Mengenal Toyota Coms, Mobil Listrik Murni yang Bakal Dipakai di Bali

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Coms bertenaga listrik murni. (Toyota Indonesia)

    Toyota Coms bertenaga listrik murni. (Toyota Indonesia)

    TEMPO.CO, JakartaPT Toyota Astra Motor mengumumkan kerja sama dengan ITDC Nusa Dua, Bali, untuk mempersiapkan dan membangun konsep EV Ecotourism. Ini menjadi kota ketiga setelah sebelumnya Toyota juga membangunnya di Okinawa, Jepang, dan Bangkok, Thailand.

    Dari presentasi yang dilakukan Direktur Marketing PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, Rabu, 18 November 2020, mobil listrik murni yang akan digunakan adalah Toyota Coms. Bentuknya sekilas mirip Toyota i-Road yang pernah dipamerkan di Indonesia beberapa waktu lalu. Hanya saja, i-Road menggunakan tiga roda, sedangkan Coms dibekali 4 roda.

    Ini adalah model mobil listrik berkursi tunggal dengan ukuran yang sangat kecil. Lebih kecil dari mobil listrik Wuling E100 dan E200 yang pernah dipamerkan di Indonesia.

    Toyota Coms yang dirancang oleh Toyota Auto Body ini ditujukan sebagai alat transportasi dengan jarak terbatas pada kawasan tertentu. Hal ini bisa dilihat dari kemampuan jelajah Coms yang hanya sekitar 50 kilometer dalam sekali pengisian daya.

    Coms digerakkan oleh motor listrik tunggal yang terletak di roda belakang. Motor listrik ini sanggup menghasilkan daya 6,8 PS dan torsi maksimum 40 Nm. Mobil listrik ini mampu dipacu hingga kecepatan 60 kilometer per jam dengan beban (bagasi) 30 kilogram.

    Menurut situs resmi toyota-body.co.jp, biaya setrum baterai Coms hingga penuh mencapai 120 yen atau setara Rp 16.421 (kurs saat ini 1 yen = Rp 136,85). Atau rata-rata 2,4 yen per kilometer (Rp 328,43 per kilometer). Di Jepang, tarif listrik adalah 23 yen (Rp 410) per kWh. Baterai Toyota Coms dapat diisi ulang dengan waktu 6-7 jam (hingga penuh).


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.