia.

Tempo yang ikut dalam kegiatan Tes Drive di Pulau Lombok, NTB pada 6-8 Februari 2020 itu juga sempat merasakan sensasi berkendara mobil dengan harga Rp 1.29 miliar tersebut. 

"Tenang banget (kedap suara dari luar), responsif, dan fun to drive lah," ujar Jurnalis Dream.co.id, Cynthia Amanda Male yang kebetulan mendapat giliran mengemudi Outlander PHEV di kawasan Sembalun, Gunung Rinjani, Jumat 7 Februari lalu.

Benar saja, meskipun jalur di kaki Gunung Rinjani sarat kelokan dan tanjakan, mobil ini bisa dengan mudah berakselerasi. Motor listrik yang mendapat suplai energi dari mesin 2.4 liter mampu beradaptasi secara apik.

Mobil yang tidak menggunakan gear box ini juga membuat penumpang tidak merasakan sentakan berarti saat tanjakan seperti dalam situasi perpindahan gigi pada mobil biasa. Nyaris tak ada kendala berarti saat melewati tanjakan dan kelokan tajam.

Gabungan mesin konvensional dan motor listrik yang menggerakan keempat roda harus diakui sangat responsif dari putaran bawah hingga atas. "Jadi kalau butuh tenaga tambahan, mesin bensinnya bsja membantu mendorong tenaga listrik ke roda," ujar Head of PC Product Planning Section MMKSI, Hanif Risky.

Outlander PHEV yang dibekali sistem penggerak S-AWC atau Super All Wheel Control. Teknologi diklaim membuat mobil bongsor ini tetap stabil dan nyaman dalam berbagai kontur jalan.

Mobil ini juga dilengkapi dengan teknologi regeneratif brake. Teknologi ini berfungsi mengkonversi gesekan saat pengereman menjadi menjadi energi listrik baru. Sehingga stok energi bisa lebih awet.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Fitur ini sangat efektif digunakan saat melewati turunan tajam seperti rute di kawasan kaki Gunung Rinjani tersebut. Ada lima (B1-B5) tingkatan fitur regeneratif brake pada Outlander PHEV.

Adapun soal konsumsi bahan bakar mobil SUV 4x4 ini. Hanif mengaku, tim MMKSI pernah melakukan uji coba bagaimana konsumsi baterai dan bensin mobil ini. Kata dia Outlander PHEV bisa menempuh jarak 695 kilometer dalam kondisi full tangki 45 liter bensin dan full baterai listrik.

"Total kita bisa menempuh 695 kilometer dari full baterai dan full bensin. Itu dalam kondisi bensin habis, tapi baterai masih ada,"ujarnya.

Secara garis besar, Outlander PHEV memiliki segudang fitur-fitur segar khas mobil masa depan. Tak cukup rasanya jika hanya ditulis tanpa langsung dirasakan.

Tapi yang pasti, mobil ini memang layak dijadikan alternatif bagi mereka yang ingin hijrah dari mobil bermesin konvensional menuju mobil full listrik. Ya, sekalipun harganya tidak murah untuk sebagian orang mencapai hampir Rp 1,3 miliar.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

2 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

25 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Xiaomi Respons Rumor Mobil Listrik SU7 Bakal Segera Masuk Indonesia Tahun Ini

31 hari lalu

CEO Xiaomi Group Lei Jun mengabarkan sudah produksi 10.000 unit Xiaomi SU7, Senin, 29 April 2024. (Foto: Dok. Lei Jun)
Xiaomi Respons Rumor Mobil Listrik SU7 Bakal Segera Masuk Indonesia Tahun Ini

Xiaomi tak menutup mata bahwa tren smart electric car saat ini booming.


