Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengidentifikasi Pecah Ban Ketika Berkendara

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ilustrasi pecah ban (Hyundai Indonesia)
Ilustrasi pecah ban (Hyundai Indonesia)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kejadian pecah ban bisa terjadi pada berbagai jenis mobil, termasuk pada mobil SUV. Ada beberapa penyebab kasus dari pecah ban. Salah satunya diduga tertusuk benda tajam.

Di luar kasus pecah ban di Jalan Tol MBZ beberapa hari lalu, penyebab utama pecah ban saat melaju alias berkendara bukanlah tekanan udara yang berlebih, melainkan sebaliknya, yaitu karena kekurangan tekanan udara. Hal ini karena ketika ban kehilangan tekanan, bagian dinding ban mengalami tekanan berlebihan dari tepian pelek yang tertekan oleh berat kendaraan.

Tekanan berlebihan ini dapat menyebabkan gesekan yang meningkat dan suhu yang lebih tinggi daripada biasanya, akhirnya dapat menyebabkan pecahnya ban. Perbedaan mencolok terjadi saat ban pecah akibat kelebihan tekanan udara, yang cenderung pecah secara tiba-tiba.

Karenanya, disarankan untuk selalu menggunakan tekanan udara sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Dalam situasi tertentu, seperti saat melakukan perjalanan jarak jauh dengan beban berat, Anda mungkin bisa sedikit meningkatkan tekanan udara hingga 10 persen dari rekomendasi. Tekanan udara dalam ban memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan berkendara, mengingat ban adalah satu-satunya komponen yang menghubungkan kendaraan dengan jalan.

Selain itu, perawatan yang kurang tepat terhadap ban yang kempis juga dapat merusaknya. Hal ini dapat mengakibatkan putusnya benang-benang di dalam ban dan timbulnya gundukan pada permukaan ban.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, kombinasi yang tidak sesuai antara ukuran ban dan velg juga dapat memicu masalah ban meledak. Banyak penggemar otomotif yang melakukan modifikasi pada velg mobil untuk meningkatkan penampilannya. Namun, terkadang orang mempertahankan ban yang tidak sesuai dengan velg, yang pada akhirnya menambah beban dinding ban seperti menggulungnya saat berjalan, yang dapat menyebabkan kerusakan pada ban, seperti retak, pecah, atau benjol.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan ban yang sesuai dengan ukuran velg, karena ini berhubungan dengan keselamatan Anda dan keluarga.

Di sisi lain, sering kali ban terkena benda-benda di jalan, seperti batu, yang dapat merusak struktur ban yang terdiri dari karet, kawat, dan bahan lainnya. Semakin sering ban terkena benda-benda keras tersebut, semakin cepat struktur ban bisa rusak. Jika hal ini berlanjut tanpa penanganan, maka kemampuan material ban dapat berkurang dan terjadilah pecah ban.

NISSAN.CO.ID
Pilihan editor: Pengendara yang Mobilnya Pecah Ban di Tol MBZ Bisa Klaim Ganti Rugi, Ini Caranya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ahli Sebut Tak Ada Penggunaan Fasilitas Negara di Pembangunan Tol MBZ

11 jam lalu

Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ).
Ahli Sebut Tak Ada Penggunaan Fasilitas Negara di Pembangunan Tol MBZ

Sidang Lanjutan dugaan korupsi pembangunan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) kembali digelar dengan agenda mendengar keterangan para ahli.


Saksi Ahli Sebut Korupsi Jalan Tol MBZ Tidak Merugikan Negara, Hakim: Siapa Pemilik PT JJC?

12 jam lalu

Majelis hakim mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan dengan dua terdakwa Ketua Lelang PT. Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) Yudhi Mahyudin dan mantan Direktur Utama PT. Jasamarga JJC, Djoko Dwijono, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Sidang ini dengan agenda pemeriksaan keterangan 5 orang saksi ahli dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan tol MBZ Jakarta - Cikampek II eleveted ruas Cikunir - Karawang Barat, menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.510 miliar. TEMPO/Imam Sukamto
Saksi Ahli Sebut Korupsi Jalan Tol MBZ Tidak Merugikan Negara, Hakim: Siapa Pemilik PT JJC?

Saksi ahli menyebut pembangunan jalan tol MBZ tidak menggunakan uang pemerintah, melainkan uang milik PT JCC.


Sidang Kasus Korupsi Jalan Tol MBZ, Hakim: Ada Akal-akalan di Pengujian Kualitas Proyek

1 hari lalu

Jalan Tol MBZ Dibangun di Bawah Standar, Saksi Ungkap Bahaya untuk Truk dan Bus
Sidang Kasus Korupsi Jalan Tol MBZ, Hakim: Ada Akal-akalan di Pengujian Kualitas Proyek

Majelis hakim kasus dugaan korupsi proyek jalan tol Mohamed Bin Zayed (Tol MBZ) menyebut ada akal-akalan dalam pengujian kualitas proyek.


