Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

4 Tips Memilih Gas Spontan yang Tepat untuk Motor Kesayangan

image-gnews
Peserta memacu kecepatan sepeda motornya dalam Street Race Polda Metro Jaya di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta, Jumat 27 Januari 2023. Polda Metro Jaya kembali menggelar ajang balap motor jalanan atau street race yang diikuti lebih dari 1.000 pembalap dan kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 29 Januari 2023. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Peserta memacu kecepatan sepeda motornya dalam Street Race Polda Metro Jaya di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta, Jumat 27 Januari 2023. Polda Metro Jaya kembali menggelar ajang balap motor jalanan atau street race yang diikuti lebih dari 1.000 pembalap dan kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 29 Januari 2023. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gas spontan merupakan komponen yang sering dipasang kepada motor-motor balap. Dilihat dari fungsinya dan fiturnya, memilih gas spontan tidak bisa sembarangan.

Begitu juga dengan pemasangannya yang harus dilakukan di bengkel modifikasi motor yang terpercaya. Jangan sampai grip menjadi tidak nyaman setelah gas spontan dipasang. Soal pemilihan gas spontan mana yang tepat, berikut tips memilih gas spontan yang tepat, yang dilansir dari laman resmi Zusiki.co.id

1. Wajib Memiliki Fitur Lengkap

Anda perlu mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk mendapatkan gas spontan dengan fitur lengkap. Fitur ini adalah perangkat yang mendukung sistem kelistrikan motor setelah gas dipasang. 

Contohnya saja saklar on off dan tombol starter elektrik. Hadirnya fitur ini nantinya akan memudahkan Anda untuk menggunakan motor. Tanpa fitur ini gas spontan bisa saja tidak bekerja optimal. 

2. Kawat Kabel Gas Harus Berkualitas

Selanjutnya, Anda harus memperhatikan juga kawat kabel gas memiliki pelindung berupa selongsong dari plastik yang getas. Kawat dengan pelindung ini akan memudahkan gerak tarik ulur ketiga gas ditarik. 

Selongsong ini juga menentukan apakah kawat bisa terhindar dari karat jadi cek ulang kualitas kabel gasnya. 

3. Kualitas Liner Kabel Gas

Ada juga bagian rumah lintasan untuk kabel gas yang bekerja memuluskan gerak tarik ulur kabel di belakang gas spontan. Liner kabel ini memiliki banyak bentuk salah satu yang terbaik adalah roll. 

Cek bagian dalam kabel apakah memiliki bagian liner ini atau tidak. Jika tidak bisa jadi tarik ulur kawat tidak bisa berjalan mulus. 

4. Kualitas Material Selongsong Gas 

Tidak hanya melindungi, pelindung kawat atau selongsong gas ini juga harus memiliki usia yang panjang. Hal ini dapat dilihat dari kualitas material pembuatnya. Sebaiknya pilih yang terbuat dari plastik berkualitas baik. 

TAUFIK RUMADAUL

Pilihan Editor: 5 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Memasang Gas Spontan pada Motor Kesayangan 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


10 Negara Penghasil Gas Alam Terbesar di Dunia, Ada Indonesia?

7 hari lalu

Berikut ini deretan negara produsen gas bumi terbesar di dunia, di antaranya dipimpin oleh Amerika Serikat dan Rusia. Foto: Canva
10 Negara Penghasil Gas Alam Terbesar di Dunia, Ada Indonesia?

Berikut ini deretan negara produsen gas bumi terbesar di dunia, di antaranya dipimpin oleh Amerika Serikat dan Rusia.


Cara Batasi Pembelian LPG 3Kg: dari Cap 'Hanya untuk Masyarakat Miskin' sampai Pakai KTP

15 hari lalu

Ilustrasi tabung gas 3 kg (TEMPO/YUDONO)
Cara Batasi Pembelian LPG 3Kg: dari Cap 'Hanya untuk Masyarakat Miskin' sampai Pakai KTP

Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mengerem jatuhnya gas LPG 3 kilogram bersubsidi ke ang tak berhak, termasuk pembelian dengan KTP mulai 1 Juni


Presiden Republik Cek Jatuh dari Motor

20 hari lalu

Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com
Presiden Republik Cek Jatuh dari Motor

Petr Pavel Presiden Republik Cek dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka jatuh saat mengendarai motor di sebuah sirkuit olahraga.