Shin Tae-yong Dapat Hadiah Mobil Hyundai Genesis eG80, Ini Spesifikasinya

33 hari lalu

Serah terima  Genesis Electrified G80 kepada Shin Tae-yong. (Foto: Hyundai)
Shin Tae-yong Dapat Hadiah Mobil Hyundai Genesis eG80, Ini Spesifikasinya

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dihadiahi mobil listrik dari Hyundai. Berikut spesifikasi Hyundai Genesis eG80.


Kalah dari Cina, Biden Naikkan Tarif Impor Termasuk Mobil Listrik

34 hari lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato di State Fairgrounds di Columbia, Carolina Selatan, AS, 27 Januari 2024. REUTERS/Tom Brenner/File Foto
Kalah dari Cina, Biden Naikkan Tarif Impor Termasuk Mobil Listrik

Biden memutuskan menaikkan tarif impor produk Cina termasuk mobil listrik dan baterainya.


Polri: 75 Motor dan 50 Mobil Listrik Ikut Kawal VVIP di World Water Forum Bali

42 hari lalu

Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan (kedua kanan) didampingi Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O'tania (ketiga kanan) serta Direktur Sales dan Pengembangan Jaringan BMW Group Indonesia Ariefin Makaminan (keempat kanan) berfoto bersama Sekretaris Kementrian Sekretariat Negara Setya Utama (kanan), Kepala Bagian Kendaraan, Biro Umum, Sekretariat Kementrian Sekretariat Negara Benus Sunggino Drojo (keempat kiri), Direktur Keuangan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Hendry Arisandi (kiri), Kepala Biro Umum Sekretariat Kemensetneg Eka Denny Mansjur (ketiga kiri), serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiharto (kedua kiri) usai serah terima mobil listrik BMW i5 dan BMW i7 yang akan digunakan untuk mendukung World Water Forum (WWF) 2024 di kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat 3 Mei 2024. BMW Group Indonesia menyerahkan 51 mobil listrik, di antaranya 36 unit BMW i5 dan 15 unit BMW i7 kepada Pemerintah Indonesia untuk kontribusi mereka sebagai 'sustainable mobility partner' dalam World Water Forum 2024 yang diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Polri: 75 Motor dan 50 Mobil Listrik Ikut Kawal VVIP di World Water Forum Bali

Polri menyatakan kendaraan listrik untuk pengamanan World Water Forum ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024 telah siap digunakan.


Luhut Punya Kabar Baru Soal Rencana Investasi Tesla di Indonesia

42 hari lalu

Ilustrasi Logo Tesla. REUTERS/Dado Ruvic
Luhut Punya Kabar Baru Soal Rencana Investasi Tesla di Indonesia

Selain Indonesia, ada negara-negara lain yang membujuk Tesla untuk berinvestasi.


Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

45 hari lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaiki mobil listrik ESMEKA BIMA EV pada ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Kemayoran, Kamis, 16 Februari 2023. Produsen mobil lokal, Esemka, memperkenalkan dua unit prototipe mobil listrik, yaitu Esemka Bima EV Cargo Van dan Passenger Van. Tempo/Tony Hartawan
Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

Presiden Joko Widodo alias Jokowi buka suara soal kelanjutan rencana pemerintah memberi insentif untuk mobil hybrid.


Bahas Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, BRIN: Perlu Fokus

55 hari lalu

Peneliti mengoperasikan penggunaan kendaraan listrik Micro Electric Vehicle-Teleoperated Driving System (MEVi) di BRIN, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 Februari 2022. Mobil ini memungkinkan pengguna mengoperasikannya dari jarak jauh. ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Bahas Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, BRIN: Perlu Fokus

Implementasi program kendaraan listrik dinilai harus didukung ekosistem yang memadai.


Ada 11.377 Pengecasan Mobil di SPKLU Sepanjang Periode Lebaran, Naik Lima Kali Lipat

57 hari lalu

Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa (ANTARA)
Ada 11.377 Pengecasan Mobil di SPKLU Sepanjang Periode Lebaran, Naik Lima Kali Lipat

Kenaikan transaksi di SPKLU tersebut tercatat hingga H+7 Lebaran.