Jeep Luncurkan SUV Grand Wagoneer, Pesaing Chevy Tahoe dan Suburban

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SUV Jeep Grand Wagonner ini akan diluncurkan pada 3 September 2020. FOTO: Bisnis.com/Antara

    SUV Jeep Grand Wagonner ini akan diluncurkan pada 3 September 2020. FOTO: Bisnis.com/Antara

    TEMPO.CO, JakartaJeep sekali lagi memberikan bocoran, hint, penyegaran mobil Grand Wagoneer terbarunya dengan mengungkapkan tampilan retro. Bahkan, telah diumumkan tanggal debut resmi SUV ini, yaitu 3 September 2020.

    Beberapa waktu belakangan, Jeep mengunggah foto-foto di media sosialnya. Seperti dikutip Bisnis.com, Jeep memberikan penggemar gambaran tentang seperti apa penyegaran baru dan sekilas detail tentang mobil Jeep Grand Wagoneer 2020 itu.

    SUV ini akan mengincar Chevy Tahoe dan Suburban sebagai pesaing. Platform body-on-frame Ram 1500 dan datang dengan dua pilihan mesin, V-6 dan V-8. Varian hybrid dan plug-in hybrid juga menjadi ekspektasi.

    Pada Jumat lalu, 21 Agustus 2020, lalu, Jeep baru mengungkapkan lencana Grand Wagoneer serta tombol start dan stop. Mungkin teaser lain akan dirilis sebelum akhirnya penggemar melihat Jeep Wagoneer secara lengkap.

    ADVERTISEMENT

    Foto grille menunjukkan bahwa Jeep mempertahankan beberapa ikon desain dari model Grand Wagoneer yang lebih lama, termasuk desain krom dan persegi. Coba tengok konsep Wagoneer Roadtrip yang diperlihatkan pada 2018, yang didasarkan pada Wagoneer 1965. Terdapat kemiripan yang jelas antara bentuk grille lama dan baru.

    Foto kenop interior menyisakan sedikit imajinasi tetapi memamerkan perhatian Jeep terhadap detil dalam pembenahan SUV klasik ini. 

    SUV Jeep Grand Wagoneer 2020 Ini akan ditawarkan dalam dua versi, Wagoneer dan Grand Wagoneer. Varian yang terakhir ini kemungkinan jarak sumbu rodanya diperpanjang dibandingkman yang pertama.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.