Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Spesifikasi Royal Enfield Classic 500 Pegasus Ananda Omesh yang Dilelang untuk Bantu Palestina

image-gnews
Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition. (Royal Enfield)
Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition. (Royal Enfield)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Host sekaligus publik fitur Indonesia, Ananda Omesh, melelang motor kesayangannya, Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition untuk membantu korban peperangan di Palestina. Lelang motor edisi terbatas ini dilakukan di akun Instagram pribadi Omesh.

Omesh mengungkapkan bahwa Omesh menuliskan bahwa proses pelelangan motor tersebut akan dilakukan di kolom komentar postingan video tersebut dan siapapun boleh mengikuti lelang ini. Royal Enfield Classic 500 Pegasus ini dilelang dengan open bid Rp 109.900.000 dan penawaran berlaku dalam kelipatan Rp 5 juta.

"Nanti kami akan menyumbangkan 100 persen hasil penjualan motor ini untuk saudara kita di Palestina," kata Omesh dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, sebagaimana dikutip Tempo hari ini, Minggu, 5 November 2023.

Omesh mengatakan bahwa motor ini hanya ada 40 unit di Indonesia dan 1.000 unit di seluruh dunia dengan tahun produksi 2018. Motor ini dilelang dengan kilometer rendah sekitar 100 km lebih dan terdapat sertifikat keaslian dari motor edisi terbatas ini.

Royal Enfield Classic 500 Pegasus ini pertama kali diluncurkan di Indonesia pada November 2018. Motor ini diabnderol dengan harga Rp 109,9 juta dan tersedia dalam dua opsi warna, yakni Service Brown dan Olive Drab Green.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Classic 500 Pegasus terinspirasi dari sepeda motor legendaris RE/WD Flying Flea 125 yang diproduksi di fasilitas bawah tanah Royal Enfield, Westwood, Inggris saat masa perang dunia kedua. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada Flying Flea dalam sejarah kemiliteran Royal Enfield yang menawarkan sepeda motor bersejarah.

Royal Enfield Classic 500 Pegasus ini dibekali mesin injeksi satu silinder berkapasitas 499cc yang dikawinkan dengan transmisi lima kecepatan. Konfigurasi mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 27,2 HP di putaran mesin 5.250 rpm dan torsi 41,3 Nm di 4.000 rpm. 

Secara tampilan, motor ini mempertahankan gaya klasik khas Royal Enfield dengan penggunaan lampu utama, lampu sein, dan spion berbentuk bulat, serta velg jari-jari. Karena motor ini edisi terbatas, setiap unitnya terdapat nomor seri yang tertempel di tangki bensin, serta terdapat logo Royal Enfield dan logo Pegasus.

Ukuran ban depannya 19 inci dan ban belakangnya 18 inci, serta bobot keseluruhan motor ini mencapai 194 kilogram. Ren depannya menggunakan cakram 280 mm dengan kaliper 2 piston dan rem belakang menggunakan cakram 240 mm dengan kaliper 1 piston.

Pilihan Editor: Ananda Omesh Lelang Royal Enfield Classic 500 Pegasus untuk Bantu Palestina

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Arab Saudi dan Kuwait Menyambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

11 jam lalu

Warga Palestina berkumpul untuk menerima makanan yang dimasak oleh dapur amal, saat mereka berjuang dengan kelangkaan pangan, kebutuhan dasar di tengah konflik antara Israel dan Hamas yang terus berlanjut, di kamp pengungsi Jabalia, di Jalur Gaza utara, 19 Juni 2024. REUTERS/Mahmoud Issa
Arab Saudi dan Kuwait Menyambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

Arab Saudi dan Kuwait menyambut baik pengakuan Armenia terhadap negara Palestina sebagai solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina.


Sempat Mandek, Qatar Lanjutkan Upaya Mediasi Gencatan Senjata Hamas dan Israel

13 jam lalu

Perdana Menteri Qatar dan Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Bin Jassim Al Thani berbicara saat konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, di Doha, Qatar 25 Oktober 2023. REUTERS/Imad Creidi
Sempat Mandek, Qatar Lanjutkan Upaya Mediasi Gencatan Senjata Hamas dan Israel

Perdana Menteri Qatar mengatakan upaya negosiasi gencatan senjata antara Hamas dan Israel berlanjut tanpa gangguan selama beberapa hari terakhir.


Indonesia Sambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

15 jam lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
Indonesia Sambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

Armenia mengakui Negara Palestina pada 21 Juni 2024, menyusul Slovenia, Spanyol, Irlandia dan Norwegia.


Pemerintah Kembali akan Lelang Surat Utang Negara 25 Juni, Targetkan Maksimal Rp 33 Triliun

18 jam lalu

Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO
Pemerintah Kembali akan Lelang Surat Utang Negara 25 Juni, Targetkan Maksimal Rp 33 Triliun

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan, akan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara atau SUN pada Selasa, 25 Juni 2024.


Serangan Hizbullah Dapat Membuat Israel Tidak Dapat Dihuni dalam 72 Jam

19 jam lalu

Sayyed Hassan Nasrallah, pemimpin Hezbollah. timesofisrael.com
Serangan Hizbullah Dapat Membuat Israel Tidak Dapat Dihuni dalam 72 Jam

Shaul Goldstein, CEO NOGA Israel, mengakui bahwa serangan Hizbullah dapat membuat Israel "tidak dapat dihuni dalam 72 jam".


Sekjen PBB Peringatkan agar Lebanon Tidak Menjadi seperti Gaza

19 jam lalu

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. REUTERS/Denis Balibouse
Sekjen PBB Peringatkan agar Lebanon Tidak Menjadi seperti Gaza

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan dunia tidak mampu membiarkan Lebanon menjadi seperti Gaza.


Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

21 jam lalu

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berpidato di depan parlemen di Yerevan, Armenia, 13 September 2022. Tigran Mehrabyan/PAN Foto via REUTERS
Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

Pemerintah Armenia menyatakan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina. Kementerian Luar Negeri Israel lekas memanggil dan menegur duta besarnya di Tel Aviv.


Serangan Israel Tewaskan 45 Warga Palestina di Gaza dalam Sehari

22 jam lalu

Sebuah tank Israel bermanuver di Jalur Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, seperti yang terlihat dari Israel, 17 Juni 2024. Reuters
Serangan Israel Tewaskan 45 Warga Palestina di Gaza dalam Sehari

Korban tewas terbesar terjadi di daerah al-Mawasi, dekat Rafah di Gaza selatan, di mana serangan tank Israel di sebuah kamp tenda menewaskan 25 orang


Duta Besar Arab Saudi: Tak Ada Normalisasi dengan Israel Tanpa Negara Palestina

1 hari lalu

Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris Pangeran Khalid bin Bandar. X/ChathamHouse
Duta Besar Arab Saudi: Tak Ada Normalisasi dengan Israel Tanpa Negara Palestina

Arab Saudi tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel dengan mengorbankan negara Palestina


PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

3 hari lalu

Warga Palestina bersiap melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

Gempuran Israel ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu telah menyebabkan bencana lingkungan berskala besar serta munculnya 39 juta ton reruntuhan