Pabrik Otomotif di Cina Segera Beroperasi Pasca-Virus Corona

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pekerja di pabrik pabrik Joint Venture Honda Motor - Dongfeng Motor Group di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 12 April 2019. REUTERS/Norihiko Shirouzu

    Aktivitas pekerja di pabrik pabrik Joint Venture Honda Motor - Dongfeng Motor Group di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 12 April 2019. REUTERS/Norihiko Shirouzu

    TEMPO.CO, Jakarta - Dilansir Reuters, Minggu, berikut daftar perusahaan otomotif yang akan segera memulai kembali produksi mereka di pabrik Cina setelah ditutup karena virus corona, berdasarkan abjad.

    - BMW mengatakan pada Rabu, 5 Februari 2020, dimana pabriknya di China direncanakan untuk memulai kembali produksinya pada Senin, 17 Februari.

    - Daimler berencana untuk melanjutkan produksi mobil penumpangnya di Beijing pada Senin, 10 Februari.

    - Fiat Chrysler mengatakan pada Selasa, 6 Februari bahwa gangguan pada pasokan suku cadang dapat mengancam produksi di salah satu pabriknya di Eropa dalam dua hingga empat minggu. Sehingga pihaknya akan segera memulai lagi produksinya.

    - Ford Motor berencana untuk melanjutkan produksi pada 10 Februari di pabrik-pabriknya di Chongqing dan Hangzhou dengan mitra usahanya, Chongqing Changan Automobile.

    - General Motors berencana untuk memulai kembali produksi di Cina pada Sabtu, 15 Februari.

    - Honda akan memulai kembali tiga pabriknya di Wuhan, yang beroperasi dengan Dongfeng Motor Group pada Kamis, 13 Februari. Honda juga mengatakan tidak ada masalah rantai pasokan yang akan menghambat produksi.

    - Hyundai Motor dan adik perusahaan Kia Motors secara bertahap akan meningkatkan produksi di Korea Selatan dari 11 Februari.

    - Nissan Motor mengatakan pihaknya mempertimbangkan untuk memulai kembali produksi di Cina dalam usahanya dengan Dongfeng sekitar 10 Februari. Lebih lanjut, produksi di Hubei akan mulai sekitar 14 Februari. Sebelumnya, penjualan Nissan di Cina turun 11,8 persen pada Januari.

    - PSA Peugeot Citroen yang sedang dalam proses penggabungan dengan Fiat, mengatakan pada 31 Januari tiga pabriknya di Wuhan akan tetap ditutup hingga 14 Februari.

    - Renault mengatakan bahwa unit Korea Selatannya, RSM, akan menangguhkan produksi di situs Busan selama empat hari dari 11 Februari karena gangguan rantai pasokan.

    - Suzuki Motor Corp mengatakan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan pengadaan komponen kendaraan dari luar Cina karena wabah itu mengancam akan mengganggu produksi kendaraan di pasar terbesarnya, India.

    - Pabrik Tesla di Shanghai akan melanjutkan produksi pada 10 Februari dengan bantuan untuk mengatasi wabah, kata seorang pejabat pemerintah Shanghai pada 8 Februari.

    - Toyota Motor mengatakan pada hari Sabtu, 15 Februari 2020, bahwa pihaknya berencana untuk melanjutkan produksi di tiga dari empat pabrik mobil utama di Cina minggu depan. Dimulainya kembali produksi pada awalnya dijadwalkan untuk 3 Februari setelah liburan Tahun Baru Imlek Cina, tetapi ditunda karena wabah virus corona baru di Cina.

    - Pembuat suku cadang mobil Prancis Valeo mengatakan pada 31 Januari bahwa tiga lokasi di Wuhan akan tetap ditutup hingga setidaknya 13 Februari.

    - Volkswagen telah menunda memulai kembali produksi di sebagian besar pabrik di JV Cina dengan SAIC Motor dan pabrik JV Tianjin dengan FAW Group hingga Senin, 17 Februari. Satu pabrik yang beroperasi dengan SAIC di Shanghai dan sebagian besar pabrik di FAW JV akan dimulai kembali pada 10 Februari.

    Virus corona juga menyebabkan pabrik otomotif di Korea Selatan dan Jepang (Pabrik Nissan di Kyushu) ditutup. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.