Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Motor Habis Lewati Banjir, Haruskah Ganti Oli Mesin?

image-gnews
Warga mendorong motornya yang mogok saat menerobos banjir di Panimbang, Pandeglang, Banten, Selasa, 3 Januari 2023. Akses jalan penghubung antarkabupaten Lebak-Pandeglang tersebut terputus oleh banjir setinggi 100 cm akibat luapan sungai Cimoyan serta tingginya intensitas hujan sejak Senin (2/1) malam. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Warga mendorong motornya yang mogok saat menerobos banjir di Panimbang, Pandeglang, Banten, Selasa, 3 Januari 2023. Akses jalan penghubung antarkabupaten Lebak-Pandeglang tersebut terputus oleh banjir setinggi 100 cm akibat luapan sungai Cimoyan serta tingginya intensitas hujan sejak Senin (2/1) malam. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sepeda motor yang melewati genangan air atau banjir berisiko rusak. Air banjir bisa terisap masuk ruang mesin, apalagi jika genangan cukup tinggi.

Air masuk ke ruang mesin sangat berbahaya lantaran bisa tercampur dengan oli mesin motor. Maka dalam kondisi ini banyak pemilik motor langsung mengganti oli.

Apakah perlu mengganti oli mesin motor setelah melewati banjir?

Melansir laman Wahana Honda hari ini, Senin, 9 Januari 2023, jika ketinggian banjir tidak aman dilewati sebaiknya segera cek fisik oli. Pengecekan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan air tak masuk mesin motor.

"Jika ketinggian air yang dilintasi di atas 30 cm, air besar kemungkinan tersedot masuk ke mesin. Berhaya," tulis situs Wahana Honda.

Pengecekan awal dapat dilihat dari warna oli mesin motor. Kalau warna berubah jadi keruh dan kasar, tandanya oli sudah terkontaminasi air. Akan semakin bahaya jika oli masuk ruang bakar karena bisa membuat piston bengkok atau blok mesin pecah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Air memiliki sifat merusak komponen berbahan logam, seperti palu memukul piston dan ring piston ketika proses kompresi mesin. Air yang terkompresi akan seperti besi.

"Bayangkan bila piston beradu dengan besi."

Mesin motor bisa kemasukan air jika penggunanya asal menerjang genangan banjir. Cek kondisi oli mesin keesokan harinya setelah melibas genangan air yang cukup tinggi.

Baca: 5 Tips Mengendarai Sepeda Motor Melintasi Area Banjir

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Banjir dan Longsor di Ogan Komering Ulu, Listrik Masih Mati Total dan Jaringan Komunikasi Putus

2 hari lalu

Banjir melanda Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu), Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (16/2). (ANTARA/Edo Purmana/24)
Banjir dan Longsor di Ogan Komering Ulu, Listrik Masih Mati Total dan Jaringan Komunikasi Putus

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Lumut Balai membeberkan bagaimana kondisi terkini di OKU usai banjir dan tanah longsor.


Mentan Serahkan Bantuan Pertanian untuk Korban Banjir Sulsel

3 hari lalu

Mentan Serahkan Bantuan Pertanian untuk Korban Banjir Sulsel

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman lakukan kunjungan kerja ke Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk menyerahkan paket bantuan pertanian pasca-banjir.


Shah Rukh Khan Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Heatstroke di India, Apa Bahaya Cuaca Ekstrem?

4 hari lalu

Shah Rukh Khan menyapa penggemarnya saat Idul Fitri. (Foto/Yogen Shah)
Shah Rukh Khan Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Heatstroke di India, Apa Bahaya Cuaca Ekstrem?

Cuaca ekstrem dapat membahayakan setiap orang, termasuk Shah Rukh Khan yang telah membaik usai mendapat perawatan medis.


