Usai Harga BBM Naik, Pengguna Kendaraan Keluhkan Pertalite yang Kian Boros

Reporter

Antrian kendaraan mengisi BBM di sebuah SPBU di Jakarta, Jumat 16 September 2022. Efek naiknya BBM ini memang sangat terasa. Disamping harga yang semakin tinggi, antrian di SPBU juga semakin mengular. Antrian diduga karena harga BBM eceran sudah tidak bisa bersahabat dan tidak semua pom mini menjual pertalite. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pengguna kendaraan beramai-ramai mengeluhkan BBM bersubsidi jenis Pertalite, yang dianggap semakin boros. Keluhan itu mereka sampaikan melalui akun media sosial Facebook beberapa hari setelah kenaikan harga BBM.

Setidaknya ada lima akun yang menyadari bahwa Pertalite makin ke sini makin cepat boros. Bahkan salah satu pengguna Facebook menyebutkan bahwa jarum bensin kendaraannya berkurang meski dalam kondisi mati atau terparkir.

Berikut beberapa keluhan para pemilik kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite:

“Beberapa hari ini bensin cepat habis dengan pemakaian yang gak terlalu jauh, kadang diparkir aja, jarum bensin bisa berkurang, apakah ada yang bocor? Biasanya bagian mana ya? Saya lihat di bawah motor gada tetesan dan gab au bensin,” tulis akun Suzuki Address Indonesia.

“Saya rasa bensin Pertalite sekarang gampang menguap, lebih boro,” tulis akun bernama Achmad Hartatnto.

“Motor ane Beat. Beli bensin full Pertalite yang sekarang kok dapet 12 orderan jarak pendek bensin sudah habis aja, biasanya 22 orerderan masih sisa. Bensin sekarang kok cepat habisnya,” tulis akun Driver Go-Jek Community.

“Selain harganya mengalami kenaikan, ko perasaan Pertalite cepat habis juga, masa baru ngisi ampere bensen cepat banget turunnya,” keluh akun bernama Aby Ya.

“Pantesan saya juga merasakan seperti ini, apakah Anda juga merasakannya? Seperti kayak beda Pertalite sekarang dengan sebelumnya. Jika benar adanya seperti itu mari kita viralkan,” tulis Hisyam Mahrus Ali.

Terkait masalah ini, pakar otomotif Bebin Djuana enggan memberikan komentar. Karena menurutnya harus pihak Pertamina yang menjelaskan, jika memang benar masalah ini terjadi.

Lebih lanjut dirinya juga mengisahkan bahwa zaman dulu bahan bakar minyak (BBM) memang bisa menyusut tapi jumlahnya tidak mencolok. Dirinya pun bingung (apabila memang benar Pertalite lebih boros) kenapa hal tersebut bisa terjadi.

“Dulu sebelum kita menganut Euro 2, memang ada penyusutan tapi jumlahnya tidak mencolok, tapi kualitasnya yang turun drastis, jadi seperti minyak tanah dan di tangki bensin tertinggal seperti aspal,” kata dia kepada Tempo.co.

Redaksi Tempo.co juga sempat mencoba untuk menghubungi Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting pada hari ini, Sabtu, 17 September 2022. Namun sampai artikel ini dimuat, dirinya belum memberikan tanggapan.

Baca Juga: Muncul Inpres Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas, Kapan Ayla EV Diproduksi?

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Begini Cara dan Persyaratan Urus STNK Lewat Aplikasi Signal

1 hari lalu

Begini Cara dan Persyaratan Urus STNK Lewat Aplikasi Signal

Perpanjangan STNK online adalah cara mudah mengurus STNK tanpa harus antre. Berikut syarat dan cara perpanjangan STNK via Signal:


Satpol PP Tegur Wisatawan yang Merokok di Kota Tua Jakarta

3 hari lalu

Satpol PP Tegur Wisatawan yang Merokok di Kota Tua Jakarta

Satpol PP Jakarta Barat mengimbau wisatawan Kota Tua untuk tidak merokok di kawasan itu untuk menjaga daerah itu sebagai wilayah rendah emisi.


Jasa Marga Catat 340 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-2 dan H-1 Imlek 2023

6 hari lalu

Jasa Marga Catat 340 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-2 dan H-1 Imlek 2023

PT Jasa Marga mencatat 340.411 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada 20 hingga 21 Januari 2023 atau saat H-2 dan H-1 Hari Raya Imlek


Sepeda Listrik Tenaga Surya Buatan Mahasiswa UMM Dipamerkan

6 hari lalu

Sepeda Listrik Tenaga Surya Buatan Mahasiswa UMM Dipamerkan

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Brilly Eldon Fachrudin bersama rekannya telah mengembangkan sepeda listrik tenaga surya.


Diperkirakan 771.144 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Imlek

7 hari lalu

Diperkirakan 771.144 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Imlek

PT Jasa Marga memperkirakan ada 771.144 kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek selama libur Imlek tahun 2023.


Pendapatan Uji KIR di Bandarlampung Tahun Ini Ditargetkan Rp 2 Miliar

7 hari lalu

Pendapatan Uji KIR di Bandarlampung Tahun Ini Ditargetkan Rp 2 Miliar

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung berbicara soal target pendapatan asli daerah (PAD) dari uji KIR tahun ini.


Santri yang Dibakar Seniornya di Pasuruan Meninggal, Ini Kronologi Kejadiannya

7 hari lalu

Santri yang Dibakar Seniornya di Pasuruan Meninggal, Ini Kronologi Kejadiannya

Santri INF yang dibakar seniornya awal tahun lalu dikabarkan meninggal . Berikut kronologi kejadian lengkapnya.


Potongan Harga BBM BP 92 Jadi Rp 12.509 per Liter, Ini Syaratnya

12 hari lalu

Potongan Harga BBM BP 92 Jadi Rp 12.509 per Liter, Ini Syaratnya

BP Indonesia memberikan potongan harga BBM (bahan bakar minyak) jenis BP 92.. Berikut daftar harganya:


Inilah Jenis-jenis SIM yang Berlaku di Indonesia

15 hari lalu

Inilah Jenis-jenis SIM yang Berlaku di Indonesia

SIM merupakan salah satu kelengkapan berkendara yang harus dimiliki oleh setiap orang yang mengemudi kendaraan bermotor di wilayah hukum Indonesia.


Daftar Lokasi 11 Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi Hari Ini

18 hari lalu

Daftar Lokasi 11 Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan samsat keliling di 11 lokasi. Bagi Anda yang masih punya tunggakan pajak kendaraan harus ke kantor samsat.