Corona, Relaksasi Kredit Astra Financial Tembus Rp 21, 9 Triliun

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Astra Financial di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Astra Financial di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pembiayaan Astra Financial telah melakukan relaksasi kredit konsumen dengan total mencapai Rp 21,9 triliun untuk 792 ribu nasabah. Angka itu juga didapat dari konsumen dari pembiayaan kendaraan roda empat dan roda dua.

    "Sejak awal kami berkomitmen untuk mendukung kondisi untuk segera kembali ke situasi normal. Arahan dari Pemerintah dan OJK kami komunikasikan dengan baik kepada para nasabah di seluruh Lembaga Jasa Keuangan yang tergabung dalam Astra Financial," ujar Director-In-Charge Astra Financial, Suparno Djasmin, dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Mei 2020.

    Suparno menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia atas inisiasi tentang stimulus perekonomian melalui restrukturisasi kredit sebagai bagian dari kebijakan untuk menangani pandemi Covid-19.

    "Kami bersyukur hingga 17 Mei 2020 atau 1,5 bulan setelah peraturan restrukturisasi itu diimplementasikan, total restrukturisasi yang disetujui di 3 Perusahaan Pembiayaan Astra Financial, yaitu ACC, TAF, dan FIFGROUP mencapai Rp 21,9 triliun yang dilakukan untuk 792.000 nasabah yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia,” kata dia.

    Menurut keterangan resmi OJK pada 17 Mei 2020, Perusahaan Pembiayaan telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 52,9 triliun dari 1.793.352 kontrak yang disetujui oleh perusahaan pembiayaan. Sehingga nilai restrukturisasi 3 perusahaan pembiayaan Astra Financial mencapai 41 persen dari total industri pembiayaan di Tanah Air.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.