Karen Agustiawan Jelaskan Alasan Pengadaan LNG, Singgung Perpres Zaman SBY

23 hari lalu

Terdakwa kasus dugaan korupsi gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG), Karen Agustiawan, saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 20 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Karen Agustiawan Jelaskan Alasan Pengadaan LNG, Singgung Perpres Zaman SBY

Karen Agustiawan menuturkan dasar pengadaan LNG itu telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006 yang diteken oleh Presiden SBY.


Polda Kepri Tangkap Kawanan Pencuri yang Sudah Beraksi 81 Kali, Amankan 36 Unit Sepeda Motor

24 hari lalu

Konferensi Pers pengungkapan kasus pencurian sepeda motor, di Lobby Ditreskrimum Polda Kepri, Senin, 20 Mei 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Polda Kepri Tangkap Kawanan Pencuri yang Sudah Beraksi 81 Kali, Amankan 36 Unit Sepeda Motor

Polda Kepri mengajak masyarakat yang kehilangan motor untuk datang ke kantor polisi untuk mengecek 36 kendaraan dari kawanan pencuri tersebut.


10 Motor Termahal di Dunia 2024, Harganya Mencapai 2,3 Miliar

27 hari lalu

Berikut ini deretan sepeda motor dengan harga fantastis pada 2024, ada dibanderol hingga Rp2,3 miliar per unit. Foto: hotcars
10 Motor Termahal di Dunia 2024, Harganya Mencapai 2,3 Miliar

Berikut ini deretan sepeda motor dengan harga fantastis pada 2024, ada dibanderol hingga Rp2,3 miliar per unit.


Polres Bima Tangkap Pengoplos LPG 3 Kilogram, Sita Puluhan Tabung Gas

27 hari lalu

Polres Bima Kota dan Polda NTB Tangkap 1 Orang Pelaku Pengoplos Gas Subsidi. Foto: TEMPO/Akhyar M. Nur
Polres Bima Tangkap Pengoplos LPG 3 Kilogram, Sita Puluhan Tabung Gas

Personel Polres Bima Kota mengungkap kasus pengoplosan gas bersubsidi di Kelurahan Jatibaru Barat, Asakota, Bima, NTB


Sebut Sektor Migas Masih Menjanjikan, Kementerian ESDM Catat Komitmen Eksplorasi Rp 15 Triliun Sejak 2021

27 hari lalu

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri ESDM Arifin Tasrif (kelima kanan), Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia (kempat kanan), Menteri Sekretariat Negara Pratikno (ketiga kiri),  Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto (ketiga kanan), EVP gas and lower carbon energy Anja-Isabel Dotzenrath (kempat kiri), Pj. Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere (kedua kanan) meresmikan Tangguh Train 3 di Lapangan Gas Tangguh, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat, 24 November 2023. Tangguh Train 3 tersebut menjadi produsen gas terbesar di Indonesia dengan total investasi Rp72,45 trilliun dan mampu memproduksi gas tahunan sebesar 11,4 million ton per annum (mtpa) atau sekitar 35 persen dari produksi nasional. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Sebut Sektor Migas Masih Menjanjikan, Kementerian ESDM Catat Komitmen Eksplorasi Rp 15 Triliun Sejak 2021

Kementerian ESDM menyatakan sektor minyak dan gas atau migas di Indonesia masih menjanjikan.


Kepergok Hendak Mencuri Motor, Pria di Bekasi Tewas Dikeroyok Massa

29 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Kepergok Hendak Mencuri Motor, Pria di Bekasi Tewas Dikeroyok Massa

Pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor itu diteriaki maling lalu dikejar dan dihujani pukulan oleh massa hingga tewas.


Kisah Royal Enfield Sebelum Memproduksi Motor di India

30 hari lalu

Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition. (Royal Enfield)
Kisah Royal Enfield Sebelum Memproduksi Motor di India

Sebelum membuat motor, Royal Enfield memproduksi sejumlah produk di bawah tanah