Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Toyota Ingin Mobil Mesin Bensin Tetap Ada Lewat Teknologi Hidrogen

image-gnews
Logo Toyota. REUTERS/Mike Blake
Logo Toyota. REUTERS/Mike Blake
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Toyota mengakui bahwa teknologi pengurangan emisi akan menjadi sangat penting bagi industri otomotif. Salah satu yang menjadi alternatif untuk kendaraan ramah lingkungan adalah mesin pembakaran hidrogen.

Pabrikan mobil Jepang ini meyakini bahwa teknologi hidrogen dapat membuat mobil sport bermesin pembakaran internal tetap ada di era elektrifikasi. Bahkan Kepala Divisi Gazoo Racing Toyota Masahito Watanabe mengatakan, elektrifikasi menyeluruh bukan menjadi prioritas mereka saat ini.

"Kami masih menganggap mesin pembakaran internal memiliki beberapa potensi. Kami tidak mau menyerah, ini belum berakhir, karena masih ada pembakaran hidrogen yang bisa menjadi bagian jajaran produk tanpa emisi. Jadi saya pikir hal itu akan terus berlanjut," kata Watanabe, dikutip dari laman Carscoops hari ini, Kamis, 7 Desember 2023.

Namun, dia mengakui bahwa kendala dari teknologi hidrogen ini adalah infrastruktur. Seperti teknologi baru lainnya, orang yang ingin mengendarai mobil hidrogen tidak memiliki akses mudah ke stasiun pengisian bahan bakar.

Kendati demikian, Watanabe mengatakan bahwa Gazoo Racing akan terbantu dengan pabrik hidrogen yang ada di Eropa. Sebuah divisi baru dari Toyota Motor Europe nantinya akan bertugas mempercepat komersialisasi teknologi dan sistem hidrogen.

Toyota yakin bahwa Eropa akan menjadi salah satu pasar mobil hidrogen terbesar di dunia berkat investasi pemerintah dan meningkatnya minat dari sektor swasta. Teknologi hidrogen ini diklaim berguna untuk transportasi dengan tugas berat seperti truk, gerbong, pelayaran, hingga mobil sport.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Apa yang ingin kami lakukan pada akhirnya adalah memberikan sebanyak mungkin pilihan kepada pelanggan kami. Jadi kami akan terus mengembangkan mesin pembakaran internal hidrogen sebagai bagian dari hal itu," ujar Watanabe.

Ini artinya, selain mesin pembakaran hidrogen, Gazoo Racing juga akan mengembangkan kendaraan listrik, hibrida, dan sel bahan bakar. Kemajuan dalam kendaraan bermesin hidrogen berjalan baik, karena teknologi itu berhasil membawa GR Corolla ke garis finis dalam balapan 24 jam di ENEOS Super Taikyu Series tahun ini.

DICKY KURNIAWAN | CARSCOOPS

Pilihan Editor: Toyota Bakal Punya 6 SUV Listrik Baru pada 2026, Apa Saja Modelnya?

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tips buat Orang Tua untuk Atasi Anak Kecanduan Gawai

2 hari lalu

Ilustrasi anak bermain gawai (pixabay.com)
Tips buat Orang Tua untuk Atasi Anak Kecanduan Gawai

Anak kecanduan gawai sering menunjukkan gejala seperti mudah tersinggung, prestasi akademik buruk, dan malas pergaulan. Berikut saran buat orang tua.


PLN Terus Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Indonesia

3 hari lalu

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo
PLN Terus Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Indonesia

PT PLN (Persero) menjadi pionir pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia.


Pentingnya Pendekatan Inovatif dan Teknologi Atasi Air Bersih

3 hari lalu

Implementasi IOT Bima Sakti Alterra/Bima Sakti Alterra
Pentingnya Pendekatan Inovatif dan Teknologi Atasi Air Bersih

Teknologi anak bangsa mencoba integrasikan berbagai aspek pengelolaan air bersih, mulai dari infrastruktur, manajemen risiko, hingga analisis data.


Teknologi Hidrofon, Bisakah Memecahkan Misteri Hilangnya Pesawat MH370?

4 hari lalu

Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 yang hilang, terlihat dalam acara peringatan 10 tahun hilangnya pesawat tersebut, di Subang Jaya, Malaysia, 3 Maret 2024. Keluarga penumpang dari Malaysia dan Cina berkumpul untuk mengenang pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing yang hilang pada 8 Maret 2014 silam. REUTERS/Hasnoor Hussain
Teknologi Hidrofon, Bisakah Memecahkan Misteri Hilangnya Pesawat MH370?

Peneliti dari Cardiff, dengan teknologi hidrofon, punya harapan bisa memecahkan misteri hilangnya pesawat MH370.


Bicara Karbon Biru di Jerman, KKP Desak Perlu Teknologi Sistem Pemantauan Laut

4 hari lalu

Rancang Ekosistem Karbon Biru. prasetya.ub.ac.id
Bicara Karbon Biru di Jerman, KKP Desak Perlu Teknologi Sistem Pemantauan Laut

Kehadiran KKP di Jerman menyampaikan posisi Indonesia pada Ocean and Climate Change Dialogue.


Inilah 5 Aturan Baru di Euro 2024 yang Perlu Anda Ketahui

7 hari lalu

Pemain Italia Nicolo Barella membobol gawang Albania yang dikawal Thomas Strakosha dalam pertandingan Grup B Euro 2024 di Dortmund BVB Stadion, Dortmund, 16 Juni 2024. REUTERS/Leon Kuegeler
Inilah 5 Aturan Baru di Euro 2024 yang Perlu Anda Ketahui

Gelaran Euro 2024 di Jerman menghadirkan aturan-aturan baru. Apa saja?


Sering Dikira Problematik, Berikut 7 Sisi Positif Gen Z yang Harus Diketahui

9 hari lalu

Ilustrasi anak muda dan gadget. Shutterstock
Sering Dikira Problematik, Berikut 7 Sisi Positif Gen Z yang Harus Diketahui

Meskipun sering dihadapkan pada stereotip negatif, Gen Z memiliki banyak sisi positif.


Karakter Gen Z dalam Bekerja: Tidak Suka Lingkungan Kerja Otoriter

15 hari lalu

Ilustrasi pekerja generasi Z atau Gen Z.
Karakter Gen Z dalam Bekerja: Tidak Suka Lingkungan Kerja Otoriter

Generasi Z atau Gen Z memiliki sejumlah karakter dalam memilih dan menjalani pekerjaan mereka. Apa saja?


Begini Cara Menonaktifkan Aktivitas Suara dan Audio Google

20 hari lalu

Logo Google. REUTERS
Begini Cara Menonaktifkan Aktivitas Suara dan Audio Google

Google akan menggunakan teknologi pengenalan audionya untuk memproses audio pengguna dan meresponsnya.


Membangun Masa Depan Digital Inklusif, Ajang Teknologi Asia Tech x Singapore Digelar pada 29-31 Mei

25 hari lalu

Asia Tech x Singapore (ATxSG) (Facebook)
Membangun Masa Depan Digital Inklusif, Ajang Teknologi Asia Tech x Singapore Digelar pada 29-31 Mei

ATxSG edisi keempat ini akan menggerakkan wacana seputar isu-isu yang bersinggungan dengan teknologi, masyarakat, dan ekonomi digital.