Wawancara Andi Gilang Jelang Debut Moto2: Target Saya Raih Poin

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Astra Honda Andi

    Pembalap Astra Honda Andi "Gilang" Farid Izdihar akan tampil di Kejuaraan Dunia Moto2 musim depan. (Sumber: Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia Andi Farid Izdihar atau dikenal dengan sebutan Andi Gilang akan menjalani debut kejuaraan dunia balap motor Moto2 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, 6-8 Maret 2020. Andi Gilang tergabung dengan tim Idemitsu Honda Team Asia bersama pembalap Thailand, Somkiat Chantra.

    Berdasarkan jadwal yang dirilis Dorna, balap Moto2 akan berlangsung Minggu pukul 18.00 waktu setempat, setelah gelaran Moto3. Sekadar informasi, balap kelas utama MotoGP di Qatar dibatalkan karena virus corona. Sedangkan latihan bebas pertama dan kedua akan dimulai pada Jumat, 6 Maret 2020. Latihan bebas ketiga dan sesi kualifikasi pada Sabtu, 7 Maret 2020. 

    Dalam sesi tes resmi terakhir di Qatar, Minggu, 1 Maret 2020, Andi Gilang yang merupakan pembalap jebolan Astra Honda Racing School yang berhasil melangkah ke kejuaran dunia ini mencatat waktu 2 menit, 00,695 detik.

    Ia terpaut 2,175 detik dari pembalap tercepat asal Spanyol, Jorge Navaro (Beta Tools Speed Up) yang mencatat waktu 1 menit 58,520 detik. Sementara itu, rekan satu tim Andi Gilang, Somkiat Chantra, mencatat waktu 1 menit 59,556 detik. Catatan waktu Andi Gilang ini membaik dibanding sesi sebelumnya yang hanya 2 menit 01,498 detik.

    Andi Gilang mengaku masih beradaptasi dengan sepeda motor barunya. Pembalap kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1997, ini tak memasang target muluk-muluk. “Target saya ingin mendapatkan poin,” kata Andi kepada Tempo, Selasa, 3 Maret 2020. 

    Usai tes pramusim di Qatar, Andi Gilang bersedia menjawab pertanyaan yang diajukan Tempo melaui email seputar kesiapannya menjalani debut Moto2 pekan ini. Berikut ini petikannya:

    Bagaimana hasil tes resmi pramusim Moto2 musim 2020 yang Anda jalani? 

    Dari tes pertama di Jerez (Spanyol) sampai tes Qatar semua berjalan baik, tapi memang hari pertama di Qatar harus banyak adaptasi lagi untuk saya. Karena, terakhir balap di sirkuit Qatar pada 2016, dan saat itu menggunakan motor Moto3. Jadi sangat berbada jauh feeling-nya, dan Alhamdulillah di setiap sesi sampai sesi terakhir tes selalu improve dari feeling dan settingan motor.

    (Catatan redaksi: Andi Gilang pernah juara pertama balap motor Advance Asia Talent Cup di Sirkuit Losail, Qatar, pada Maret 2015)

    Apa kendala terbesar yang Anda hadapi dalam menyambut debut di Moto2?

    Yang pasti adaptasi dengan motor dan sirkuitnya juga.

    Apa bedanya motor yang digunakan di CEV Moto2 dan Moto2 saat ini?

    Menurut saya hampir semua berbeda dari handling, bobot, dan powernya apalagi. Semua beda, jadi seperti mengendarai sepeda motor baru dan beradaptasi.

    Kerja keras apa yang dilakukan untuk beradaptasi dengan motor baru ini?

    Yang pasti gym, latihan motor dirt track, sepeda, dan banyak latihan otot, karena saya diminta menambah bobot badan oleh mekanik.

    Setelah menjalani tes pramusim ini Anda siap untuk berkompetisi di Moto2 yang sangat ketat? Apa target di musim balap tahun ini?

    Pasti harus siap. Target saya ingin mendapatkan poin.

    Anda akan berduet dengan pembalap Thailand yang sudah berpengalaman, apakah Anda sering berkomunikasi seperti tukar data dan berbagi pengalaman?

    Iya, kami pasti sering berkomunikasi dan sharing berbagai hal terkait balap.

    Menjelang balapan perdana di Qatar, apakah setting motor sudah maksimal?

    Sudah mendekati setting-an yang bagus, tapi kami masih terus menganalisa dan mencoba mendapatkan setting terbaik sampai jelang balapan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?