Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Koleksi Mobil Denny Indrayana yang Sebut Anies Baswedan Akan Jadi Tersangka

Reporter

image-gnews
Calon Gubernur Kalimantan Selatan Denny Indrayana bersiap meninggalkan gedung KPK seusai melakukan pelaporan kasus korupsi, di Jakarta, Selasa, 25 Mei 2021. Denny melaporkan maraknya dugaan korupsi di daerah Kalimantan Selatan, diantaranya pembangunan masjid bambu dengan anggaran hampir Rp12 miliar dan program penghijauan oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tahun anggaran 2017. TEMPO/Imam Sukamto
Calon Gubernur Kalimantan Selatan Denny Indrayana bersiap meninggalkan gedung KPK seusai melakukan pelaporan kasus korupsi, di Jakarta, Selasa, 25 Mei 2021. Denny melaporkan maraknya dugaan korupsi di daerah Kalimantan Selatan, diantaranya pembangunan masjid bambu dengan anggaran hampir Rp12 miliar dan program penghijauan oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tahun anggaran 2017. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengaku mendapatkan kabar bahwa Anies Baswedan akan menjadi tersangka. Menurut pria yang punya tiga koleksi mobil ini, kabar tersebut sudah beredar di banyak kesempatan.

Denny menjelaskan bahwa sejumlah pakar sudah mencium gelagat penetapan Anies Baswedan sebagai tersangka. Ini, kata dia, akan menjadi skenario terakhir untuk menjegal Anies untuk ambil bagian di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Namun sejauh ini dirinya tidak menyebutkan kasus apa yang akan menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Denny hanya menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah 19 kali melakukan gelar perkara yang menyeret Anies Baswedan.

Denny sendiri mengaku tidak terkejut dengan penetapan Anies Baswedan sebagai tersangka. Karena, lanjut Denny, hal tersebut sudah ia ramalkan sejak dua bulan lalu.

Terlepas dari isu tersebut, Denny Indrayana merupakan salah satu sosok yang punya koleksi mobil di dalam garasinya. Informasi itu didapatkan Tempo.co dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Agustus 2020.

Dalam laporan tersebut, Denny dinyatakan memiliki tiga koleksi mobil dengan hasil sendiri. Ketiga kendaraan roda empat itu antara lain adalah, Mazda Biante tahun 2013, Honda Oddissey 2017 dan Honda Civic 2015.

Honda Oddissey dilaporkan menjadi koleksi mobil termahal yang dimiliki Denny Indrayana, di mana harganya sebesar Rp 250 juta. Sedangkan Honda Civic merupakan yang termurah yang hanya dihargai Rp 30 juta.

Selain tiga koleksi mobil, Denny Indrayana juga punya dua sepeda motor di dalam garasinya. Dua sepeda motor tersebut merupakan merek Honda dan hasil sendiri. LHKPN tidak menyebutkan secara detail motor Honda apa yang dimiliki Denny. Mereka hanya menyebutkan Denny memiliki sepeda motor Honda tahun 2005 dan Honda Vario 2014.

Koleksi Mobil Denny Indrayana

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mazda Biante Tahun 2013 - Rp. 150.000.000

Honda Civic Tahun 2007 - Rp. 30.000.000

Honda Oddissey Tahun 2017 - Rp. 250.000.000

Koleksi Motor Denny Indrayana

Motor Honda Tahun 2005 - Rp. 1.500.000

Honda Vario Tahun 2014 - Rp. 10.000.000

Pilihan Editor: Rider Pertamina Mandalika Bo Bendsneyder Alami Patah Tulang Selangka

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Soal Nama Prasetyo Edi di Pilkada Jakarta, DPP Sebut Masih Proses Lobi

10 jam lalu

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Jakarta. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.
Soal Nama Prasetyo Edi di Pilkada Jakarta, DPP Sebut Masih Proses Lobi

PDI Perjuangan buka suara soal nama Prasetyo Edi Marsudi yang digadang-gadang bakal jadi calon gubernur atau wakil gubernur di Pilkada Jakarta.


Soal Pajak Hunian dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar, Ini Beda Kebijakan Anies Baswedan dengan Pj Heru Budi

12 jam lalu

Program penggratisan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di DKI Jakarta berlaku untuk orang yang berjasa bagi negara, termasuk generasi di bawahnya.
Soal Pajak Hunian dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar, Ini Beda Kebijakan Anies Baswedan dengan Pj Heru Budi

Berikut perbedaan kebijakan Pj Heru Budi Hartono dengan Anies Baswedan terkait pemungutan pajak hunian dengan NJOP di bawah Rp 2 miliar.


