Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Komentar Ketum HDCI Soal Rombongan Moge yang Terobos Lampu Merah

image-gnews
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Baru-baru ini viral rombongan motor gede (moge) menerobos lampu merah. Diketahui kejadian tersebut terjadi di Traffic Light Kuningan, Jakarta Selatan, tepatnya pada Minggu, 16 Juli 2023.

Berdasarkan video yang dibagikan akun Instagram, @lensa_berita_jakarta, terlihat romobongan moge itu menerobos lampu merah secara beriringan. Bahkan, iringan moge yang menerobos tersebut membuat bus TransJakarta yang sedang melintas sempat terhenti untuk memberikan jalan.

"Beredar video rombongan para pengendara motor gede yang sengaja menerobos lampu merah di Traffic Light Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Minggu pagi, 16 Juli 2023, sekira pukul 09.02 WIB," tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua Umum Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Ahmad Sahroni mengatakan bahwa tidak ada satu pengendara pun yang boleh melanggar aturan lalu lintas. Bahkan, untuk pengguna moge pun harus tetap mematuhi aturan dan rambu-rambu yang berlaku.

"Jangan juga moge seenaknya di jalan, harus tertib lalu lintas siapapun orangnya," kata Sahroni dalam keterangan resminya, dikutip Tempo hari ini, Rabu, 19 Juli 2023.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini Sahroni juga belum mengetahui apakah rombongan moge tersebut berasal dari HDCI atau komunitas lain. Namun, jika memang dari anggota HDCI, Sahroni mengaku akan memberikan sanksi berat terhadap pengendara tersebut.

"Saya selaku Ketua Umum HDCI memohon maaf atas perlakuan pengendara Harley tersebut, sekalipun saya belum tahu apakah anggota HDCI atau tidak. Tapi karena itu Harley dan saya Ketum HDCI, sekali lagi mohon maaf," ucap Sahroni.

Pilihan Editor: Mengapa Mobil Bisa Mogok Tiba-tiba di Perlintasan Kereta Api? 

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ketika Sahroni Bilang Gencarnya Pemberitaan Kasus SYL Membuat Surya Paloh Capek

9 hari lalu

Anggota DPR RI dari fraksi partai Nasdem,  Ahmad Sahroni dan anggota DPR dari fraksi Partai Nasdem juga putri Syahrul Yasin Limpo, Indira Chunda Thita Syahrul, dihadirkan dalam sidang lanjutan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2024. TEMPO/Imam Sukamto
Ketika Sahroni Bilang Gencarnya Pemberitaan Kasus SYL Membuat Surya Paloh Capek

Alasannya, kata Ahmad Sahroni, korupsi SYL sangat banyak diberitakan di berbagai media dan menyeret nama baik Partai NasDem.


SYL Alirkan Uang Kementan ke NasDem, Sahroni: Tak Wajib Kembalikan karena Tak Tahu

10 hari lalu

Anggota DPR RI dari fraksi partai Nasdem, Ahmad Sahroni, dihadirkan dalam sidang lanjutan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2024. Sidang ini dengan agenda pemeriksaan keterangan lima orang saksi, dalam dugaan korupsi dan gratifikasi di Kementerian Pertanian RI.TEMPO/Imam Sukamto
SYL Alirkan Uang Kementan ke NasDem, Sahroni: Tak Wajib Kembalikan karena Tak Tahu

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni bersaksi tentang aliran dana dari terdakwa korupsi di Kementan Syahrul Yasin Limpo ke partainya.


Kementan Dukung Kegiatan Garnita NasDem, Ahmad Sahroni Sebut Ada Hubungan Bapak dan Anak

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Kementan Dukung Kegiatan Garnita NasDem, Ahmad Sahroni Sebut Ada Hubungan Bapak dan Anak

Ahmad Sahroni menyatakan dukungan Kementan dalam kegiatan Garnita terjadi hanya karena hubungan kekeluargaan.


Ahmad Sahroni Bantah Surya Paloh Tahu Aliran Uang SYL Berasal dari Dana Kementan

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Ahmad Sahroni Bantah Surya Paloh Tahu Aliran Uang SYL Berasal dari Dana Kementan

Ahmad Sahroni membantah pernyataan jika ketua umum partainya Surya Paloh mengetahui aliran dana Kementan ke partai tersebut.


Ahmad Sahroni Minta Jangan Salahkan NasDem soal Kasus SYL: Saya Luruskan, Partai Tidak Ikut Terlibat

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Ahmad Sahroni Minta Jangan Salahkan NasDem soal Kasus SYL: Saya Luruskan, Partai Tidak Ikut Terlibat

Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, meminta untuk tidak menyalahkan partainya terkait kasus gratifikasi yang menjerat SYL.


Ahmad Sahroni Klaim Sudah Kembalikan Rp 860 Juta dari SYL untuk Partai NasDem

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Ahmad Sahroni Klaim Sudah Kembalikan Rp 860 Juta dari SYL untuk Partai NasDem

Ahmad Sahroni menyatakan telah mengembalikan dana Rp 860 juta yang diberikan Syahrul Yasin Limpo untuk Partai NasDem.


Jadi Saksi di Sidang SYL, Ahmad Sahroni Sebut NasDem Tak Terima Sumbangan Lebih dari Rp 1 Miliar

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Jadi Saksi di Sidang SYL, Ahmad Sahroni Sebut NasDem Tak Terima Sumbangan Lebih dari Rp 1 Miliar

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menjelaskan soal mekanisme sumbangan yang masuk ke Partai NasDem.


Ahmad Sahroni Ungkap Surya Paloh Capek dengan Pemberitaan Persidangan SYL

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Ahmad Sahroni Ungkap Surya Paloh Capek dengan Pemberitaan Persidangan SYL

Ahmad Sahroni kemudian menjawab bahwa hal tersebut tidak terjadi karena Surya Paloh enggan membahas kasus yang menjerat SYL.


Jaksa KPK Hadirkan Ahmad Sahroni NasDem hingga Putri SYL pada Sidang Hari Ini

10 hari lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) berpelukan dengan istrinya Ayun Sri Harahap (kanan) usai mengikuti sidang lanjutan  di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Sidang lanjutan Mantan Menteri Pertanian itu beragenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Jaksa KPK Hadirkan Ahmad Sahroni NasDem hingga Putri SYL pada Sidang Hari Ini

KPK akan menghadirkan sejumlah saksi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian dengan terdakwa Syahrul Yasin Limpo (SYL). Siapa saja?


Sidang Syahrul Yasin Limpo Hari Ini, KPK Hadirkan Ahmad Sahroni dan 4 Saksi Lain

10 hari lalu

Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Sidang Syahrul Yasin Limpo Hari Ini, KPK Hadirkan Ahmad Sahroni dan 4 Saksi Lain

Ahmad Sahroni adalah saksi lain di luar berkas perkara pemerasan pejabat Kementan oleh Syahrul Yasin Limpo cs.