Polda Metro Jaya: Kemacetan di Jakarta Meningkat, Negara Rugi Rp 70 Triliun

Suasana arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat, 13 Januari 2023. Sebanyak 25 ruas jalan di DKI Jakarta berencana menggunakan jalan berbayar atau model electronic road pricing (ERP). Rencana tersebut sedang dimatangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang bertujuan mengurai kemacetan seiring dengan kewajiban pengguna jalan untuk membayar biaya. Di antara 25 ruas jalan tersebut salah satunya yakni Jalan Gatot Subroto. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan bahwa kemacetan yang terjadi di Jakarta kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19. Data tersebut didapat berdasarkan persentase indeks kemacetan di Ibu Kota.

"Pada 2019, Jakarta indeks kemacetannya sudah di angka 53 persen. Kalau sudah di angka 50 persen itu sangat mengkhawatirkan, apalagi angka 40 persen, berarti sudah tidak nyaman," kata Latif, dikutip dari Tempo.co hari ini, Rabu, 25 Januari 2023.

Di tahun 2020, indeks kemacetan Jakarta berada di angka 36 persen, turun akibat mobilitas masyarakat dibatasi saat pandemi. Kemudian pada tahun 2021 kembali turun ke angka 34 persen.

Lalu di kuartal pertama 2022, indeks kemacetan Ibu Kota mengalami peningkatan hampir 48 persen atau hampir 50 persen. Namun hingga akhir 2022, Latif mengaku belum mendapatkan data indeks kemacetan Jakarta.

"Tahun 2017 kita pernah menempati peringkat kemacetan ranking empat dunia. Kemarin di 2021 kita di ranking 46 karena pandemi, dan di 2022 ini perkiraan saya sudah 50 persen ke atas," jelas Latif.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, selama tahun 2022 tercatat sudah ada 22 juta pergerakan kendaraan dengan asumsi jumlah penduduk 10,7 orang. Akibat kemacetan ini, pengendara diperkirakan mengalami kerugian sekitar 30 menit dalam perjalanannya dan negara dirugikan lebih dari Rp 70 triliun.

M FAIZ ZAKI | DICKY KURNIAWAN

Baca juga: Yamaha Kembangkan Mesin V4 untuk MotoGP 2024, Dibantu Insinyur F1

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Di Hadapan Pengemudi Ojol, Kadishub DKI Janji Tarik Draf Raperda ERP untuk Dikaji Ulang

5 jam lalu

Di Hadapan Pengemudi Ojol, Kadishub DKI Janji Tarik Draf Raperda ERP untuk Dikaji Ulang

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya akan menarik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian Lalu Lintas Secara Elektronik (PL2SE) yang di dalamnya berisi rencana pemeberlakukan jalan berbayar atau ERP di Jakarta. Diketahui, saat ini Raperda tersebut masih dalam tahap pembahasan di DPRD DKI Jakarta.


Uji Coba Penutupan 27 Putar Balik di Jakarta Juni 2023, Simak Daftar Lokasinya

6 jam lalu

Uji Coba Penutupan 27 Putar Balik di Jakarta Juni 2023, Simak Daftar Lokasinya

Dishub DKI mulai melakukan penutupan 27 putar balik pada Juni 2023. Akan melalui masa uji coba selama tiga bulan. Simak lokasinya.


Polda Metro Jaya Pelajari Kasus Bus Transjakarta Diduga Tabrak Lari Pelajar SMK di Ciputat

9 jam lalu

Polda Metro Jaya Pelajari Kasus Bus Transjakarta Diduga Tabrak Lari Pelajar SMK di Ciputat

Polres Tangerang Selatan telah menyerahkan perkara bus Transjakarta diduga tabrak lari siswa SMK ini ke Polda Metro Jaya.


Heru Budi Minta Masukan Masyarakat Soal ERP Disampaikan ke Posko Pengaduan di Balai Kota

11 jam lalu

Heru Budi Minta Masukan Masyarakat Soal ERP Disampaikan ke Posko Pengaduan di Balai Kota

Kajian penerapan ERP bertujuan untuk mengurai titik-titik kemacetan di Jakarta agar pengguna kendaraan pribadi beralih ke transportasi publik.


Top 3 Metro: Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka Mahasiswa UI, Bukti Kepemilikan Tanah Bripka Madih

16 jam lalu

Top 3 Metro: Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka Mahasiswa UI, Bukti Kepemilikan Tanah Bripka Madih

Berdasarkan hasil rekonstruksi tabrakan mahasiswa UI Hasya Athallah Saputra, polisi juga menemukan bukti baru.


Sistem Bayar Tol Nirsentuh MLFF Kurangi Kemacetan, Begini Kata Pengamat

17 jam lalu

Sistem Bayar Tol Nirsentuh MLFF Kurangi Kemacetan, Begini Kata Pengamat

Yayat Supriatna mengatakan penerapan sistem transaksi tol nirsentuh atau MLFF bisa mengurangi kemacetan hingga 30 persen.


Kasus-Kasus yang Dibatalkan Status Tersangkanya

18 jam lalu

Kasus-Kasus yang Dibatalkan Status Tersangkanya

Status Muhammadiyah Hasya sebagai tersangka akhirnya dibatalkan oleh Polda Metro Jaya. Selain Hasya, polisi juga pernah membatalkan status tersangka dalam sejumlah kasus lainnya.


Polda Metro Pastikan Fortuner yang Tabrak Lari Ojol di Jaktim Bukan Mobil Dinas Polri

23 jam lalu

Polda Metro Pastikan Fortuner yang Tabrak Lari Ojol di Jaktim Bukan Mobil Dinas Polri

Polda Metro Jaya menyebut pelat nomor Polri yang terpasang di Toyota Fortuner, yang diduga tabrak lari sopir Ojol di Pulogadung, pelat nomor palsu


Pengamat Transportasi Sebut Penerapan MLFF akan Mengurangi 30 Persen Kemacetan

1 hari lalu

Pengamat Transportasi Sebut Penerapan MLFF akan Mengurangi 30 Persen Kemacetan

Pengamat transportasi sebut penerapan teknologi transaksi nirsentuh tanpa kartu di jalan tol atau MLFF akan mengurangi kemacetan 30 persen kemacetan.


14 Persen atau 110 Ribu Anak Jakarta Berisiko Stunting, BKKBN: Sesuai Arahan Jokowi

1 hari lalu

14 Persen atau 110 Ribu Anak Jakarta Berisiko Stunting, BKKBN: Sesuai Arahan Jokowi

BKKBN memaparkan jumlah potensi kasus stunting di Jakarta menyentuh 14 persen. Angka ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.