Kelakar Didik Rachbini: Kalau Tak Ada Tanda Tangan Saya, Anies Baswedan Mungkin Nasibnya Beda

12 jam lalu

Didik Rachbini Sarankan Kaji 3 Kelompok Perundang-undangan
Kelakar Didik Rachbini: Kalau Tak Ada Tanda Tangan Saya, Anies Baswedan Mungkin Nasibnya Beda

Didik Rachbini mengaku pernah memberikan persetujuan untuk mengangkat Anies Baswedan sebagai Rektor Paramadina.


Begini Alasan Pemuda Pancasila Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

17 jam lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Begini Alasan Pemuda Pancasila Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Anies menerima deklarasi dukungan dari Pemuda Pancasila itu kemarin.


Setelah KPK, Kuasa Hukum Tersangka Pembunuhan Vina Pegi Akan Bersurat ke Mahkamah Agung

18 jam lalu

Pegi Setiawan alias Perong tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon saat konferensi pers di Polda Jawa Barat di Bandung, 26 Mei 2024. Polda Jawa Barat mengubah pernyataan soal jumlah tersangka kasus ini jadi sembilan orang tersangka bukan 11 orang. Polisi juga menghadirkan tersangka PS alias Perong, DPO yang ditangkap belakangan. Saat digelandang kembali ke ruang tahanan tersangka Pegi Setiawan alias Perong membantah tuduhan polisi dan merasa dirinya difitnah dan dijadikan kambing hitam kasus tersebut. TEMPO/Prima mulia
Setelah KPK, Kuasa Hukum Tersangka Pembunuhan Vina Pegi Akan Bersurat ke Mahkamah Agung

Toni mengatakan tujuan pengiriman surat ke MA proses sidang praperadilan tersangka pembunuhan Vina itu dapat berjalan dengan seadil-adilnya.


Aturan Baru Bayar PBB-P2 di Jakarta, NJOP di Bawah Rp 2 Miliar Gratis Pada Masa Ahok hingga Anies

19 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat mengobrol saat usai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Aturan Baru Bayar PBB-P2 di Jakarta, NJOP di Bawah Rp 2 Miliar Gratis Pada Masa Ahok hingga Anies

Rumah dengan NJOP di bawah RP 2 Miliar di Jakarta kini kembali dikenakan pajak lewat aturan baru PBB-P2. Pada masa Ahok hingga Anies digratiskan.


Kapolda Jateng Sebut Tersangka Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Sukolilo Pati Bisa Bertambah

21 jam lalu

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi (lima dari kiri) sedang menginterogasi Irwan (mengenakan baju tahanan), pelaku pembunuhan terhadap BH, seorang pengusaha kerajinan tembaga di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 7 Mei 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Kapolda Jateng Sebut Tersangka Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Sukolilo Pati Bisa Bertambah

Saat ini polisi telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo, Pati.


Respons Anies Baswedan soal KIM Tawari PKS Tiket Cawagub Jakarta

1 hari lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Respons Anies Baswedan soal KIM Tawari PKS Tiket Cawagub Jakarta

Anies Baswedan memilih berdiskusi soal persoalan di Jakarta, ketimbang membahas bursa calon pada Pilgub Jakarta 2024.


Anies Baswedan Sebut Pilkada Bukan Soal Siapa yang Jadi Calon dan Wakilnya

1 hari lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Anies Baswedan Sebut Pilkada Bukan Soal Siapa yang Jadi Calon dan Wakilnya

Anies Baswedan tak terlalu memikirkan soal lawan yang akan dihadapinya dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta 2024.


Pembebasan Pajak PBB di Jakarta: Dimulai Ahok, Dinaikkan Anies dan Dijadikan Progresif Heru Budi

1 hari lalu

Kolase foto Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, Anies Baswedan dan Budi Heru (ANTARA)
Pembebasan Pajak PBB di Jakarta: Dimulai Ahok, Dinaikkan Anies dan Dijadikan Progresif Heru Budi

Pembebasan pajak PBB ini diawali oleh Gubernur Ahok pada 2016, nilainya lalu dinaikkan Anies dan dijadikan progresif Heru Budi