Tol MBZ, Bayar Konsultan Miliaran hingga Disebut Pengujian Jalan seperti Quick Count

4 hari lalu

Foto udara sejumlah kendaraan memadati Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 6 April 2024. Polda Metro Jaya menyiapkan sistem buka tutup Jalan Layang MBZ saat arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H untuk mencegah kepadatan kendaraan saat pertemuan arus kendaraan dari  Tol Jakarta-Cikampek di KM 47 Karawang. ANTARA/Fakhri Hermansyah
Tol MBZ, Bayar Konsultan Miliaran hingga Disebut Pengujian Jalan seperti Quick Count

Tol MBZ terus menjadi sorotan seiring munculnya sejumlah fakta persidangan dalam kasus korupsi


Sidang Kasus Jalan Tol MBZ, Hakim Tanyakan Standar Penentuan Titik Uji

5 hari lalu

Majelis hakim mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan dengan dua terdakwa Ketua Lelang PT. Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) Yudhi Mahyudin dan mantan Direktur Utama PT. Jasamarga JJC, Djoko Dwijono, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Sidang ini dengan agenda pemeriksaan keterangan 5 orang saksi ahli dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan tol MBZ Jakarta - Cikampek II eleveted ruas Cikunir - Karawang Barat, menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.510 miliar. TEMPO/Imam Sukamto
Sidang Kasus Jalan Tol MBZ, Hakim Tanyakan Standar Penentuan Titik Uji

Hakim menanyakan standar penentuan titik uji dalam pembangunan Jalan Tol MBZ.


Konsultan Jalan Tol MBZ Dibayar Miliaran Rupiah

5 hari lalu

Dua terdakwa Ketua Lelang PT. Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) Yudhi Mahyudin (kanan) dan mantan Direktur Utama PT. Jasamarga JJC, Djoko Dwijono (tiga kiri), mengikuti sidang lanjutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Sidang ini dengan agenda pemeriksaan keterangan 5 orang saksi ahli dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan tol MBZ Jakarta - Cikampek II eleveted ruas Cikunir - Karawang Barat, menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.510 miliar. TEMPO/Imam Sukamto
Konsultan Jalan Tol MBZ Dibayar Miliaran Rupiah

Saat melakukan pengujian terhadap 10 jembatan di Jalan Tol MBZ dalam kurun waktu sekitar 4 bulan, saksi dibayar Rp 5,5 miliar.


Sidang Kasus Korupsi Jalan Tol MBZ, Saksi Samakan Pengujian Seperti Quick Count

5 hari lalu

Terdakwa Direktur Utama PT. Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC), Djoko Dwijono, mengikuti sidang lanjutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Sidang ini dengan agenda pemeriksaan keterangan 5 orang saksi ahli dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan tol MBZ Jakarta - Cikampek II eleveted ruas Cikunir - Karawang Barat, menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.510 miliar. TEMPO/Imam Sukamto
Sidang Kasus Korupsi Jalan Tol MBZ, Saksi Samakan Pengujian Seperti Quick Count

Saksi kasus dugaan korupsi pembangunan Jalan Tol MBZ menyamakan pengujian jalan layang ini seperti quick count. Apa sebabnya?


Saksi Sebut Tol MBZ Lolos Uji Beban 12 Truk 360 Ton

6 hari lalu

Saksi Sebut Tol MBZ Lolos Uji Beban 12 Truk 360 Ton

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pembangunan Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (Tol MBZ) pada Kamis, 6 Juni 2024.


Saksi Ahli Sebut Umur Jalan Tol MBZ Berpotensi Tidak Sampai 75 Tahun

8 hari lalu

Tersangka tenaga ahli jembatan PT LAPI Ganesatama Consulting, Toni Budianto Sihite menutupi wajahnya saat digiring petugas menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 13 September 2023. Tiga tersangka kasus korupsi pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II elevated atau MBZ yaitu Direktur Utama PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek (JJC) periode 2016-2020 Djoko Dwijono, Ketua Panitia Lelang JJC Yudhi Mahyudin, dan tenaga ahli jembatan PT LAPI Ganesatama Consulting, Toni Budianto Sihite. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Saksi Ahli Sebut Umur Jalan Tol MBZ Berpotensi Tidak Sampai 75 Tahun

Andreas Triwiyono memberikan keterangan dalam sidang perkara korupsi pembangunan Jalan Tol Layang Mohammed Bin Zayed alias Jalan Tol MBZ.


Terpopuler: Polemik Berkepanjangan Tapera, Bappenas Beberkan soal Makan Bergizi Gratis Prabowo

12 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023 .PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Terpopuler: Polemik Berkepanjangan Tapera, Bappenas Beberkan soal Makan Bergizi Gratis Prabowo

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada Kamis, 30 Mei 2024, dimulai dari polemik soal Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera.