Husqvarna Svartpilen 250 Dijual di India Pakai Dealer KTM

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Husqvarna Svartpilen 250. (India Today)

    Husqvarna Svartpilen 250. (India Today)

    TEMPO.CO, Jakarta - Motor bergaya klasik Husqvarna Svartpilen 250 dan Vitpilen 250 telah mulai dijual di India dengan harga Rs 1,8 lakh, atau Rp 34,8 juta. Motor ini pertama kali diluncurkan pada ajang India Bike Week di Desember 2019. Husqvarna, yang berasal dari Swedia menjadi bagian dari KTM Group. Adapun di India, KTM mengandalkan pabrik Bajaj milik India.

     

    Penjualan Husqvarna Motorcycles akan disokong oleh diler KTM. Ruang pamer yang ada akan diperbarui untuk memenuhi kebutuhan kedua merek. Pada fase pertama,  Husqvarna akan tersedia di 100 diler di 45 kota. Merek ini akan mendapat dorongan selama 5 bulan ke depan, di mana kedua husky akan tersedia dari hampir 400 diler KTM di 275 kota. Husqvarna Svartpilen 250 dan Vitpilen 250 akan mulai dijual pada bulan Maret 2020.

    Husqvarna Svartpilen 250 dan Vitpilen 250 memiliki desain elegan, minimalis, dan menarik yang menempatkannya pada segmen sepeda motor premium. Svartpilen 250, yang lebih tangguh memiliki posisi duduk tegak, dan ban mulyi purpose untuk melakukan perjalanan baik di jalan aspal maupun off-road. Vitpilen 250 dengan desain sporty menggunakan setang jepit dan desain ramping.

    Mesin berkapasitas 250cc satu-silinder, DOHC yang mampu menghasilkan torsi yang kuat untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang dinamis dan menyenangkan. Mesin 248.8cc menghasilkan torsi maksimum 30 PS. Motor ini mempunyai desain sasis kompak, suspensi WP Apex dengan garpu terbalik, dan komponen berkualitas premium. Fitur-fiturnya termasuk sistem Bosch Dual Channel ABS, lampu LED dan lampu belakang, dan velg aluminium alloy 17-inci.

    Bajaj Auto memberikan harga perkenalan. Cara ini merupakan strategi untuk mendongkrak popularitas seperti yang dilakukan pada KTM. Secara umum, KTM dan Husqvarna menargetkan segmen konsumen khusus.

    AUTOCAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.