Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

10 Tips Membeli Mobil Listrik, Tak Hanya Soal Kapasitas Baterai

Reporter

image-gnews
PLN SPKLU Manokwari dipersiapkan untuk penuhi kebutuhan pengisian baterai mobil listrik. (Foto: PLN)
PLN SPKLU Manokwari dipersiapkan untuk penuhi kebutuhan pengisian baterai mobil listrik. (Foto: PLN)
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMobil listrik mulai dilirik masyarakat setelah instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk beralih dari penggunaan kendaraan bersumber energi fosil. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pernah berujar akan mempersulit pembelian kendaraan berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Berbagai strategi telah diupayakan pemerintah untuk menarik minat pembelian kendaraan listrik (electric vehicle atau EV), misalnya pemberian subsidi dan insentif, hingga pembangunan pom listrik alias Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Namun, sebelum memutuskan beralih, alangkah lebih baik untuk menyimak tips membeli mobil listrik berikut. 

Tips Membeli Mobil Listrik

Dilansir dari Electric Cars Guide, sebelum memiliki kendaraan listrik, calon pembeli perlu mempertimbangkan beberapa hal dan berpikir realistis, di antaranya: 

1.    Kecocokan

Meski terdapat aturan dari pemerintah yang secara khusus menganjurkan pemakaian kendaraan listrik, tetapi tidak setiap orang pantas memilikinya. Apabila pengemudi sering bepergian lebih dari 200 kilometer setiap hari, maka mobil listrik bukanlah pilihan tepat. Namun, pengguna bisa memutuskan untuk memiliki dua jenis kendaraan, yaitu mobil bensin standar dan mobil listrik, serta disesuaikan dengan kebutuhan. 

2.    Bekas atau Baru?

Saat kendaraan bersumber energi listrik baru terus memasuki pasar, dealer kendaraan bekas cenderung tumbuh. Jika pengemudi menentukan untuk membeli yang bekas, pastikan untuk memeriksa kondisi dan spesifikasi mesin, seperti jarak tempuh, ban, dan karat. Dalam banyak kasus, mobil konversi tidak memiliki sistem pengereman generatif, sehingga harus segera diganti. 

3.    Jarak Tempuh

Setelah disinggung, melihat jarak tempuh juga menjadi salah satu bagian dari tips membeli mobil listrik. EV normal menawarkan kemampuan berkendara hingga 80-100 mil. Selama penggunaan biasa, kapasitas dan daya baterai bakal berkurang seiring waktu. Apabila seseorang sering melakukan perjalanan lebih dari 100 kilometer, cobalah untuk berpikir dua kali terlebih dahulu sebelum membeli. 

4.    Kondisi dan Garansi Baterai

Jika Anda menggunakan EV bekas, lakukan uji jangkauan status baterai. Biasanya produsen akan memberi jaminan baterai dalam kurun waktu 8 tahun atau 100.000 mil perjalanan. Kendaraan listrik dalam kondisi baik akan terus mengirimkan data yang relevan, termasuk suhu mesin dan voltase. 

5.    Ketentuan Pengisian Daya

Cari tahu apakah ada titik pengisian listrik publik di dekat domisili. Pengguna juga bisa memilih opsi memasang stop kontak khusus untuk mengisi baterai (charge) di dinding garasi rumah. Namun, pastikan untuk menanyakan kepada teknisi apakah pengisi daya tersebut telah cukup memenuhi kebutuhan kendaraan atau sesuai dengan budget Anda. 

6.    Opsi Pengisian di Fasilitas Umum

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tips membeli mobil listrik yang perlu diperhatikan pengguna adalah memeriksa port pada EV. Apakah port tersebut kompatibel dengan port pada pengisian daya umum atau SPKLU. Pasalnya, misalnya Mitsubishi i-MiEV 2010 dirancang dengan port fase tunggal standar dan tidak cocok digunakan di beberapa SPKLU. 

7.    Pilih Daya Terbarukan

Walaupun diklaim lebih ramah lingkungan, beberapa pihak mengkritisi tenaga listrik untuk EV yang masih bersumber dari batu bara. Pengguna bisa mempertimbangkan pengisian daya yang berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT), seperti sumber energi matahari, ombak, angin, atau air. 

