Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ramai Bocah Minta Klakson Telolet di Jalan, Polisi Patroli Akan Bubarkan

image-gnews
Anak-anak yang sengaja datang ke terminal untuk melihat bus telolet memegang kertas bertulisan
Anak-anak yang sengaja datang ke terminal untuk melihat bus telolet memegang kertas bertulisan "om telolet om", meminta pengedara bus membunyikan klaksonnya, terminal Kalideres, 23 Desember 2016. TEMPO/BRIAN HIKARI
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ini kembali marak sekumpulan bocah menyetop bus untuk meminta sopir membunyikan klakson telolet. Misalnya seperti yang terjadi di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan bahwa aksi tersebut sangat berbahaya karena bisa menimbulkan kecelakaan. Atas aksi tersebut, kepolisian akan melakukan patroli dan akan membubarkan gerombolan bocah yang meminta bunyi klakson telolet .

"Akan kami bubarkan karena membahayakan diri mereka sendiri, membahayakan pengemudi bus, dan juga membahayakan pengguna jalan lain," kata Fuady, dikutip dari laman NTMC Polri hari ini, Senin, 12 Juni 2023.

Saat pembubaran dilakukan, petugas kepolisian akan membina agar anak-anak tidak melakukan aksi tersebut kembali. Masyarakat diminta agar melaporkannya kepada polisi jika menemui aksi serupa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kita minta info apabila ada hal tersebut, agar masyarakat melaporkan kepada pihak kepolisian," ucap Fuady.

Pilihan Editor: Terjatuh di MotoGP Italia, Marc Marquez Alami Masalah Pengereman

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Justin Timberlake Ditangkap Polisi karena Mengemudi dalam Keadaan Mabuk, Ini Profil Mantan Britney Spears

21 jam lalu

Di tahun 2013, Justin Timberlake meraih pendapatan sebesar AS $31 juta atau sekitar Rp354 miliar. Dengan pendapatan sebesar itu, Timberlake ada di posisi ketiga. Lloyd Bishop/NBC/NBCU Photo Bank via Getty Images
Justin Timberlake Ditangkap Polisi karena Mengemudi dalam Keadaan Mabuk, Ini Profil Mantan Britney Spears

Justin Timberlake ditangkap polisi ketika mengemudi dalam keadaan mabuk. Berikut profil penyanyi dan aktor mantan kekasih Britney Spears ini.


Polda Papua Buru Polisi yang Bawa Kabur 4 Pucuk Senjata Api

1 hari lalu

Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Dok Polda Papua
Polda Papua Buru Polisi yang Bawa Kabur 4 Pucuk Senjata Api

Polda Papua masih memburu Bripda Aske Mabel, oknum polisi yang membawa kabur empat pucuk senjata api.


4 Polisi Filipina Divonis Bersalah atas Pembunuhan saat Perang Narkoba

1 hari lalu

Petugas kepolisian bersama sejumlah sukarelawan patroli wanita saat melakukan patroli malam di Pateros, Metro Manila, Filipina, 27 Januari 2020. Kelompok sukarelawan dibentuk pada 2016 saat terjadinya perang narkoba pada pemerintahan Duterte. REUTERS/Eloisa Lopez
4 Polisi Filipina Divonis Bersalah atas Pembunuhan saat Perang Narkoba

Empat polisi Filipina dinyatakan bersalah pada Selasa 18 Juni 2024 karena membunuh seorang ayah dan anak, kata pejabat pengadilan.


Pengamat Nilai Polri Sulit Berantas Judi Online karena Ada Simbiosis Mutualisme

1 hari lalu

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Pengamat Nilai Polri Sulit Berantas Judi Online karena Ada Simbiosis Mutualisme

Pengamat nilai pengusutan kasus judi online di internal Polri akan sangat susah dilakukan karena terdapat hubungan saling menguntungkan.


Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

2 hari lalu

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Satake Bayu Setianto. ANTARA/I.C. Senjaya
Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

Polisi berhasil mengamankan kendaraan tanpa surat-surat dalam 3 hari pemeriksaan di wilayah Pati.


Mendagri Inggris Ngamuk karena Polisi Tabrak Sapi dengan Mobil Sampai Dua Kali

3 hari lalu

Video yang diunggah menunjukkan mobil polisi menabrak seekor sapi di Staines-upon-Thames, di luar London, pada hari Kamis. Foto: X/UB1UB2
Mendagri Inggris Ngamuk karena Polisi Tabrak Sapi dengan Mobil Sampai Dua Kali

Menteri Dalam Negeri Inggris menuntut "penjelasan mendesak", setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan polisi menabrak sapi


Polres Garut dan Dishub Razia Bus Klakson Telolet karena Mengundang Bahaya bagi Anak-Anak

4 hari lalu

Anak-anak berjoget dan mendokumentasikan bus yang membunyikan klakson saat melintas di Tol Jagorawi menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 23 Mei 2024. Klakson bus telolet menjadi fenomena yang viral diburu oleh anak-anak meskipun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang penggunaan klakson telolet pada bus karena dianggap mengancam keselamatan jalan. TEMPO/M Taufan Rengganis
Polres Garut dan Dishub Razia Bus Klakson Telolet karena Mengundang Bahaya bagi Anak-Anak

Geografis Garut yang pegunungan dan berjalan sempit dinilai berbahaya bagi anak-anak yang mengejar bus karena tergoda klakson telolet


Saat Penyidik KPK Ditahan Polisi Selama 7 Jam Ketika Akan Sergap Harun Masiku-Hasto di PTIK

6 hari lalu

Pria diduga Harun Masiku, tersangka suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan terekam oleh CCTV di selasar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 7 Januari 2020. Pria yang diduga Harun Masiku terlihat pada pukul 17.15 WIB. Istimewa
Saat Penyidik KPK Ditahan Polisi Selama 7 Jam Ketika Akan Sergap Harun Masiku-Hasto di PTIK

Penyelidik KPK sempat ditahan selama tujuh jam oleh polisi saat hendak tangkap Harun Masiku dan Hasto PDIP.


Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

6 hari lalu

Ilustrasi bus (Pixabay)
Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

Tak hanya bus study tour yang jadi sasaran pemeriksaan kelayakan, jip wisata di lereng Merapi dan Tebing Breksi juga.


Bukti Amburadulnya Pemilu 2024

6 hari lalu

Bukti Amburadulnya Pemilu 2024

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan 44 perkara sengketa Pemilu 2024. Jumlah ini lebih banyak dibanding Pemilu 2019 yang hanya 13.