Banjir Akibat Sungai Cisadane Meluap dan Rob Rendam 1070 Rumah di Teluk Naga Tangerang

5 hari lalu

Ilustrasi Banjir/TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Banjir Akibat Sungai Cisadane Meluap dan Rob Rendam 1070 Rumah di Teluk Naga Tangerang

Sungai Cisadane meluap hingga menyebabkan banjir yang menggenangi 1.070 rumah di empat kampung di Desa Tanjung Burung


Ratusan Warga Pesona Serpong Terdampak Banjir Luapan Sungai Cisadane, BPBD Distribusikan 300 Paket Bantuan

5 hari lalu

Ratusan rumah di Pesona Serpong terendam banjir luapan Sungai Cisadane, Sabtu 25 Mei 2024.  (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Ratusan Warga Pesona Serpong Terdampak Banjir Luapan Sungai Cisadane, BPBD Distribusikan 300 Paket Bantuan

Banjir yang menggenangi perumahan Persona Serpong, Tangsel, sempat mencapai ketinggian 80 cm, namun kini sudah surut.


Perumahan Pesona Serpong Kembali Terendam Banjir, Akibat Luapan Sungai Cisadane Sabtu Pagi

5 hari lalu

Warga Perumahan Pesona Serpong sedang membersihkan lumpur di bantu petugas pemadam kebakaran karena terkena luapan Sungai Cisadane dini hari tadi, Jumat 26 April 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto.
Perumahan Pesona Serpong Kembali Terendam Banjir, Akibat Luapan Sungai Cisadane Sabtu Pagi

Perumahan yang ada di wilayah Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan ini langganan banjir karena dekat Sungai Cisadane.


Banjir dan Longsor di Kabupaten Landak, Bupati Tetapkan Tanggap Darurat 45 Hari

6 hari lalu

Sejumlah warga menggotong sepeda motor untuk melintasi ruas jalan di wilayah perkebunan kelapa sawit yang tergenang banjir di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Rabu (22/5/2024). (ANTARA/HO-BNPB)
Banjir dan Longsor di Kabupaten Landak, Bupati Tetapkan Tanggap Darurat 45 Hari

Bupati Kabupaten Landak di Kalimantan Barat menetapkan Status Tanggap Darurat pasca banjir dan longsor. Status itu berlaku selama 45 hari.


Banjir Besar yang Mengejutkan di Mahakam Ulu, BMKG Tak Catat Hujan Ekstrem

6 hari lalu

Sungai Mahakam di Mahakam Ulu. wikipedia.org
Banjir Besar yang Mengejutkan di Mahakam Ulu, BMKG Tak Catat Hujan Ekstrem

Data BMKG tak mencatat hujan ekstrem yang terjadi sebagai pemicu banjir besar di Mahakam Ulu.


Banjir di Manokwari Berangsur Surut, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

6 hari lalu

Truk pengangkut BBM Pertamina menembus banjir di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat 8 Maret 2024. Kota Sorong kembali dikepung banjir usai hujan deras sejak Kamis malam, data BPBD Kota Sorong ada 8 kelurahan terdampak banjir dengan ketinggian hingga mencapai 1 - 1,5 meter. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Banjir di Manokwari Berangsur Surut, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

BNPB menyebut, banjir di Kabupaten Manokwari, Papua Barat berangsur surut pada hari ini, Jumat, 24 Mei 2024.


4 Desa Terendam Banjir di Luwu Utara, BNPB: Cuaca Buruk Masih Berpotesi hingga 2 Hari Ke Depan

6 hari lalu

Warga korban banjir bandang melihat rumahnya yang hancur diterjang material lumpur di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat, 17 Juli 2020. Hingga hari ini, jumlah korban meninggal mencapai 32 orang sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian. ANTARA/Abriawan Abhe
4 Desa Terendam Banjir di Luwu Utara, BNPB: Cuaca Buruk Masih Berpotesi hingga 2 Hari Ke Depan

Banjir disebabkan oleh hujan deras yang membuat Sungai Baliase meluap dan memengaruhi pemukiman warga serta infrastruktur publik.