8.    Pembaruan Perangkat

Salah satu keuntungan produksi kendaraan listrik adalah kemudahan untuk memperbarui (upgrade) firmware dan perangkat lunak kontrolnya. Misalnya pada Tesla Model S, peningkatan pengalaman berkendara akan terasa karena ada perbaikan bug secara berkala. Sebelum membeli, lakukan konfirmasi apakah EV akan menerima peningkatan perangkat (update). 

9.    Pemasangan Home Charge

Calon pembeli juga dapat mempertimbangkan pemasangan port pengisian daya di rumah karena dianggap lebih hemat. Namun, dana yang perlu disiapkan di awal sekitar US$1.000 atau setara Rp15,07 juta (kurs Rp15.073).

10.    Konversi atau Beli?

Pilihan konversi mesin berbasis BBM juga bisa menjadi salah satu tips membeli mobil listrik, dibandingkan membawa pulang unit baru dari dealer. Namun, pengguna harus memperhitungkan secara ekonomi, apakah langkah tersebut dinilai menguntungkan atau justru buntung. 

Pilihan editor: Wuling Air ev Buatan Cikarang Dijual di Thailand, Harga Mulai Rp 170 Jutaan

MELYNDA DWI PUSPITA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menhub Budi Karya: Tamu VIP untuk HUT RI di IKN Pakai Kendaraan Listrik

8 jam lalu

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelaikan jalan bus pariwisata di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, 9 Juni 2024. ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Menhub Budi Karya: Tamu VIP untuk HUT RI di IKN Pakai Kendaraan Listrik

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan tamu-tamu VIP untuk HUT Kemerdekaan RI di IKN harus menggunakan kendaraan listrik.


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

11 jam lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. (Foto: IEMS)
Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Kepala BRIN menilai ekosistem kendaraan listrik di dunia, termasuk Indonesia, masih belum matang karena keterbatasan teknologi.


Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

11 hari lalu

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peluncuran Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022. Jokowi berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

Jokowi optimistis indeks kualitas udara di ibu kota baru bisa mencapai angka 0.


Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

21 hari lalu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Nikkei Forum 29th Future of Asia, Tokyo, Jumat (24/5/2024). ANTARA/Juwita Trisna Rahayu
Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

Menteri Airlangga menyatakan komitmen transisi energi lewat kerja sama pemerintah RI - Jepang terlihat dari roadmap investasi kendaraan listrik.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

23 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

23 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersalaman dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk saat berkunjung ke pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla Inc, di Austin, Texas, Amerika Serikat, 26 April 2022. Foto/Istimewa
Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

Menteri Luhut mengatakan Tesla belum berinvestasi di Indonesia karena alasan oversupply kendaraan listrik (EV) dari China.


Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

23 hari lalu

Baterai lithium untuk kendaraan listrik. REUTERS
Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

Pemerintah menargetkan pengembangan sebanyak 2 juta unit kendaraan listrik roda empat dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua pada 2030 mendatang.


Indonesia-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Genjot Kendaraan Listrik hingga Teknologi Nuklir

24 hari lalu

Indonesia-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Genjot Kendaraan Listrik hingga Teknologi Nuklir

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama bilateral Indonesia dan Korea Selatan akan digenjot.


Pemerintah Siapkan Dana US$ 455 Juta untuk Subsidi Motor Listrik

24 hari lalu

Sejumlah pengendara sepeda motor listrik bersiap mengikuti riding bareng Motoe RI-1 di Jakarta, Ahad, 28 Januari 2024. Parade motor listrik yang digelar Gotion Indonesia dan Elektrik Rakyat Indonesia tersebut untuk mensosialisasikan dan juga mengedukasi masyarakat mengenai solusi transportasi ramah lingkungan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pemerintah Siapkan Dana US$ 455 Juta untuk Subsidi Motor Listrik

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM menyiapkan dana sebesar US$ 455 juta untuk mensubsidi penjualan sepeda motor listrik.